Viral Fosil Kerang di Gunung, Benarkah Bukti Banjir Nuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Farah Nabilla

Rabu, 05 Maret 2025 | 14:05 WIB
Viral Fosil Kerang di Gunung, Benarkah Bukti Banjir Nuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi kerang (Shutterstock).

Suara.com - Penemuan fosil kerang di pegunungan sering kali menimbulkan pertanyaan: bagaimana mungkin organisme laut dapat ditemukan di ketinggian yang jauh dari laut?

Sebuah unggahan warganet X bahkan menuai perdebatan lantaran ia mengaitkannya dengan kisah Nabi Nuh yang membuat kapal di atas gunung.

"FAKTA ANEH, ditemukan kulit kerang biota laut dipegunungan tinggi. Versi 1 : Big bang. Versi 2 : Noah Flood (Alquran) Saya lebih percaya versi 2 (Al-Qur'an). Bhw banjir besar di zaman Nabi Nuh memang benar2 terjadi," demikian cuitan dari akun @/SumandoGaek.

Kontan, cuitan ini ramai menjadi kontroversi karena sebenarnya penemuan fosil di pegunungan ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

Fenomena ini sebenarnya memberikan wawasan berharga tentang sejarah geologis Bumi dan dinamika pergerakan lempeng tektonik.

Proses Geologis di Balik Penemuan Fosil Laut di Pegunungan

Fosil kerang dan organisme laut lainnya yang ditemukan di pegunungan merupakan bukti bahwa wilayah tersebut dulunya berada di bawah permukaan laut. Seiring waktu, melalui proses geologis seperti pergerakan lempeng tektonik, dasar laut tersebut terangkat menjadi daratan atau bahkan pegunungan.

Sebagai contoh, wilayah pegunungan di tengah Papua diduga terbentuk akibat tabrakan antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Australia sekitar 15 juta tahun lalu. Tabrakan ini menyebabkan dasar laut terangkat, membentuk pegunungan yang kita kenal saat ini.

Hal serupa terjadi pada Pegunungan Himalaya, termasuk Gunung Everest. Fosil-fosil laut yang ditemukan di area tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut dulunya adalah dasar laut yang terangkat akibat pergerakan lempeng tektonik. 

baca juga

Pendapat Ahli Mengenai Penemuan Fosil Laut di Pegunungan

Para ahli geologi menjelaskan bahwa pergerakan lempeng tektonik memainkan peran kunci dalam fenomena ini. Ketika lempeng samudra dan lempeng benua bertabrakan, lempeng samudra yang lebih berat akan menyusup ke bawah lempeng benua, menyebabkan dasar laut terangkat dan membentuk pegunungan. 

Selain itu, penelitian di kawasan Bukit Danau Emfote, Papua, menemukan fosil kerang laut yang menguatkan teori bahwa wilayah tersebut pada masa lalu adalah laut. 

Penemuan fosil kerang di pegunungan bukanlah hal yang aneh dalam konteks geologi. Fenomena ini mencerminkan dinamika Bumi yang terus berubah akibat pergerakan lempeng tektonik. Penemuan fosil ini juga bisa menjadi sejarah geologis suatu wilayah dan perubahan lingkungan yang terjadi selama jutaan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Rayakan Ultah Ayah, Putri Fiersa Besari Sampai Tak Mau Tidur

Ingin Rayakan Ultah Ayah, Putri Fiersa Besari Sampai Tak Mau Tidur

Entertainment | Selasa, 04 Maret 2025 | 10:01 WIB

Baja Gulungan RI Bakal Banjiri Pasar Eropa

Baja Gulungan RI Bakal Banjiri Pasar Eropa

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2025 | 21:35 WIB

Gunung Parung Berapa MDPL? Firdaus Oiwobo Bangga Tunjukkan Lokasi Tanahnya Ribuan Hektar

Gunung Parung Berapa MDPL? Firdaus Oiwobo Bangga Tunjukkan Lokasi Tanahnya Ribuan Hektar

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:52 WIB

Petaka Gunung Gede Terus Meroket, Tembus 2 Juta Penonton dalam 2 Minggu!

Petaka Gunung Gede Terus Meroket, Tembus 2 Juta Penonton dalam 2 Minggu!

Your Say | Kamis, 20 Februari 2025 | 13:41 WIB

Gunung Parung Punya Siapa? Menguak Klaim Kepemilikan Firdaus Oiwobo

Gunung Parung Punya Siapa? Menguak Klaim Kepemilikan Firdaus Oiwobo

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 16:43 WIB

Halo Firdaus Oiwobo, Ini Lho Perbedaan Gunung dan Bukit

Halo Firdaus Oiwobo, Ini Lho Perbedaan Gunung dan Bukit

Entertainment | Rabu, 19 Februari 2025 | 15:59 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×