Siswa Terpaksa 'Dipulangkan' Karena Nunggak Bayar SPP Rp42 Juta, Ini Bedanya SDIT Dengan SD Swasta dan Negeri

Farah Nabilla

Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:54 WIB
Siswa Terpaksa 'Dipulangkan' Karena Nunggak Bayar SPP Rp42 Juta, Ini Bedanya SDIT Dengan SD Swasta dan Negeri
Ilustrasi

Suara.com - Viral di media sosial tentang tiga orang siswa yang dipulangkan oleh sekolah di Pandeglang, Banten, karena menunggak Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sebesar Rp42 juta.

Cuplikan video tersebut langsung diserbu warganet dengan komentar, termasuk yang menyayangkan tindakan sekolah yang memulangkan siswa.

Belakangan tersebar informasi jika ibu dari ketiga siswa tersebut mengaku sebagai keluarga pemilik Yayasan Islamic Centre Herwansyah (ICH) Pandeglang.

Mulanya, ia mengaku jika anaknya tidak dikenakan biaya karena masih keluarga yayasan.

"Komitmen (awal) itu tidak ada (pembayaran) pembiayaan untuk anak-anak saya," paparnya.

Ia juga mengatakan jika tidak mampu membayar SPP tersebut karena kondisi ekonomi yang sedang sulit.

"Anak-anak saya tidak bisa bersekolah hanya karena kami miskin. Biaya SPP sebesar Rp42 juta jelas di luar kemampuan kami. Bagaimana kami bisa membayar, sementara untuk kebutuhan sehari-hari saja sudah sulit?" ungkapnya.

Namun, terlepas dari konflik yang terjadi, warganet justru menyoroti sekolah yang bersangkutan, yakni Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT).

Netizen menganggap SDIT cukup berbeda dari SD swasta maupun negeri. Lantas, apa perbedaannya?

baca juga

Perbedaan SDIT dengan SD Swasta dan Negeri

Secara umum, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) fokus pada pendidikan Islam dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan, sementara Sekolah Dasar (SD) adalah lembaga pendidikan dasar umum.

SDIT menanamkan pendidikan akhlak kepada siswa-siswinya dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Sedangkan Sekolah Dasar (SD) sepenuhnya mengikuti kurikulum nasional.

Perbedaan SDIT dan SD tidak hanya pada kurikulum maupun kultur yang berlaku, tapi juga soal pembiayaan yang relatif lebih mahal.

Biaya pendidikan di SDIT umumnya lebih mahal karena daripada SD biasa karena beberapa alasan.

Di antaranya karena dikelola langsung oleh yayasan, fasilitas yang memadai, serta biaya pengajar yang tidak ditanggung oleh pemerintah sehingga dibebankan kepada wali murid.

Umumnya, fasilitas yang dimiliki SDIT lebih lengkap dan modern, seperti masjid, laboratorium, perpustakaan, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Selain itu, yang cukup berbeda adalah seragam yang dikenakan. Seragam SDIT dirancang sesuai dengan syariat Islam, seperti wajib berkerudung bagi siswi dan celana panjang bagi siswa.

Kemudian, ekstrakurikuler andalan pun berbeda dari SD biasa. Umumnya, SDIT memiliki ekstrakurikuler andalan dalam bidang keagamaan, seperti tahfiz Al-Quran, kaligrafi, dakwah, dan sebagainya.

Serangkaian fasilitas yang disediakan oleh SDIT tersebut sebagai bentuk dukungan kepada siswa dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter yang baik sesuai nilai keislaman.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Verrell Bramasta yang Perjuangkan Hak Guru Honorer saat Rapat Internal DPR, Netizen Puji Bicaranya Ada Isi

Pendidikan Verrell Bramasta yang Perjuangkan Hak Guru Honorer saat Rapat Internal DPR, Netizen Puji Bicaranya Ada Isi

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:28 WIB

Rekam Jejak Pendidikan Najwa Shihab, Apa Jurusan Sang Jurnalis?

Rekam Jejak Pendidikan Najwa Shihab, Apa Jurusan Sang Jurnalis?

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:28 WIB

Adu Pendidikan Uya Kuya dan Verrell Bramasta, Beda Sikap Soal Gaji Jadi Anggota DPR RI

Adu Pendidikan Uya Kuya dan Verrell Bramasta, Beda Sikap Soal Gaji Jadi Anggota DPR RI

Lifestyle | Selasa, 29 Oktober 2024 | 14:20 WIB

Pengacara Paula Verhoeven Lulusan Mana? Sikapnya Ogah Umbar Materi Sidang Ramai Dipuji Netizen

Pengacara Paula Verhoeven Lulusan Mana? Sikapnya Ogah Umbar Materi Sidang Ramai Dipuji Netizen

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2024 | 21:00 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Vokasi, PGI Resmikan Bengkel Teaching Factory

Perkuat Ekosistem Pendidikan Vokasi, PGI Resmikan Bengkel Teaching Factory

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 16:52 WIB

Prabowo dan Arah Pendidikan Tinggi Menghadapi Era Mesin Kecerdasan Buatan

Prabowo dan Arah Pendidikan Tinggi Menghadapi Era Mesin Kecerdasan Buatan

Your Say | Minggu, 27 Oktober 2024 | 18:26 WIB

Terkini

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09 WIB

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×