Catatkan Rekor, Inilah Kampus Paling Berkelanjutan di Dunia Selama 4 Tahun Berturut-Turut

Vania Rossa

Kamis, 19 Juni 2025 | 17:28 WIB
Catatkan Rekor, Inilah Kampus Paling Berkelanjutan di Dunia Selama 4 Tahun Berturut-Turut
Western Sydney University (dok. WSU)

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran global akan pentingnya pembangunan berkelanjutan, institusi pendidikan tinggi dituntut untuk berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan inklusif.

Tidak hanya sebagai pusat ilmu pengetahuan, kampus juga diharapkan menjadi pelopor perubahan dalam berbagai aspek, mulai dari riset, kurikulum, hingga operasional ramah lingkungan.

Salah satu contoh nyata komitmen ini datang dari Australia, di mana Western Sydney University (WSU) kembali mencetak sejarah di panggung internasional.

Pada tahun 2025 ini, Western Sydney University berhasil mempertahankan posisinya sebagai universitas paling berkelanjutan di dunia versi Times Higher Education (THE) Impact Rankings untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Di antara lebih dari 2.300 institusi pendidikan tinggi dari seluruh dunia yang telah dievaluasi, kampus ini berhasil menduduki posisi teratas.

THE Impact Rankings sendiri merupakan standar internasional terkemuka dalam menilai kemajuan institusi pendidikan tinggi berdasarkan aspek sosial dan lingkungan.

Penilaian ini memberikan penghargaan atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup, mendorong kesetaraan, serta mempromosikan keberlanjutan baik di Australia maupun di berbagai wilayah lainnya melalui kehadiran kampus internasional, termasuk di Surabaya, Indonesia.

“Western Sydney University adalah universitas yang progresif, inklusif, dan berorientasi global, mencerminkan keberagaman komunitas.” ujar Vice-Chancellor and President, Distinguished Professor George Williams AO.

“Pengakuan tingkat dunia ini sekaligus menunjukkan makin luasnya jangkauan dan pengaruh universitas di kawasan seperti Indonesia,” lanjutnya.

baca juga

Berbeda dari pemeringkatan universitas pada umumnya yang lebih berfokus pada reputasi akademik, THE Impact Rankings menilai kontribusi nyata institusi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa – yang mencakup aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi.

“Western Sydney University menunjukkan kepada dunia bagaimana universitas dapat menjadi penggerak perubahan,” ujar Professor Williams.

“Semakin banyak pihak menyerukan agar institusi pendidikan tinggi tidak hanya menjadi penyedia Pendidikan, tapi juga mengambil peran aktif dalam menghadapi berbagai tantangan global dan inilah yang saat ini sedang kami lakukan,” katanya lagi.

Western Sydney University menjalin kolaborasi lintas negara dengan institusi dan masyarakat di Australia dan di sejumlah negara lainnya seperti Indonesia, Vietnam, dan India, dalam mewujudkan 17 Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pendekatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Pemeringkatan ini mengevaluasi sejauh mana institusi pendidikan tinggi mampu menunjukkan kemajuan nyata dalam pencapaian SDGs, seperti kesetaraan gender, akses energi bersih, pengurangan kesenjangan, dan pembangunan kota berkelanjutan, semuanya sejalan dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia.

Selain meraih peringkat 1 secara keseluruhan di dunia, Western Sydney University juga mencatatkan pencapaian top-10 global dalam berbagai kategori SDG berikut:

  • Peringkat 4 Dunia – SDG 15: Ekosistem Daratan
  • Peringkat 7 Dunia – SDG 5: Kesetaraan Gender
  • Peringkat 8 Dunia – SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim & SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
  • Peringkat 9 Dunia – SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan
  • Peringkat 10 Dunia – SDG 14: Ekosistem Lautan & SDG 7: Energi Bersih dan Terjangkau

Pengakuan ini menjadi momentum penting bagi komunitas global Western Sydney University, termasuk mahasiswa, alumni, dan mitra di Indonesia.

Seiring dengan hadirnya Western Sydney University di Indonesia, pencapaian global ini menjadi momentum untuk mengundang lebih banyak mahasiswa, institusi, dan berbagai pihak agar turut berkontribusi dalam membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan melalui pendidikan berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menghidupkan Kembali Tanaman Apotek Hidup: Menanam Obat, Menjaga Lingkungan

Menghidupkan Kembali Tanaman Apotek Hidup: Menanam Obat, Menjaga Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 19 Juni 2025 | 11:20 WIB

UGM Dorong Inovasi Kampus Berbasis Ekspor Digital untuk Jawab Tantangan Industri

UGM Dorong Inovasi Kampus Berbasis Ekspor Digital untuk Jawab Tantangan Industri

Lifestyle | Jum'at, 13 Juni 2025 | 15:23 WIB

Menunaikan Ibadah, Merawat Bumi: Tips Haji Berkelanjutan 2025

Menunaikan Ibadah, Merawat Bumi: Tips Haji Berkelanjutan 2025

Lifestyle | Jum'at, 06 Juni 2025 | 09:02 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×