Luna Maya Lebih Pilih Sunblock yang Tinggalkan Noda Putih di Muka: Bikin White Cast tapi Aman

Senin, 26 Mei 2025 | 18:44 WIB
Luna Maya Lebih Pilih Sunblock yang Tinggalkan Noda Putih di Muka: Bikin White Cast tapi Aman
Luna Maya (Instagram)

Suara.com - Aktris sekaligus model Luna Maya mengaku lebih memilih menggunakan sunblock jenis physical untuk melindungi kulitnya dari paparan sinar matahari.

Meskipun sunblock jenis physical akan meninggalkan bekas putih di wajah, atau white cast, Luna Maya tidak masalah karena produk jenis tersebut dinilai lebih aman dibanding sunblock chemical.

"Aku nggak mau yang chemical. (Gunakan yang) physical. Kan sunblock itu ada physical, ada chemical," tutur istri aktor Maxime Bouttier, dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab pada Senin, 26 Mei 2025.

"Kalo chemical itu dia yang biasanya no white cast, jadi dia nyerap ke dalam tuh. Kalo yang physical biasanya yang ada white cast, jadi cuman di depan doang," sambungnya.

Perempuan 41 tahun itu mengklaim bahwa sunblock physical tidak berbahaya seperti sunblock chemical yang menyerap ke dalam kulit.

"Memang (white cast), tapi lebih aman. Yang tinted aja cari. Jadi orang pada bilang, kok white cast, ya memang. Tapi kalau mau yang physical memang pasti ada white cast-nya," pungkasnya.

Berdasarkan laman Alodokter, sunblock terbagi menjadi tiga jenis yakni physical, chemical, dan hybrid. Berikut penjelasannya:

1. Physical Sunblock

Physical sunblock, atau yang dikenal juga mineral sunblock, merupakan tabir surya yang bekerja layaknya tameng penghalang sinar UV supaya tidak menembus ke dalam kulit.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Body Serum dengan SPF, Melindungi Kulit agar Tidak Belang

Contoh produk yang termasuk physical sunblock antara lain titanium dioxcide dan zinc oxide.

Kelebihan dari physical sunblock:

- Aman dann efektif melindungi dari paparan langsung sinar matahari
- Dapat digunakan oleh segala usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa
- Aman diaplikasikan pada kulit sensitif serta kering
- Tidak menyumbat pori-pori sehingga tidak menyebabkan jerawat
- Memberi perlindungan langsung setelah diaplikasikan

Kekurangan dari physical sunblock:

- Tekstur lebih tebal dan meninggalkan noda putih atau shite cast
- Tidak cocok pada kulit berjerawat atau kombinasi
- Mudah hilang ketika berkeringat
- Perlu diaplikasikan berulang ketika terhapus

2. Chemical Sunblock

Chemical sunblock bekerja di bawah kulit dengan menyerang sinar UV dan mengubahnya menjadi panas supaya tidak masuk ke lapisan kulit lebih dalam.

Contoh dari bahan chemical sunblock oxybenzone, avobenzone, actinoxate, octocrylene, octisalate dan ecamsule.

Kelebihan chemical sunblock:

- Terbukti efektif melindungi kulit dari bahaya paparan sinar UV
- Teksturnya lebih ringan dan tidak menimbulkan noda putih
- Tahan air dan keringat
- Tersedia dalam berbagai bentuk, seperti lotion, stick atau spray

Kekurangan chemical sunblock:

- Berisiko menyebabkan reaksi alergi dan iritasi, terutama pada kulit sensitif
- Memicu maupun memperburuk gejala sakit kulit melasma atau rosacea
- Perlu menunggu 20 hingga 30 menit untuk menyerap sempurna dan siap bekerja
- Tidak disarankan digunakan saat akan menyelam di laut karena dapat merusak terumbu karang

3. Hybrid Sunblock

Hybrid sunblock adalah inovasi baru yang semakin populer di dunia kecantikan. Tabir surya ini menggabungkan manfaat dari sunblock fisik dan kimia, sehingga cocok digunakan oleh pemilik kulit berjerawat dan kombinasi.

Namun, efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kombinasi bahan aktif dari kedua jenis tabir surya dapat menyebabkan perlindungannya berkurang setelah dua jam pemakaian.

Karena itu, hybrid sunblock kurang ideal bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

Mana tipe sunblock yang lebih aman digunakan?

Setelah memahami perbedaannya, kamu mungkin merasa bingung dalam memilih sunblock yang tepat. Dari segi keamanan dan efektivitas, physical sunblock bisa menjadi pilihan terbaik karena memiliki risiko jangka panjang yang lebih kecil.

Namun, bukan berarti chemical dan hybrid sunblock tidak layak digunakan. Kedua jenis ini juga tetap efektif dalam melindungi kulit dari sinar matahari. Hal paling penting adalah memilih sunscreen yang sesuai dengan kondisi kulit dan kebutuhanmu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?