Wetonmu Apa? Cek Nasib Pernikahanmu Menurut Primbon Jawa di Sini

M. Reza Sulaiman

Kamis, 24 April 2025 | 17:00 WIB
Wetonmu Apa? Cek Nasib Pernikahanmu Menurut Primbon Jawa di Sini
Cara Hitung Hari Baik untuk Menikah Menurut Primbon Jawa (freepik)

Suara.com - Dalam tradisi Jawa, ada penghitungan hari baik untuk menikah. Masyarakat Jawa mengandalkan primbon untuk menghitungnya. 

Primbon merupakan kitab atau kumpulan pengetahuan tradisional Jawa yang berisi berbagai ramalan, perhitungan, dan petunjuk hidup berdasarkan ilmu titen (pengamatan leluhur terhadap alam, waktu, dan perilaku manusia).

Primbon dulu dijadikan pedoman hidup oleh masyarakat Jawa, khususnya untuk mengambil keputusan penting. Sekarang, walau tidak semua orang mengikutinya secara mutlak, masih banyak yang menggunakan Primbon sebagai bagian dari tradisi dan kearifan lokal.

Isi Primbon secara umum meliputi:

  • Weton dan Neptu – untuk hitungan jodoh, hari baik menikah, dll.
  • Hari baik & buruk – menentukan waktu tepat untuk kegiatan penting: menikah, pindah rumah, bertani, dll.
  • Firasat dan mimpi – tafsir mimpi dan pertanda dari kejadian sehari-hari.
  • Watak manusia – berdasarkan hari kelahiran, weton, bentuk tubuh, dll.
  • Nama bayi – mencari nama yang dianggap membawa hoki.
  • Ilmu keberuntungan dan tolak bala – seperti rajah, doa-doa, dan laku tirakat.

Cara Menentukan Hari Baik untuk Menikah Menurut Primbon Jawa

Dalam primbon, menghitung hari baik untuk menikah disebut "nento dino apik" atau menentukan hari baik. Perhitungannya cukup kompleks karena melibatkan weton kedua calon mempelai, serta penanggalan Jawa, termasuk hari pasaran dan neptu. 

Berikut langkah-langkah sederhananya:

1. Tentukan Weton Kedua Calon Mempelai

Weton adalah gabungan hari (Senin, Selasa, dst.) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

baca juga

Contoh:

  • Calon suami: Kamis Wage
  • Calon istri: Selasa Kliwon

2. Hitung Jumlah Neptu

Setiap hari dan pasaran punya nilai (neptu). Berikut nilai neptu untuk hari.

  • Minggu: 5
  • Senin: 4
  • Selasa: 3
  • Rabu: 7
  • Kamis: 8
  • Jumat: 6
  • Sabtu: 9

Kemudian, berikut nilai neptu untuk pasaran.

  • Legi: 5
  • Pahing: 9
  • Pon: 7
  • Wage: 4
  • Kliwon: 8

Contoh:

  • Kamis Wage = 8 + 4 = 12
  • Selasa Kliwon = 3 + 8 = 11
  • Total neptu = 12 + 11 = 23

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Rongsokan Bikin Macet, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Auto Ikut Dorong

Mobil Rongsokan Bikin Macet, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Auto Ikut Dorong

News | Rabu, 23 April 2025 | 18:52 WIB

Cara Hitung Hari Baik untuk Beli Mobil Menurut Primbon Jawa dan Saran Mereknya

Cara Hitung Hari Baik untuk Beli Mobil Menurut Primbon Jawa dan Saran Mereknya

Lifestyle | Rabu, 23 April 2025 | 17:50 WIB

Bertemu Tukang Kerupuk Tuna Netra, Dedi Mulyadi Beli Dagangannya Rp 400 ribu

Bertemu Tukang Kerupuk Tuna Netra, Dedi Mulyadi Beli Dagangannya Rp 400 ribu

News | Rabu, 23 April 2025 | 07:52 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×