Berkaca dari Kejadian Arif Muhammad 'Mak Beti', Ini Adab saat Berada di Tanah Suci

Nur Khotimah

Minggu, 20 April 2025 | 14:57 WIB
Berkaca dari Kejadian Arif Muhammad 'Mak Beti', Ini Adab saat Berada di Tanah Suci
Dok. Jemaah haji melakukan tawaf. [MCH 2024/Chandra Iswinarno]

Suara.com - Viral kabar selebgram Arif Muhammad atau Mak Beti mendadak jatuh sakit ketika menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Kondisi ini dialaminya setelah membuat konten mengeluhkan hotel yang tidak ada arah kiblat.

"Di Indonesia aja ada lho di tiap hotel tanda arah kiblatnya. Udah aku cariin di laci-laci, di lemari, di meja-meja sini itu enggak ada. Masa kayak gini kamarnya? Kalau aku lagi sakit atau Dita lagi sakit mau salat, ngarah ke mana? Enggak ada arah kiblatnya," kata Arif Muhammad dalam videonya, dilansir pada Minggu (20/4/2025).

Warganet lantas mengaitkan sakitnya Arif karena bercanda soal arah kiblat. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya sakit lantaran tidak menjaga pola makan. Atas dasar ini, adab saat sedang di Tanah Suci ikut disorot.

Syekh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad al-Badr pernah menuliskan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat tengah berada di Tanah Suci. Berikut poin-poinnya soal adab tersebut yang dikutip dari laman Almanhaj.

1. Salat di Masjid Nabawi

Seseorang yang berada di Kota Madinah hendaknya bersemangat untuk ikut melakukan salat di Masjid Nabawi. Diriwayatkan bahwa menunaikan ibadah salat di masjid tersebut pahalanya 1000 kali lipat.

صَلاةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ

Artinya: "Sholat di masjidku ini lebih baik daripada 1.000 kali sholat di masjid lain selain Masjidil Haram." (HR. Al Bukhari dan Muslim)

2. Menjadi Seorang Teladan

baca juga

Muslim yang berada di Madinah diharapkan menjadi teladan dalam kebaikan. Pasalnya, kota ini merupakan Tanah Suci yang memancarkan cahaya kebaikan. Bahkan, hal ini disebarkan ke seluruh penjuru dunia.

Oleh karena itu, siapapun yang berkesempatan ke Madinah dapat menjadi suri teladan yang baik. Jadi, saat kembali ke negaranya akan membawa kesan positif serta bisa mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut.

3. Ingatlah sedang Berada di Tempat Baik

Seseorang perlu mengingat bahwa dirinya sedang berada di sebuah tempat yang baik. Pastikan untuk tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan perilaku Rasulullah SAW atau mengundang murka Allah SWT.

4. Tidak Melakukan Maksiat

Bagi seseorang yang diberi kesempatan untuk menetap di Madinah, sebaiknya berhati-hati agar jangan sampai melakukan perbuatan bid'ah dan maksiat. Bahkan, melindungi pelakunya, karena ini termasuk laknat.

الْمَدِينَةُ حَرَمٌ ، فَمَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا، أَوْ آوَى مُحْدِثًا، فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ، لَا يَقْبَلُ اللَّهُ مِنْهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ صَرْفًا وَلا عَدْل

Artinya: "Kota Madinah adalah Tanah Suci, maka barang siapa yang melakukan perbuatan bid'ah dan maksiat atau melindungi pelakunya maka baginya laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya. Pada hari kiamat nanti tidak diterima darinya amalan wajib maupun sunnah." (HR. Muslim)

5. Tidak Mencabut Tumbuhan atau Berburu Hewan

Selain itu, tidak dianjurkan bagi siapapun untuk memotong tumbuh-tumbuhan atau memburu binatang di Tanah Suci. Adab ini berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW, di mana ia pernah bersabda sebagai berikut:

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِينَةَ مَابَيْنَ لاَبَتَيْهَا لَا يُقْطَعُ عِضَاهُهَا، وَلا يُقْتَلُ صَيْدُهَا

Artinya: "Sesungguhnya Nabi Ibrahim menjadikan Kota Makkah sebagai kota haram, dan sesungguhnya aku menjadikan Madinah sebagai kota yang haram antara dua bebatuan hitam, pepohonannya tidak boleh dipotong dan binatangnya tidak boleh diburu." (HR Muslim dari hadits Jabir)

6. Sabar

Seseorang yang berada di Madinah juga harus banyak bersabar atas berbagai musibah, seperti kesulitan ekonomi. Hal tersebut berdasarkan hadits Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:

لَا يَصْبِرُ عَلَى لَأْوَاءِ الْمَدِينَةِ وَشِدَّتِهَا أَحَدٌ مِنْ أُمَّتِي، إِلَّا كُنْتُ لَهُ شَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَوْ شَهِيدًا

Artinya: "Tidaklah seorang di antara umatku bersabar akan rasa lapar dan kerasnya Madinah, melainkan aku akan menjadi pemberi syafaat (saksi) pada hari Kiamat."

