Punya Sejarah Tersembunyi, Ini 7 Fakta Tradisi Sapu Koin di Indramayu saat Musim Mudik

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 28 Maret 2025 | 18:14 WIB
Punya Sejarah Tersembunyi, Ini 7 Fakta Tradisi Sapu Koin di Indramayu saat Musim Mudik
Tradisi Nyapu Koin di Sekitar Jembatan Sewo Indramayu, Pantura (TikTok/edy.ancurtytv)

Suara.com - Ada yang unik dari tradisi mudik menjelang Lebaran yang diperingati oleh para warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yakni sapu koin.

Sapu koin ternyata telah menjadi tradisi yang turun temurun, tetapi baru-baru ini kembali viral usai menuai sensasi karena punya keunikan tersendiri.

Tradisi sapu koin juga memiliki sejarah yang melatarbelakangi pelaksanaannya dari tahun ke tahun.

Viralnya tradisi sapu koin berkat konten-konten yang berseliweran di TikTok baru-baru ini. Adapun muncul sebuah konten yang menampilkan beberapa warga Indramayu berjejer di jalanan Jalur Pantura membawa sapu untuk mencari koin yang berserakan.

Konten tersebut menjadi sensasi lantaran menyertakan sedikit teka-teki agar audiens yang menonton bisa menebak di mana fenomena tersebut terjadi.

"Kalau ada penyapu koin, udah ada di mana ges?," tulis keterangan di dalam video.

Warganet yang menonton video langsung paham bahwa fenomena sapu koin tersebut adalah pemandangan yang biasa di Indramayu.

Sayangnya, tak sedikit warganet yang miris dengan tradisi tersebut.

"Gue orang Indramayunya aja malu," tulis seorang warganet.

baca juga

"Malu ih Indramayu," timpal warganet lain dengan komentar senada.

Beberapa di antara warganet menilai bahwa tradisi tersebut menimbulkan banyak kerugian, terutama terkait dengan keselamatan pengendara.

"Maaf om tradisi yang nyusahin pas taun baru sempet oleng gara-gara sapunya tiba-tiba ke tengah," papar warganet lain yang mengaku dari Indramayu.

Terlepas dari berbagai kontroversi dan sensasi yang ditimbulkan, tradisi sapu koin di Indramayu memiliki sejarah yang mendalam.

Berikut fakta tradisi sapu koin di Indramayu.

Para penyapu memilih lokasi tertentu

Para penyapu koin yang berkumpul di bahu jalan tak sembarang memilih lokasi tertentu. Mereka memilih lokasi Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jalur Pantura, Jawa Barat.

Lokasi tersebut dipilih karena punya mitos dan sejarah yang menyelingkupi salah satu bagian Jalur Pantura itu.

Koin dilemparkan oleh pengendara

Koin tersebut dilemparkan oleh para pengendara yang melalui jalur Jembatan Sewo. Usut punya usut, ada kepercayaan masyarakat lokal yang meyakini bahwa siapa yang melemparkan koin di sepanjang jalan tersebut akan memperoleh keberuntungan.

Warga sekitar percaya bahwa jika koin jatuh ke jembatan dan disapu oleh arus aliran sungai, maka akan ada keberuntungan menanti.

Memakai sapu dan peralatan khusus

Tradisi menyapu koin tersebut tak sembarang dilakukan lantaran memerlukan sapu khusus. Warga lokal umumnya menyediakan sapu yang bisa dibeli seharga Rp10 ribu tiap buahnya.

Selain sapu, ada beberapa alat seperti ember untuk mengumpulkan koin-koin yang berhasil disapu.

Bisa raup untung hingga setengah juta

Semakin mendekati waktu mudik, maka pengendara yang melewati jalur tersebut dan melempar koin semakin banyak.

Banyaknya pengendara yang lewat menjadi sumber berkat bagi para penyapu koin. Seorang penyapu koin bisa memperoleh keuntungan hingga Rp500 ribu perharinya.

Dilatarbelakangi oleh mitos rakyat

Ada satu mitos rakyat yang membuat para pengendara meyakini bahwa koin yang mereka lempar akan mendatangkan keberuntungan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM), tradisi sapu koin muncul karena adanya cerita tentang Saedah dan Saeni.

Saedah dan Saeni adalah dua figur yang ditakuti oleh masyarakat sekitar. Mereka adalah sepasang pengemis kakak beradik yang menjelma sebagai buaya dan berkeliaran di perairan Jembatan Sewo.

Bisa membahayakan

Tradisi sapu koin menjadi berkat bagi beberapa, tetapi menjadi sumber bahaya bagi orang lain. Penyapu koin yang berkumpul di bahu jalan kadang menjadi penghalang bagi pengendara yang tak jarang terkena sapu.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo dalam keterangannya yang dikutip Jumat (28/3/2025) menjelaskan tradisi ini kerap membahayakan pengendara dan polisi harus turun tangan untuk melakukan penertiban.

Pemerintah sempat ingin stop

Senada dengan Ari, Kapolsek Sukra, IPDA Nanang Dasuki juga menegaskan sapu koin membahayakan pengguna jalan.

Nanang kepada wartawan, Senin (24/3/2025) mengungkap bahwa pihaknya dan pemerintah telah memberikan santunan ke penyapu koin agar berhenti melakukan tradisi itu.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Pulkam? 50 Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2025 yang Penuh Doa Baik

Siap Pulkam? 50 Ucapan Selamat Mudik Lebaran 2025 yang Penuh Doa Baik

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:54 WIB

Jaga Perasaan, Ini 5 Topik Basa-basi yang Baiknya Dihindari saat Silaturahmi Lebaran

Jaga Perasaan, Ini 5 Topik Basa-basi yang Baiknya Dihindari saat Silaturahmi Lebaran

Lifestyle | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:29 WIB

Lebaran Perdana era Prabowo Hambar: Ekonomi Lesu, Uang Beredar Turun dan Jumlah Pemudik Turun

Lebaran Perdana era Prabowo Hambar: Ekonomi Lesu, Uang Beredar Turun dan Jumlah Pemudik Turun

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:22 WIB

Dari Sejuta Lebih Kursi, 70 Persen Tiket Kereta Keberangkatan 21 Maret-11 April dari Jakarta Terjual

Dari Sejuta Lebih Kursi, 70 Persen Tiket Kereta Keberangkatan 21 Maret-11 April dari Jakarta Terjual

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:10 WIB

Meluber di Stasiun Pasar Senen di Hari Puncak Arus Mudik, Okupansi Pemudik Tembus 107 Persen

Meluber di Stasiun Pasar Senen di Hari Puncak Arus Mudik, Okupansi Pemudik Tembus 107 Persen

News | Jum'at, 28 Maret 2025 | 17:08 WIB

Terkini

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Undertale Genap 10 Tahun, Dunia Game Legendaris Ini Kembali Hidup Lewat Orkestra

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Ulasan Novel Akan Kulintasi Dunia Untukmu: Surat yang Menjembatani Dua Masa

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:00 WIB

×