Benarkah Daun Tidak Bergerak Saat Salat Idul Fitri? Ini Penjelasannya

Ruth Meliana Suara.Com
Senin, 31 Maret 2025 | 16:25 WIB
Benarkah Daun Tidak Bergerak Saat Salat Idul Fitri? Ini Penjelasannya
ilustrasi daun (Freepik/wirestock)

Suara.com - Pernahkah kamu mendengar ungkapan bahwa daun tidak bergerak saat salat Idul Fitri? Ungkapan ini mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya mengandung makna yang lebih dalam.

Secara ilmiah, fenomena ini tidak memiliki dasar yang jelas, tetapi jika ditelusuri lebih jauh, ungkapan ini lebih bersifat simbolis dan berkaitan dengan suasana yang tercipta pada hari raya Idul Fitri.

1. Makna Simbolis dalam Budaya

ilustrasi daun (Freepik/jcomp)
ilustrasi daun (Freepik/jcomp)

Dalam budaya masyarakat Indonesia dan beberapa negara lain, Idul Fitri adalah hari yang sakral dan penuh kedamaian. Banyak orang percaya bahwa pada hari yang penuh berkah ini, alam pun ikut merasakan ketenangan. Ungkapan bahwa "daun-daun tidak bergerak" mencerminkan ketenangan dan kedamaian yang meliputi suasana Idul Fitri.

Pada hari tersebut, umat Muslim merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Mereka saling memaafkan, berkumpul dengan keluarga, dan merayakan dengan penuh kegembiraan.

Makna simbolis ini juga menunjukkan betapa besarnya pengaruh hari raya terhadap lingkungan sekitar. Seolah-olah, bukan hanya manusia yang merasakan suasana damai, tetapi juga alam di sekitar mereka. Hal ini menciptakan gambaran bahwa dunia menjadi lebih tenang dan damai, bahkan sampai ke titik di mana daun-daun pun tampak tak bergerak.

2. Faktor Cuaca dan Alam

ilustrasi cuaca cerah (Freepik/jannoon028)
ilustrasi cuaca cerah (Freepik/jannoon028)

Dari sudut pandang ilmiah, pergerakan daun sangat bergantung pada angin. Jika angin bertiup kencang, daun-daun akan bergerak dengan jelas.

Sebaliknya, jika udara tenang, daun-daun akan tampak diam. Beberapa daerah di Indonesia memang mengalami cuaca yang lebih tenang saat Idul Fitri, terutama karena hari raya ini sering jatuh di musim kemarau atau peralihan antara musim hujan dan kemarau. Pada saat itu, kecepatan angin cenderung lebih rendah dibandingkan musim penghujan.

Baca Juga: Hukum Ziarah Kubur saat Lebaran Menurut Ulama, Boleh atau Tidak?

Namun, bukan berarti ini terjadi setiap tahun. Pergerakan daun tetap bergantung pada kondisi cuaca setempat. Jika Idul Fitri jatuh pada hari yang berangin, tentu daun-daun akan tetap bergerak. Oleh karena itu, ungkapan ini lebih bersifat kiasan daripada fenomena yang selalu terjadi.

3. Suasana Kota yang Sepi

ilustrasi kota sepi (Freepik/mrsiraphol)
ilustrasi kota sepi (Freepik/mrsiraphol)

Salah satu alasan mengapa ungkapan ini begitu melekat adalah suasana kota yang berubah drastis saat Idul Fitri. Di banyak kota besar, aktivitas masyarakat menurun karena banyak orang pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Jalanan yang biasanya ramai menjadi sepi, suara kendaraan berkurang, dan suasana pun terasa lebih hening.

Ketika suasana menjadi lebih tenang, orang-orang yang terbiasa dengan hiruk-pikuk kota bisa merasakan perbedaan yang sangat mencolok. Heningnya suasana ini mungkin membuat mereka merasa seakan-akan segala sesuatu di sekitar mereka, termasuk daun-daun, berhenti bergerak.

4. Nilai Filosofis dari Ungkapan Ini

ilustrasi merayakan Idul Fitri (Freepik)
ilustrasi merayakan Idul Fitri (Freepik)

Ungkapan bahwa "daun-daun tidak bergerak saat Idul Fitri" juga bisa dimaknai sebagai ajakan untuk merenung. Idul Fitri adalah momen refleksi, di mana manusia diharapkan untuk membersihkan hati, meminta maaf, dan kembali kepada fitrah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI