Langkah Bijak Menolak Perjodohan dari Orangtua

Suhardiman Suara.Com
Minggu, 13 Oktober 2024 | 08:05 WIB
Langkah Bijak Menolak Perjodohan dari Orangtua
Ilustrasi perjodohan (Freepik.com)

Suara.com - Perjodohan orang tua adalah tradisi yang masih berlangsung di banyak budaya, termasuk di Indonesia. Namun, banyak individu merasa bahwa pernikahan harus didasarkan pada cinta dan kesesuaian pribadi, bukan hanya pada keputusan orang tua.

Menolak perjodohan yang diusulkan orang tua bisa menjadi situasi yang sensitif dan memerlukan pendekatan yang bijak.

Namun, ingatlah bahwa penolakan perjodohan harus dilakukan dengan cara dan ucapan yang bijak sehingga tidak menyakiti hati dan perasaan orangtuamu.

Penolakan yang dituangkan dengan cara yang hormat dan jujur dapat membantu menjaga hubungan positif antara Anda dan orangtuamu

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil untuk menolak perjodohan dengan cara yang baik dan penuh penghormatan:

1. Bicara Jujur kepada Orang Tua

- Komunikasikan Perasaan: Sampaikan dengan jujur kepada orang tua bahwa Anda tidak merasa cocok dengan calon yang dijodohkan. Gunakan bahasa yang lembut dan penuh rasa hormat agar orang tua memahami posisi Anda tanpa merasa tersakiti.

- Jelaskan Alasan: Berikan alasan yang jelas mengapa Anda menolak, seperti perbedaan nilai, tujuan hidup, atau ketidakcocokan pribadi. Ini dapat membantu orang tua melihat perspektif Anda.

2. Pertemukan dengan Pilihan Anda Sendiri

- Ajak Calon Pasangan Anda: Jika Anda sudah memiliki pilihan sendiri, perkenalkan calon pasangan tersebut kepada orang tua. Tunjukkan bahwa Anda telah mempertimbangkan dengan matang dan memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang pilihan Anda.

- Tunjukkan Kualitas Hubungan: Buktikan kepada orang tua bahwa hubungan Anda dengan pasangan pilihan lebih baik dan dapat memberikan kebahagiaan serta kualitas hidup yang lebih baik.

3. Fokus pada Karir atau Pendidikan

- Alasan Fokus pada Karir: Jika Anda belum siap untuk menikah, sampaikan kepada orang tua bahwa Anda ingin fokus pada pendidikan atau karir terlebih dahulu. Hal ini sering kali dipahami oleh orang tua sebagai alasan yang valid.

4. Minta Waktu untuk Pertimbangan

- Ajukan Permintaan untuk Menunda: Minta waktu kepada orang tua untuk mempertimbangkan keputusan ini lebih lanjut. Ini memberi kesempatan bagi Anda untuk mendalami perasaan dan memberikan waktu bagi orang tua untuk merenungkan keputusan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI