Karier Legendaris Yati Pesek: Seniman Senior yang Dihina Gus Miftah

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 06 Desember 2024 | 19:03 WIB
Karier Legendaris Yati Pesek: Seniman Senior yang Dihina Gus Miftah
Yati Pesek. [Suara.com/Putu Sastrosoendjojo]

Baru-baru ini sosok Yati Pesek tengah jadi perbincangan hangat usai cuplikan videonya yang mendapat ucapan kurang pantas dari Gus Miftah viral di sosial media. Dalam cuplikan video yang beredar, Gus Miftah seakan menghinanya dengan candaan yang cenderung mengarah ke body shaming dan mesum. Lantas seperti apa sosoknya? Profil dan karier Yati Pesek akan dibahas dalam artikel berikut.

Suara.com - Video Gus Miftah yang meroasting Yati Pesek salah satunya seperti diunggah oleh akun TikTok @syauqizuhdi_. Melansir dari postingan TikTok itu, diketahui Yati Pesek dan Gus Mifta menghadiri acara pertunjukan wayang Ki Warsono di Yogyakarta. Dalam acara tersebut Gus Miftah dijelaskan bertindak sebagai seorang dalang.

Hanya saja, beberapa kalimat yang terucap dari mulut Gus Miftah sangat disayangkan. Gus Miftah seolah terang-terangan merendahkan penampilan dari seniman senior, Yati Pesek. Awalnya, Miftah mengomentari sebuh lagu berjudul "Bajing Loncat" sambil menyebut Yati dengan kalimat "bajingan."

Candaan sang ulama pun semakin melewati batas dengan menyebut bahwa dirinya bersyukur bahwa Yati Pesek mempunyai paras yang jelek. Jika ia cantik, maka Yati disebut akan jadi lont* atau pekerja seks komersial.

Gelak tawa bahkan terdengar dari sejumlah orang yang hadir dalam acara tersebut. Sementara itu, Yati Pesek tampak tersinggung sambil menghela napas dan merasa heran dengan pernyataan dari seorang Gus Miftah.

Tersinggung dengan hinaan Gus Miftah, Yati Pesek lantas mengingatkan tentang peranannya dalam acara itu. Seolah tak mengiraukan peringatan itu, Miftah pun kembali menjadikan usia Yati sebagai bahan lelucon dengan kalimat seolah merendahkan dan mesum.

Yati yang merasa dihina akhirnya mengadukan kejadian itu kepada sang dalang utama, Ki Warsono. Bahkan Yati diduga melontarkan sebuah sindiran kepada Gus Miftah yang selama ini dikenal sebagai seorang pemuka agama.

Aksi Gus Miftah itu tentu menuai beragam kecaman, mengingat posisi Yati Pesek yang lebih senior darinya. Sebagaimana diketahui, Yati telah berkarya sebagai seorang seniman sejak tahun 1964, tepatnya 17 tahun sebelum utusan presiden itu lahir.

Profil Yati Pesek

baca juga

Yati Pesek yang memiliki nama asli Suyati, lahir di Yogyakarta pada 8 Agustus 1952 dari keluarga seniman. Ayah Yati adalah seorang pengrawit dan ibunya penari, di mana mereka kerap terlibat dalam seni wayang orang.

Sejak masih kecil, Yati telah belajar menari dari sang ibu dan guru tari seperti R. M. Joko Daulat dan Basuki Koeswaraga. Meski hanya mengenyam pendidikan formal hingga SD, Yati terus mengasah bakat seni melalui berbagai macam kegiatan seni pertunjukan.

Meski ia dikenal sebagai sosok yang serba bisa, namun latar belakang kehidupan Yati Pesek justru dipenuhi kisah yang menyedihkan. Hal ini sebagaimana  diungkap oleh Eileen Rachman dalam bukunya '52 Kata-kata Motivasi yang Memberi Semangat', jika Yati Pesek menjadi yatim piatu sejak usianya belia masih 12 tahun.

Alih-alih pasrah dengan apa yang terjadi pada hidupnya, Yati memilih bangkit dan terus berkarya. Setelah kepergian kedua orang tuanya, Yati Pesek mempunyai tekad yang kuat untuk meneruskan apa yang telah dicita-citakan keluarganya.

Karier Yati Pesek

Awal karier Yati Pesek di dunia kesenian ditandai dengan ia bergabung dalam seni tobong, sebuah seni pertunjukan yang dihadirkan sebagai suatu usaha komersial. Pada jamannya, seni tobong ini berisikan sekelompok orajg yang mengadakan pertunjukkan untuk umum di setiap malam sepanjang tahun.

Meski demikian, kala itu para seniman tobong belum banyak dikenal, sehingga masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat. Karier Yati kemudian berkembang di era tahun 1964 yang ditandai ia bergabung dengan Wayang Orang Jati Mulya yang berasal dari Kebumen. Sejak saat itu, kehidupan Yati Pesek seketika berubah.

Karier Yati Pesek semakin melejit usai dia bergabunh ke sejumlah kelompok wayang hingga ketoprak. Seperti saja Wayang Orang Ajudan Jenderal Komando Resort Militer (Ajen Rem) 081 Madiun (1968), Ketoprak Mudha Rahayu, sampai Ketoprak Siswa Budaya.

Puncaknya, di tahun 1980 Yati Pesek untuk pertama kalinya tampil di salah satu acara stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI). Acara itu bertajuk Sandiwara Jenaka KR. Momen ini lantas jadi titik balik karier Yati Pesek, sebab semenjak itu namanya banyak dikenal luas olej masyarakat Indonesia.

Tak ingin berhenti sebagai seniman, Yati Pesek turut mengembangkan kariernya di bidang akting. Debut film perdananya yaitu Serangan Fajar yang dirilis pada tahun 1982 lalu. Sejak filmnya rilis, Yati Pesek kemudian juga dikenal sebagai salah satu artis yang kerap membintangi berbagai film hingga sinetron Indonesia.

Demikian Profil dan karier Yati Pesek. Namanya sedang hangat dibicarakan usai video saat Yati dihina Gus Miftah viral di media sosial.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berakhir Singkat, Beda Nasib Gus Miftah dan Raffi Ahmad Jadi Utusan Presiden

Berakhir Singkat, Beda Nasib Gus Miftah dan Raffi Ahmad Jadi Utusan Presiden

Lifestyle | Jum'at, 06 Desember 2024 | 18:49 WIB

Apresiasi Gus Miftah Mundur, Dasco: Ini Intropeksi untuk Kita Semua, Termasuk Seluruh Pejabat

Apresiasi Gus Miftah Mundur, Dasco: Ini Intropeksi untuk Kita Semua, Termasuk Seluruh Pejabat

News | Jum'at, 06 Desember 2024 | 18:46 WIB

Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Sunhaji Penjual Es Teh, Ternyata Sering Bercanda dengan Gus Miftah

Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Sunhaji Penjual Es Teh, Ternyata Sering Bercanda dengan Gus Miftah

Entertainment | Jum'at, 06 Desember 2024 | 19:00 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×