Kronologi Koas di Palembang Dianiaya, Diduga Perkara Jadwal Piket Tahun Baru

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 13 Desember 2024 | 09:58 WIB
Kronologi Koas di Palembang Dianiaya, Diduga Perkara Jadwal Piket Tahun Baru
Penganiayaan dokter koas di Palembang yang sedang viral [Tangkapan layar X]

Suara.com - Video penganiayaan mahasiswa koas oleh pria berbaju merah tengah viral di media sosial. Diduga motif penganiayaan itu terkait jadwal piket yang bertepatan dengan libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru).

Akibat insiden itu, korban mengalami luka memar di bagian wajah dan satu matanya merah sehingga kini masih dirawat di RS Bhayangkara Palembang. Lantas bagaimana kronologi koas di Palembang tersebut mengalami penganiayaan? Simak penjelasan berikut ini.

Kronologi Koas di Palembang Dianiaya

Penganiayaan dokter koas di Palembang yang sedang viral [X]
Penganiayaan dokter koas di Palembang yang sedang viral [X]

Video penganiayaan seorang mahasiswa koas di Palembang tengah viral di media sosial. Aksi penganiayaan dilakukan oleh seorang pria berbaju merah di sebuah kafe di Jalan Demang Lebar Daun, Palembang pada Rabu (11/12/2024) lalu.

Dalam video viral, pria berbaju merah terlihat beberapa kali memukul koas tersebut. Korban yang masih menggunakan baju kerja sesekali melawan. Terlihat pula seorang perempuan teman koas tersebut dan beberapa orang berusaha melerai namun tidak meredam perbuatan pelaku yang tetap memukuli korban.

Menurut keterangan, korban berinisial L diduga merupakan Chief Koas Mahasiswa Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) di RS Siti Fatimah Palembang. Namun, belum diketahui siapa pelaku pemukulan. Penganiayaan terjadi setelah korban pulang dari rumah sakit.

Dari informasi yang beredar, peristiwa penganiayaan itu diduga karena perselisihan soal jadwal jaga koas yang sebelumnya telah disepakati. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajah sehingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Korban pun kabarnya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Kronologi penganiayaan bermula dari mahasiswa koas yang disebut kerap protes jadwal jaga malamnya yang dibuat korban. Padahal jadwal itu telah dibuat berdasarkan persetujuan teman-teman koas lainnya.

Mahasiswa koas tersebut kemudian mengadu ke ibunya yang berlanjut pada pemanggilan terhadap korban yang merupakan chief/ketua koas stasenya dan dua teman lainnya.

baca juga

Namun, ketiga orang itu dianggap tidak merespons atau menyepelekan apa yang dibicarakan. Setelah itu pria berbaju merah yang diduga merupakan driver emosi sampai berujung pemukulan seperti terlihat dalam video yang viral saat ini.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Dokter Koas Dipukuli, Harta Kekayaan Ayah Mahasiswa yang Diduga Penyebab Pemukulan Disorot

Viral Dokter Koas Dipukuli, Harta Kekayaan Ayah Mahasiswa yang Diduga Penyebab Pemukulan Disorot

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 09:39 WIB

Viral Koas Dianiaya Keluarga Rekannya di Palembang, Gara-gara Tak Terima Pembagian Piket Malam Tahun Baru?

Viral Koas Dianiaya Keluarga Rekannya di Palembang, Gara-gara Tak Terima Pembagian Piket Malam Tahun Baru?

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2024 | 09:38 WIB

Dokter Koas di Palembang Dianaya, Diduga Perkara Anak Pejabat Kementerian PUPR

Dokter Koas di Palembang Dianaya, Diduga Perkara Anak Pejabat Kementerian PUPR

Entertainment | Jum'at, 13 Desember 2024 | 09:30 WIB

Cemburu Buta, Suami di Inggris Suruh Istri Telan Cincin Nikah Lalu Menganiayanya Hingga Tewas

Cemburu Buta, Suami di Inggris Suruh Istri Telan Cincin Nikah Lalu Menganiayanya Hingga Tewas

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 15:41 WIB

Seorang Pria di Tebet Tewas Diamuk Massa Usai Diteriaki Maling, Polisi Turun Tangan

Seorang Pria di Tebet Tewas Diamuk Massa Usai Diteriaki Maling, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 13:01 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Lihai Menyembunyikan Rasa Cemburu di Depan Pasangan

4 Zodiak Paling Lihai Menyembunyikan Rasa Cemburu di Depan Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 12:03 WIB

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Belum Lupa Kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia Ingin Balas Kekalahan dari Singapura

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

×