Sejarah Kue Lapis Legit, Diperkenalkan Orang Belanda Kini Jadi Primadona Kue Nusantara

Yasinta Rahmawati

Rabu, 12 Februari 2025 | 12:27 WIB
Sejarah Kue Lapis Legit, Diperkenalkan Orang Belanda Kini Jadi Primadona Kue Nusantara
Lapis Legit Mamitoko. (YouTube/Tasyi Athasyia)

Suara.com - Kue lapis legit belakangan viral diulas oleh banyak food vlogger di Indonesia. Lapis legit sendiri adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang paling terkenal. Kue ini umumnya memiliki tekstur yang lembut, berlapis-lapis, dan rasanya yang manis berempah.

Lantas bagaimana asal-usul lapis legit? Berikut ulasannya.

Sejarah Lapis Legit

Kue ini dibawa oleh bangsa Belanda pada masa kolonial. Dalam buku Jejak Rasa Nusantara karya sejarawan Unpad Fadly Rahman, dijelaskan bahwa kue lapis legit pertama kali diperkenalkan oleh orang Belanda ke wilayah Indonesia pada awal abad ke-19.

Lapis legit atau spekkoek berasal dari kata 'spek' yang berarti lapis dan 'koek' yang berarti kue. Kue berlapis ini pada awalnya merupakan resep yang berasal dari Hungaria yang bernama 'doboshtorte'.

Kue ini kemudian mengalami modifikasi sesuai dengan selera lokal, termasuk penambahan rempah khas Nusantara seperti kayu manis, cengkeh, dan pala.

Cara Membuat Lapis Legit (YouTube/Dapur Nana's)
Cara Membuat Lapis Legit (YouTube/Dapur Nana's)

Bahan dan Proses Pembuatan

Lapis legit dibuat dengan bahan utama berupa tepung terigu, mentega, gula, telur dalam jumlah besar (hingga puluhan butir), dan campuran rempah-rempah.

Proses pembuatannya cukup rumit dan memakan waktu sampai beberapa jam lamanya. Sebab adonan harus dipanggang lapis demi lapis dalam oven, di mana setiap lapisan harus matang sempurna sebelum lapisan berikutnya ditambahkan.

Teknik ini memerlukan ketelitian dan kesabaran tinggi, agar menghasilkan lapisan yang lembut dan tidak ada gelembung. Kue lapis legit klasik biasanya terdiri dari 18 lapisan tipis.

Harga Lapis Legit

Karena bahan-bahan berkualitas tinggi dan proses pembuatannya yang memakan waktu lama, tak heran bila harga lapis legit tergolong mahal dibandingkan kue tradisional lainnya.

baca juga

Di pasaran, harga satu loyang lapis legit berkisar antara Rp200.000 hingga Rp1.000.000, tergantung ukuran dan kualitas bahan yang digunakan.

Versi premium yang menggunakan butter wijsman dan lebih banyak kuning telur bisa mencapai jutaan rupiah per loyang.

Meskipun mahal, lapis legit tetap menjadi favorit masyarakat, terutama saat perayaan besar seperti Lebaran, Natal, dan Imlek. Rasa manisnya yang khas dan aroma rempah-rempahnya yang menggoda membuatnya menjadi kue istimewa yang selalu dicari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tasyi Athasyia Adu Lapis Legit Milik Ci Mehong, Codeblu, & Mamitoko: Siapa Juaranya?

Tasyi Athasyia Adu Lapis Legit Milik Ci Mehong, Codeblu, & Mamitoko: Siapa Juaranya?

Lifestyle | Rabu, 12 Februari 2025 | 12:11 WIB

Cara Membuat Lapis Legit Versi Ekonomis, Bisa Tanpa Wisjman

Cara Membuat Lapis Legit Versi Ekonomis, Bisa Tanpa Wisjman

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:10 WIB

Sejarah Asal-usul Barongsai, Tarian Khas saat Imlek

Sejarah Asal-usul Barongsai, Tarian Khas saat Imlek

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2025 | 19:19 WIB

Terkini

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 23:11 WIB

Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:05 WIB

4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi

4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:10 WIB

4 Pensil Alis Waterproof yang Bagus dan Tahan Lama, Hasil Natural Sepanjang Hari

4 Pensil Alis Waterproof yang Bagus dan Tahan Lama, Hasil Natural Sepanjang Hari

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:05 WIB

7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen

7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:49 WIB

Ramalan Zodiak Juli 2026 Lengkap, Siapa yang Paling Beruntung Bulan Ini?

Ramalan Zodiak Juli 2026 Lengkap, Siapa yang Paling Beruntung Bulan Ini?

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:35 WIB

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:12 WIB

Apa Zodiak Tahta Tertinggi? Bintang Ini Juaranya

Apa Zodiak Tahta Tertinggi? Bintang Ini Juaranya

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:10 WIB

5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian

5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:02 WIB

Merek Sepatu Lari Lokal yang Bagus Apa? Ini 5 Rekomendasi Seri Terlarisnya sesuai Review Pembeli

Merek Sepatu Lari Lokal yang Bagus Apa? Ini 5 Rekomendasi Seri Terlarisnya sesuai Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:55 WIB

×