Rahasia Rongga Sempurna Bika Ambon: Resep Asli Medan & Tips Anti Bantat

M. Reza Sulaiman

Rabu, 19 Februari 2025 | 11:46 WIB
Rahasia Rongga Sempurna Bika Ambon: Resep Asli Medan & Tips Anti Bantat
Bika Ambon (YouTube)

Suara.com - Bika ambon merupakan salah satu kue tradisional khas Medan, Sumatera Utara, yang terkenal dengan teksturnya yang lembut dan berongga serta aroma khas yang menggugah selera. Kue ini kerap dijadikan oleh-oleh favorit wisatawan yang berkunjung ke Medan. Berikut adalah resep bika ambon.

Baru-baru ini, makanan bika ambon menjadi sorotan di media sosial akibat perseteruan pengusaha Ci Mehong dengan YouTuber Tasyi Athasyia. Tasyi mengungkapkan bahwa bika ambon yang dijual Ci Mehong ditemukan mengandung kutu.

Hal itu pun langsung menggegerkan warganet. Banyak yang mempertanyakan bagaimana makanan sepopuler ini bisa mengalami masalah higienitas, terutama karena dijual dengan harga premium. Publik pun mempertanyakan kualitas makanan yang dijual oleh Ci Mehong.

Di tengah kontroversi tersebut, bika ambon tetap menjadi salah satu ikon kuliner Medan yang memiliki sejarah panjang dan terus berinovasi dengan berbagai varian rasa, serupa dengan tren makanan yang terus berkembang di Indonesia. Berikut ulasan selengkapnya.

Sejarah Bika Ambon

Bika Ambon dipercaya berasal dari modifikasi kue tradisional Melayu yang disebut bika atau bingka. Dalam perkembangannya, kue ini mengalami inovasi dengan penambahan nira atau tuak enau sebagai bahan pengembang, sehingga menghasilkan tekstur berongga yang khas.

Salah satu teori mengenai asal-usul namanya menyebutkan bahwa istilah "bika" berasal dari kue Melayu, sedangkan "Ambon" tidak merujuk pada kota di Maluku, melainkan merupakan kependekan dari "Amplas-Kebon", yang merupakan dua wilayah di Medan.

Pada masa lalu, kue ini diperkenalkan oleh seorang buruh transmigran dari Jawa dan dipasarkan di Medan. Popularitasnya meningkat setelah menarik minat orang-orang Belanda dan Tionghoa yang ikut memproduksi dan memasarkan kue ini lebih luas.

baca juga

Versi lain menyebutkan bahwa Bika Ambon pertama kali dibuat oleh seorang wanita keturunan Tionghoa-Batak bernama Tjoa In di sebuah toko kue di Pasar Baru, Medan, pada tahun 1945. Karena kelezatannya, kue ini dengan cepat populer di kalangan masyarakat setempat hingga akhirnya menjadi ikon kuliner khas Sumatera Utara.

Seiring dengan perkembangan zaman, variasi rasa Bika Ambon semakin beragam. Selain rasa original dengan aroma kelapa yang khas, kini tersedia berbagai varian seperti durian, nangka, keju, cokelat, pandan, dan moka. Inovasi ini menjadikan Bika Ambon semakin digemari oleh berbagai kalangan.

Resep Bika Ambon Asli Medan

Meskipun proses pembuatannya cukup memakan waktu, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Bika Ambon relatif sederhana. Berikut adalah resep Bika Ambon asli Medan yang lezat dan mudah dibuat:

Bahan:

  • 10 butir telur ayam
  • 200 gram gula pasir
  • 150 gram tepung terigu
  • 200 ml santan kental
  • 1 sendok teh ragi instan
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh pasta pandan
  • Daun pandan secukupnya

Cara Membuat:

  • Pisahkan kuning telur dan putih telur. Kocok putih telur hingga mengembang dan membentuk jejak, lalu sisihkan.
  • Kocok kuning telur dan gula pasir hingga gula larut dan adonan mengembang.
  • Tambahkan tepung terigu sambil diayak ke dalam adonan, kemudian aduk rata.
  • Tuangkan santan kental, ragi instan, garam, pasta pandan, dan daun pandan yang telah diiris halus. Aduk kembali hingga tercampur merata.
  • Masukkan putih telur ke dalam adonan secara bertahap sambil diaduk perlahan.
  • Tuang adonan ke dalam loyang yang telah diolesi margarin dan dialasi dengan kertas roti.
  • Tutup loyang dengan aluminium foil dan diamkan adonan selama 1-2 jam hingga mengembang.
  • Panggang dalam oven dengan suhu 170 derajat Celsius selama 45-60 menit hingga matang dan berwarna kuning keemasan.
  • Angkat dan biarkan dingin sebelum disajikan.

Tips Agar Bika Ambon Mengembang Sempurna

Untuk mendapatkan hasil yang sempurna, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan telur yang benar-benar segar, sebaiknya baru ditetaskan sehari sebelum digunakan.
  • Air kelapa yang digunakan sebaiknya berasal dari kelapa yang tumbuh di daerah pantai agar hasilnya lebih optimal.
  • Jangan membuka oven selama proses pemanggangan agar kue tidak bantat dan memiliki rongga yang sempurna.
  • Gunakan ragi instan berkualitas tinggi untuk memastikan adonan dapat mengembang dengan baik.

Demikianlah informasi terkait resep bika ambon dan sejarahnya.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padahal Asalnya dari Medan, Kenapa Dinamakan Bika Ambon? Ternyata Begini Asal-usulnya

Padahal Asalnya dari Medan, Kenapa Dinamakan Bika Ambon? Ternyata Begini Asal-usulnya

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 18:55 WIB

Dituding Tak Higienis, Intip 5 Potret Dapur Ci Mehong saat Bikin Bika Ambon

Dituding Tak Higienis, Intip 5 Potret Dapur Ci Mehong saat Bikin Bika Ambon

Lifestyle | Minggu, 16 Februari 2025 | 13:00 WIB

Ci Mehong Jualan Dimana? Viral Tasyi Athasyi Review Ada Kutu Bika Ambon Miliknya

Ci Mehong Jualan Dimana? Viral Tasyi Athasyi Review Ada Kutu Bika Ambon Miliknya

Lifestyle | Kamis, 13 Februari 2025 | 20:08 WIB

Terkini

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

BPDP Salurkan Beasiswa SDM Perkebunan 2026 ke 5.000 Mahasiswa, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

BPDP Salurkan Beasiswa SDM Perkebunan 2026 ke 5.000 Mahasiswa, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:08 WIB

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

5 Fakta Gerakan I Am Jane Doe, dari Doxxing hingga Aksi Solidaritas

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Jeritan Hati Konten Kreator Malaysia ke Prabowo: Asap Karhutla Sangat Menganggu!

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

Polda Metro Jaya Tak Hadir, Sidang Praperadilan Aktivis Ube Ditunda Sepekan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:58 WIB

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

5 Cara Membiasakan Anak Bijak Menggunakan Plastik Sejak Dini

Health | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:51 WIB

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

BGN Pasang Target 5.000 SPPG Bisa Terapkan MBG Prasmanan Akhir Tahun Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

Embung Kebagusan Ditarget Redam Banjir Jakarta, Tampung Air dari DAS Mampang dan Krukut

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Terancam Ditunda hingga 2028, Apa Dampaknya Buat Timnas Indonesia?

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:45 WIB

×