Belajar dari Tragedi Penyiar TV Korea Oh Yoanna, Apa yang Harus Dilakukan Jika Di-bully di Tempat Kerja?

Nur Khotimah

Rabu, 29 Januari 2025 | 14:50 WIB
Belajar dari Tragedi Penyiar TV Korea Oh Yoanna, Apa yang Harus Dilakukan Jika Di-bully di Tempat Kerja?
ilustrasi bullying di tempat kerja (Pexels.com/energepic.com)

Suara.com - Kematian penyiar cuaca TV Korea Selatan bernama Oh Yoanna tengah mencuri perhatian publik Negeri Ginseng. Pasalnya Oh Yoanna diduga mengakhiri hidup karena mengalami bullying di tempat kerja.

Oh Yoanna diketahui merupakan penyiar cuaca MBC yang meninggal dunia pada September 2024. Namun publik belakangan kembali membahas kematian Oh Yoanna setelah catatan miliknya ditemukan.

Melansir pemberitaan Maeil Shinmun, Oh Yoanna menceritakan bagaimana dirinya dirundung oleh seniornya di tempat kerja dalam catatan miliknya. Hal itulah yang membuat publik kembali menyoroti kepergian Oh Yoanna.

Belajar dari tragedi yang dialami oleh Oh Yoanna, bagaimana mengetahui bentuk bullying di tempat kerja? Dan, apa yang harus dilakukan apabila mengalaminya?

Seperti Apa Bentuk Bullying di Tempat Kerja?

Penyiar cuaca TV Korea, Oh Yoanna. (Instagram/ohyoanna)
Penyiar cuaca TV Korea, Oh Yoanna. (Instagram/ohyoanna)

Beberapa bentuk bullying di tempat kerja telah dijabarkan dalam berbagai sumber, salah satunya laman resmi Layanan Kesehatan Nasional alias National Health Service (NHS) England. Menurut mereka ada setidaknya 8 bentuk bullying di kantor, berikut ini daftarnya:

  1. Menyebarkan rumor jahat
  2. Memberikan perlakuan yang tidak adil
  3. Mengganggu atau merendahkan seorang karyawan secara berkala
  4. Mengabaikan karyawan tertentu beserta kontribusinya
  5. Memberikan beban pekerjaan yang berlebihan bagi karyawan tertentu
  6. Karyawan tertentu tidak diberi kesempatan promosi atau pelatikan
  7. Menggunakan media sosial untuk mengancam, mempermalukan, atau menyinggung
  8. Bullying juga bisa terjadi melalui email atau telepon

Apa yang Perlu Dilakukan jika Di-bully di Tempat Kerja?

Ilustrasi bekerja di tanggal merah (Freepik/Racool_studio)
Ilustrasi bullying di tempat kerja (Freepik/Racool_studio)

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika mengalami perundungan di tempat kerja adalah memberi tahu orang lain. Anda tidak perlu malu untuk menceritakan tentang perundungan yang Anda alami agar bisa mendapat bantuan. Selain itu, ada juga beberapa sikap yang perlu diambil saat menjadi korban perundangan di tempat kerja. Di antaranya:

  1. Meminta nasihat dari pihak berwenang, seperti serikat pekerja, bagian HRD, manajer, atau supervisor Anda.
  2. Tetap tenang dan jangan tergoda untuk menjelaskan perilaku Anda.
  3. Jika memungkinkan, bicaralah dengan orang yang merundung karena mereka mungkin tidak menyadari bagaimana perilaku mereka telah memengaruhi Anda.
  4. Menuliskan semuanya di dalam buku harian. Mungkin langkah ini terbilang jadul, tapi catatan dalam buku harian tersebut akan sangat berguna jika Anda memutuskan untuk mengambil tindakan di kemudian hari.
  5. Apabila masalah perundungan ini tidak bisa diselesaikan secara informal, salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah dengan membuat pengaduan resmi sesuai arahan dari atasan.
  6. Anda juga dapat mempertimbangkan tindakan hukum yang mungkin akan berlanjut ke pengadilan ketenagakerjaan. Pastikan untuk mendapat saran profesional sebelum mengambil langkah ini.

Jadi begitulah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan apabila mengalami perundungan di tempat kerja. Tetap semangat, ya!

baca juga

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Korban Perundungan, Zhao Lusi Beber Perjuangan Lawan Depresi

Jadi Korban Perundungan, Zhao Lusi Beber Perjuangan Lawan Depresi

Your Say | Minggu, 26 Januari 2025 | 14:30 WIB

Ulasan Novel Efek Halo, Menyelami Dunia Gelap yang Mematikan

Ulasan Novel Efek Halo, Menyelami Dunia Gelap yang Mematikan

Your Say | Senin, 20 Januari 2025 | 13:31 WIB

Dampak Teknologi terhadap Psikologi Anak Muda di Tempat Kerja

Dampak Teknologi terhadap Psikologi Anak Muda di Tempat Kerja

Your Say | Rabu, 15 Januari 2025 | 13:38 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×