Sinopsis Film Kupu-Kupu Kertas, Kisah Cinta Terhalang Perbedaan Ideologi

Vania Rossa

Senin, 07 Oktober 2024 | 20:23 WIB
Sinopsis Film Kupu-Kupu Kertas, Kisah Cinta Terhalang Perbedaan Ideologi
Sinopsis Film Kupu-Kupu Kertas (YouTube/Cinema 21)

Suara.com - Film berjudul 'Kupu-Kupu Kertas' kini kembali tayang setelah sempat ditarik dari bioskop. Film ini ditarik peredarannya 3 hari usai penayangan lantaran berdekatan dengan masa tenang Pemilu 2024 lalu. Seperti apa sinopsis film Kupu-Kupu Kertas ini?

Film yang diproduksi oleh Denny Siregar Production dan bekerjasama dengan Maxima Picture tersebut menggandeng sutradara Emil Heradi. Film Kupu-Kupu Kertas menceritakan tentang sepasang kekasih dengan latar pada tahun 1965, yang terhalang perbedaan ideologi. Kisah dalam Kupu-Kupu Kertas terinspirasi dari peristiwa pemberontakan G30S PKI dan pembantaian di Banyuwangi pada tanggal 18 Oktober 1965.

Sinopsis Film Kupu-Kupu Kertas

Film Kupu-Kupu Kertas mengisahkan tentang cinta yang terhalang oleh perbedaan ideologi dengan mengemas perpaduan antara tema thriller dan romansa dalam cerita yang cukup menegangkan. Ning (Amanda Manopo) adalah seorang gadis cantik yang tumbuh dalam keluarga yang memiliki paham Partai Komunis Indonesia (PKI).

Suatu hari, ia jatuh hati pada Ihsan (Chicco Kurniawan), seorang pria yang lahir dan besar dari keluarga Nahdlatul Ulama (NU). Awalnya, Ning dan Ihsan tidak mempedulikan perbedaan latar belakang itu. Akan tetapi, keadaan menjadi berubah drastis saat konflik besar pecah.

Sampai di suatu malam, Rasjid (Samo Rafael), kakak dari Ihsan, bersama dengan puluhan anggota Ansor lainnya, tiba-tiba diserang dan dibunuh oleh simpatisan PKI. Kelompok yang menghabisi Rasjid dan rekan-rekannya, ternyata dipimpin oleh ayah Ning, Rekoso (Iwa K), dan anak buahnya, Busok (Reza Oktovian).

Kekerasan tersebut memicu kebencian yang begitu mendalam di kalangan masyarakat, hingga membuat situasi makin tak terkendali. Menyadari bahaya yang mengancam nyawa keluarga Ning, Ihsan pun berusaha membawa Ning melarikan diri dari amukan massa yang membabi buta.

Film Kupu-Kupu Kertas akan menyajikan perjalanan cinta yang terjal di tengah konflik ideologis yang memuncak. Film ini akan menampilkan ketegangan begitu dramatis hingga menggambarkan kondisi sosial-politik Indonesia pada tahun 1965.

Daftar Pemain Kupu-Kupu Malam

baca juga

Film Kupu-Kupu Kertas dibintangi oleh deretan aktor ternama di Indonesia. Berikut beberapa diantaranya:

  • Amanda Manopo berperan sebagai Ning
  • Chicco Kurniawan sebagai Ihsan
  • Iwa K sebagai Prakoso
  • Reza Oktovian sebagai Busok
  • Samo Rafael sebagai Rasjid
  • Fajar Nugra sebagai Zul
  • Ayu Laksmi sebagai Sulastri.

Itulah tadi rangkuman tentang sinopsis film Kupu-Kupu Kertas beserta daftar pemainnya. Film ini tayang perdana pada tanggal 26 September 2024 di seluruh bioskop Indonesia.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Bintangi Kemah Terlarang Kesurupan Massal, Nayla Purnama 'Pamit' ke Vina Cirebon

Sebelum Bintangi Kemah Terlarang Kesurupan Massal, Nayla Purnama 'Pamit' ke Vina Cirebon

Entertainment | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 15:08 WIB

Sinopsis Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, Kisah Haru Terinspirasi dari Lagu

Sinopsis Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, Kisah Haru Terinspirasi dari Lagu

Your Say | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 13:17 WIB

Sinopsis Film Tulang Belulang Tulang, Upaya Kemendikbudristek Angkat Tradisi Unik Keluarga Batak

Sinopsis Film Tulang Belulang Tulang, Upaya Kemendikbudristek Angkat Tradisi Unik Keluarga Batak

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2024 | 14:01 WIB

Terkini

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik 18-23 Agustus 2026, Siap-siap Panen Hoki Sepekan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:12 WIB

Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

Putra Pejuang Ungkap Makna di Balik Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS

Konflik AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Ditutup Naik 2 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan

Bukan untuk Merayakan, Hari Ini BEM UI Demo di Bundaran HI Bawa 8 Tuntutan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta

Demo 18 Agustus 2026 di Mana? Cek Lokasi Aksi Mahasiswa di Jakarta

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:50 WIB

iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh

iQOO Neo11 Ultra Siap Jadi Monster Gaming Baru: Usung Chip Gahar dan Baterai Jumbo 9.100 mAh

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:37 WIB

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Apakah 18 Agustus 2026 Cuti Bersama? Cek Jadwal Libur Setelah HUT RI ke-81

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:35 WIB

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

×