Dalam kitab Shahih Muslim pula dikisahkan Abu Sa'id Maula al-Mahri datang kepada Abu Sa'id Al-Khudri yang meminta pendapat dari Madinah karena harga barang-barang mahal. Lalu, tanggungan keluarganya yang banyak.

Ia mengabarkan bahwa sudah tidak mampu bersabar akan sulitnya hidup di Madinah. Abu Said Al-khudri pun menasihatinya dengan mengatakan "Celaka engkau!! Aku tidak menganjurkan untuk keluar dari Madinah. Bersabarlah."

7. Tidak Menyakiti atau Mengganggu

Saat sedang berkunjung ke Tanah Suci juga dipastikan tidak mengganggu atau menyakiti orang lain. Pasalnya, perilaku ini di manapun hukumnya haram. Namun, jika menyakiti di Madinah itu keharamannya lebih keras lagi.

Larangan mengganggu orang lain di Tanah Suci pernah diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya. Ia menuliskan perkataan dari Abu Hurairah yang menyebut bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda:

مَنْ أَرَادَ أَهْلَ هَذِهِ الْبَلْدَةِ بِسُوءٍ أَذَابَهُ اللَّهُ كَمَا يَذُوبُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ

Artinya: "Barang siapa yang merencanakan keburukan bagi penduduk kota ini (Madinah) maka Allah akan jadikan keburukannya itu lebur sebagaimana garam lebur dalam air."

8. Tidak Bersikap Sombong

Jika bersikap sombong karena berstatus sebagai penduduk Madinah, namun tidak memiliki amalan salih, maka hal itu menjadi tak bermanfaat. Malah, fakta tersebut justru akan menjadi sebuah keburukan baginya.

Imam Malik pernah meriwayatkan dalam kitab Al-Muwatha' mengatakan soal kesucian suatu tempat tidak membuat seseorang menjadi suci. Ia menyatakan bahwa Salman al-Farisi pernah berkata perihal itu sebagai berikut:

إِنَّ الأَرْضَ لاَ تُقَدِّسُ أَحَدًا وَإِنَّمَا يُقَدِّسُ الإِنْسَانَ عَمَلُهُ

Artinya: "Sesungguhnya tempat itu tidak membuat orang menjadi suci, namun yang meyucikan seseorang adalah amalannya."

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jatuh Sakit usai Bercanda Arah Kiblat di Makkah, Adab Arif Muhammad Digunjing

Jatuh Sakit usai Bercanda Arah Kiblat di Makkah, Adab Arif Muhammad Digunjing

Entertainment | Sabtu, 19 April 2025 | 19:57 WIB

Perantara Melalui Sang Dewantara: Akar Pendidikan dan Politik Bernama Adab

Perantara Melalui Sang Dewantara: Akar Pendidikan dan Politik Bernama Adab

Your Say | Jum'at, 18 April 2025 | 20:36 WIB

Mak Beti Sakit Saat Umrah, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit hingga Merasa Ajalnya Dekat

Mak Beti Sakit Saat Umrah, Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit hingga Merasa Ajalnya Dekat

Entertainment | Kamis, 10 April 2025 | 17:15 WIB

Terkini

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas  Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

BRI Peduli Dorong Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas Dengan Bekali 90 Peserta di Makassar

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Indonesia Menang 9-2, Mitchell Baker Samai Rekor Dua Legenda Gareng dan Iswadi Idris

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06 WIB

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

FMLK Dukung Perampasan Aset, tapi Minta Kewenangan Negara Dibatasi dan Diawasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Dukung Kewirausahaan, BRI Peduli Latih 90 Penyandang Disabilitas di Makassar

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:03 WIB

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

RUU Perampasan Aset Dibahas, PERMAHI Dorong Penilaian Aset Objektif dan Proporsional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:00 WIB

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

BRI KPR Solusi Buka Akses Hunian Terjangkau Lewat Platform Digital

Bri | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

Mahasiswa Minta RUU Perampasan Aset Lindungi Pihak Ketiga yang Beritikad Baik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Jay Idzes Ikut Pesta di SUGBK, Momen Video Call dengan Ragnar Bikin Haru

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

Mahasiswa Ikut Bahas RUU Perampasan Aset di DPR: Illicit Enrichment Tak Wajib Diadopsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×