Tren Kecantikan Korea Makin Diminati, Ini Solusi Peremajaan Kulit Tanpa Nyeri

Husna Rahmayunita, Dinda Rachmawati

Senin, 04 November 2024 | 11:20 WIB
Tren Kecantikan Korea Makin Diminati, Ini Solusi Peremajaan Kulit Tanpa Nyeri
Ilustrasi kulit putih mulus dan sehat (freepik.com/freepik assets)

Suara.com - Tren kecantikan Korea saat ini sangat diminati para generasi muda, sejalan dengan masuknya trend drama korea dan K-Pop, di mana banyak kaum muda yang memimpikan memiliki kecantikan dan ketampanan seperti artis Korea. 

Tren kecantikan ini pun terus berkembang, hingga menjadi bagian gaya hidup masyarkat, tidak hanya di Korea tetapi juga di Indonesia. Untuk memenuhi hal tersebut, PT Regenesis Indonesia membawa teknologi terdepan dalam perawatan wajah ke Indonesia. 

Alat asal Korea ini, dijelaskan Ir Emmy Noviawati, President Direktur PT Regenesis Indonesia berasal dari kategori HIFU (High Intensity Focused Ultrasound), yaitu Liftera 2 (dari Asterasys, Korea). 

Tren Kecantikan Korea Makin Diminati, HIFU Liftera 2 Terbaru Jadi Solusi (Dok. Istimewa)
Tren Kecantikan Korea Makin Diminati, HIFU Liftera 2 Terbaru Jadi Solusi (Dok. Istimewa)

Liftera2 bersertifikasi KFD (Korean FDA) dan Kemenkes RI yang dapat dipertanggungjawabkan keefektifannya. Alat ini diluncurkan dalam acara kedokteran bergengsi bagian dari kegiatan Perdaweri Banten (ICAP) dengan menggandeng DEMIRE, yaitu asosiasi laser terkemuka dari Korea.

Perbedaan HIFU teknologi lama dan HIFU terbaru Liftera 2

Dibandingkan dengan HIFU yang eksis lebih dahulu di industri estetika di Indonesia, Liftera 2 dilengkapi dengan Dual Aplikator. 

Dijelaskan Dr Hellen Christanty selaku Busdev Manager PT Regenesis Indonesia, aplikator pertama berbentuk Pen berbasis teknologi TDT (Thermal Diffusion Technology) yang mampu menghasilkan tembakan akurat bagi area kecil atau berkontur seperti dahi, bawah mata, alis, yang nyaris tanpa rasa nyeri bagi pasien.

Serta aplikator berbentuk Lines yang menghasilkan dua garis bolak balik dalam setiap tembakannya, sehingga lebih rapat dan menghasilkan peremajaan kulit yang lebih baik.

"Selain itu Liftera2 mampu menembak sangat cepat sampai dengan 1.2 detik/ tembakan, sehingga durasi perawatan bisa dipersingkat hanya 15-20 menit saja untuk seluruh area wajah pasien," jelas dia.

baca juga

Secara singkat dapat dikatakan Liftera 2 memberikan banyak benefit bagi pasien Indoensia seperti hasil yang akurat seluruh area muka walaupun area yang sulit dijangkau serta menghasilkan peremajaan kulit yang lebih baik dengan tembakan yang sangat rapat dan durasi singkat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini yang memiliki mobilitas tinggi.

"Liftera 2 mampu menawarkan perbedaan bermakna bagi pasien maupun Dokter karena harga perawatan yang sangat terjangkau m, nyaris tanpa nyeri, dengan hasil yang lebih baik dan bertahan lama," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Moisturizer yang Mengandung Buah Peach, Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam

3 Moisturizer yang Mengandung Buah Peach, Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam

Your Say | Minggu, 03 November 2024 | 14:42 WIB

Gejala dan Penanganan Psoriasis: dari Terapi Topikal hingga Biologik

Gejala dan Penanganan Psoriasis: dari Terapi Topikal hingga Biologik

Health | Sabtu, 02 November 2024 | 16:56 WIB

Penyebab Excess Skin, Kulit Bergelambir pada Mantan Obesitas dan Cara Mencegahnya

Penyebab Excess Skin, Kulit Bergelambir pada Mantan Obesitas dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2024 | 08:42 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×