Begini Cara Agar Hubungan Menantu-Mertua Tetap Harmonis

Suhardiman Suara.Com
Minggu, 20 Oktober 2024 | 14:20 WIB
Begini Cara Agar Hubungan Menantu-Mertua Tetap Harmonis
Ilustrasi mertua dan menantu (pexels.com/kampus-production)

Suara.com - Menjaga hubungan baik dengan mertua adalah kunci untuk menciptakan keharmonisan dalam keluarga. Perbedaan opini dan nilai-nilai antara generasi tua dan generasi muda dapat menyebabkan konflik.

Misalnya, mertua mungkin memiliki standar yang lebih tradisional, sedangkan menantu lebih modern dan bebas. Perbedaan cara pengasuhan anak antara mertua dan menantu dapat menjadi sumber konflik.

Mertua mungkin ingin melibatkan diri lebih aktif dalam pengasuhan, sedangkan menantu ingin melepaskan kontrol. Perbedaan pendapat tentang pengelolaan finansial juga dapat menyebabkan konflik.
Contohnya, mertua mungkin khawatir tentang pengeluaran yang tidak rasional, sedangkan menantu ingin memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam pengeluaran.

Untuk menjaga hubungan dengan mertua dan menghindari sentimen negatif, berikut beberapa strategi yang dapat digunakan:

1. Bersikap Positif dan Terbuka

- Komunikasi Lancar: Pastikan komunikasi dengan mertua lancar dan jujur. Jangan biarkan kesalahpahaman timbul akibat kurangnya informasi atau interpretasi yang salah.

- Empati: Cobalah melihat situasi dari sudut pandang mertua. Pahamilah latar belakang dan emosi mereka untuk menghindari kesalahpahaman.

2. Menjaga Sopan Santun

- Bahasa Sopan: Gunakan bahasa yang sopan dan hormat dalam berbicara dengan mertua. Hindari kata-kata yang kasar atau tidak pantas.

- Respect: Perlakukan mertua dengan respect yang sama seperti orang tua sendiri. Ingat bahwa mereka juga memiliki hak dan peran penting dalam keluarga.

3. Melibatkan Mertua Secara Aktif

- Aktivitas Bersama: Ajak mertua melakukan kegiatan bersama yang menyenangkan, seperti memasak atau berbelanja. Ini dapat membantu membangun ikatan dan meningkatkan hubungan.

- Meminta Pendapat: Mintalah pendapat mertua dalam keputusan penting. Ini akan membuat mereka merasa dihargai dan termasuk dalam proses decision-making.

4. Mencari Kesamaan

- Topik Obrolan: Diskusikan topik-topik sederhana yang dapat dinikmati bersama, seperti masa lalu atau kebiasaan-kebiasaan keluarga. Ini dapat membantu menciptakan kesamaan dan memperkuat ikatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI