Seven Summit Indonesia Apa Saja? Mimpi Terakhir Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono

Nur Khotimah

Senin, 03 Maret 2025 | 18:34 WIB
Seven Summit Indonesia Apa Saja? Mimpi Terakhir Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono
Kenangan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono. [Instagram]

Suara.com - Kematian pendaki Lilie Wijayanti sahabatnya, Elsa Laksono, menyisakan duka bagi komunitas pecinta alam di seluruh Tanah Air.

Keduanya merenggang nyawa usai hendak menaklukan salah satu gunung yang masuk dalam Seven Summit Indonesia, yakni Puncak Cartenz Pyramid.

Tewasnya kedua pendaki tersebut juga menjadi pukulan besar bagi keluarga. Pasalnya, keduanya punya mimpi besar untuk menaklukan seluruh puncak Seven Summit Indonesia.

"Mereka bercita-cita mendaki ketujuh puncak gunung tertinggi di seluruh Indonesia. Mereka jalani dengan tekun. Mereka bugar jiwa dan raga. Gunung Slamet. Gunung Sumbing. Ciremai.Semeru. Kerinci. Rinjani. Binaiya," tulis seorang jurnalis Andreas Harsono melalui media sosial pribadinya.

Lantas, Seven Summit Indonesia apa saja? Berikut daftar tujuh gunung Seven Summit Indonesia yang menjadi impian bagi duo Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono.

1. Gunung Cartenz - Papua Barat

Proses evakuasi pendaki di Puncak Carstensz. (Foto: Istimewa)
Proses evakuasi pendaki di Puncak Carstensz. (Foto: Istimewa)

Puncak Cartenz Pyramid memang masuk ke salah satu gunung tertinggi di Indonesia dan punya medan yang sulit ditaklukan. Gunung yang terletak di Taman Nasional Lorentz di Papua Barat ini juga diakui kemegahannya, melalui status Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1999.

Cuaca dan kondisi medan yang ekstrem membuat para pendaki seperti mendiang Lilie dan Elsa harus menghadapi maut. Selain Cartenz yang punya ketinggian 4.884 mdpl, ada beberapa puncak di Tanah Air yang tak kalah ekstrem dan menantang seperti yang akan dipaparkan di segmen selanjutnya.

2. Gunung Bukit Raya - Kalimantan Tengah

Gunung Bukit Raya. (pariwisata Kalimantan Tengah)
Gunung Bukit Raya. (pariwisata Kalimantan Tengah)

Bukit Raya atau Gunung Raya yang terletak di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah tak bisa diremehkan. Meskipun relatif paling pendek ketimbang Seven Summit Indonesia lainnya, gunung dengan ketinggian 2.278 mdpl ini punya medan yang menantang.

Untungnya di sepanjang perjalanan ke puncak, para pendaki yang hendak menaklukan Bukit Raya bisa menikmati hutan rimba yang rindang dan punya pesona kecantikan tersendiri.

baca juga

3. Gunung Binaiya - Maluku Tengah

Setelah menaklukan Bukit Raya, para pecinta alam yang hendak menaklukan seluruh Seven Summit bisa beranjak ke Gunung Binaiya. Gunung Binaiya menjadi kebanggaan bagi masyarakat di Pulau Seram. Gunung tertinggi di Provinsi Maluku ini punya ketinggian 3.027 mdpl dan menawarkan pesona puncak berbatu yang indah di mata.

4. Gunung Latimojong - Sulawesi Selatan

Gunung Latimojong, Sulawesi Selatan, Indonesia (Tangkapan Layar YouTube/ Anak Pedalaman)
Gunung Latimojong, Sulawesi Selatan, Indonesia (Tangkapan Layar YouTube/ Anak Pedalaman)

Beralih dari Pulau Maluku, ada Gunung Latimojong di Sulawesi Selatan yang menawarkan pegunungan penuh pohon rindang dengan keindahan tersendiri.

Gunung ini juga terbilang cukup menantang lantaran selain punya medan yang terjal melewati hutan-hutan, gunung ini punya ketinggian 3.478 mdpl.

5. Gunung Semeru - Jawa Tengah

Menaklukan Mahameru menjadi impian bagi para pecinta alam, terutama mereka yang berbasis di Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Kemegahan gunung ini mengambil inspirasi dari kisah dalam kepercayaan masyarakat beragama Hindu. Gunung yang perkasa ini menjulang tinggi dengan ketinggian 3.676 mdpl.

Selain puncak Mahameru, Gunung Semeru juga menawarkan berbagai destinasi wisata seperti Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur.

6. Gunung Rinjani - NTB

Rinjani menjadi salah satu tujuan utama bagi para pecinta alam ketika berlibur. Gunung ini berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan masih berstatus aktif sebagai gunung berapi. Letusan terakhir terjadi pada November 2016 silam. Keindahan gunung vulkanik Kerinci dapat dinikmati oleh para pendaki yang telah mencapai puncak. 

7. Gunung Kerinci - Pegunungan Bukit Barisan

Sebelum menaklukan Puncak Cartenz, para pendaki harus terlebih dahulu mencoba jalur pendakian di Gunung Kerinci sebagai puncak tertinggi di Pulau Sumatra. Gunung Kerinci dengan ketinggian 3.805 meter ini menjadi gunung berapi aktif tertinggi di Indonesia.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segini Biaya Fantastis untuk Bisa Mendaki ke Puncak Carstensz Papua

Segini Biaya Fantastis untuk Bisa Mendaki ke Puncak Carstensz Papua

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 17:42 WIB

Duka di Puncak Cartenz: Jenazah Lilie Wijayanti Akan Dipulangkan ke Jakarta

Duka di Puncak Cartenz: Jenazah Lilie Wijayanti Akan Dipulangkan ke Jakarta

Video | Senin, 03 Maret 2025 | 17:00 WIB

Asal Usul Lilie Wijayanti Korban Meninggal di Puncak Carstensz Dipanggil Mamak Pendaki

Asal Usul Lilie Wijayanti Korban Meninggal di Puncak Carstensz Dipanggil Mamak Pendaki

Lifestyle | Senin, 03 Maret 2025 | 12:28 WIB

Terkini

Kenapa Wangi Parfum Cepat Hilang? Ini 7 Tips agar Aromanya Tahan Seharian

Kenapa Wangi Parfum Cepat Hilang? Ini 7 Tips agar Aromanya Tahan Seharian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:24 WIB

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, Anggota DPR Minta BGN Evaluasi Menu

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, Anggota DPR Minta BGN Evaluasi Menu

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:22 WIB

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:18 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?

Mengejar DP Rumah vs Beli Pengalaman: Mengapa Gen Z Memilih Realistis?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

×