3 Model Sepatu yang Sebaiknya Dihindari Menurut Dokter Kaki, Bisa Bikin Cedera!

Nur Khotimah

Rabu, 25 Juni 2025 | 10:58 WIB
3 Model Sepatu yang Sebaiknya Dihindari Menurut Dokter Kaki, Bisa Bikin Cedera!
Ilustrasi Stiletto. (Pexels/Kaboompics.com)

Suara.com - Begitu banyak jenis model sepatu di pasaran. Tapi tahukah kamu bahwa beberapa model sepatu dianggap terlalu berisiko untuk dipakai menurut podiatris (dokter spesialis yang menangani masalah kaki)?

Merangkum Best Life, podiatris Singapura bernama Paul Macaulay menyebut ada 3 model sepatu dan alas kaki yang sebaiknya dihindari karena bisa menyebabkan cedera hingga mengganggu postur tubuh.

Paul Macaulay mengaku tidak akan pernah memakai model-model sepatu tersebut demi kebaikan dirinya. Lantas, apa saja model sepatu yang sebaiknya dihindari menurut Paul Macaulay? Simak berikut ini.

1. Stiletto

Ilustrasi Stiletto. (Pexels/José Martin Segura Benites)
Ilustrasi Stiletto. (Pexels/José Martin Segura Benites)

Yang pertama adalah sepatu hak tinggi model stiletto. Sepatu ini memiliki ciri khas tumit panjang, tipis, dan tinggi. Nama sepatu ini diambil dari belati stiletto yang muncul pada awal 1930-an.

Alasnya yang sangat tipis membuat penggunanya sulit menyeimbangkan diri dan berisiko lebih besar untuk jatuh. Oleh karena itu, Paul Macaulay menyarankan untuk menghindari jenis alas kaki yang satu ini.

"Terlihat bagus tapi harus menanggung risik cedera yang begitu tinggi, itu tidak sepadan," jelas Paul Macaulay dilansir dari Best Life pada Rabu, 25 Juni 2025.

Menurut Mayo Clinic, sepatu hak tinggi juga dapat menekan tulang kecil di jari-jari kaki yang mungkin menyebabkan bunion dan hammertoe. Selain itu, sepatu hak tinggi menyebabkan tendon Achilles memendek. Kondisi ini dapat menyebabkan cedera seiring waktu.

Lalu, apakah semua sepatu hak tinggi tidak baik untuk dipakai? Tidak semuanya. Menurut Paul Macaulay, sepatu dengan hak setinggi 1,5 inci masih aman digunakan.

Ilustrasi Sepatu Slip On. (Tim Desain Suara.com)
Ilustrasi Sepatu Slip On. (Tim Desain Suara.com)

2. Slip-On Sneakers

Model lain yang sebaiknya dihindari menurut Paul Macaulay adalah slip-on sneakers atau sepatu kets model slip-on. Sebab model sepatu ini cenderung lebih ketat sehingga bisa menekan jari kaki.

baca juga

"Sepatu slip-on dibuat lebih ketat untuk menahan kaki dan dapat menekan jari-jari kaki serta menyebabkan masalah seperti neuroma," kata Paul Macaulay.

Neuroma sendiri merupakan tumor jinak yang disebabkan oleh jaringan yang menebal pada telapak kaki. Kondisi ini dapat memunculkan rasa sakit yang terasa seperti berdiri di atas kerikil.

Selain itu, beberapa sepatu kets slip-on dibuat dengan bahan yang sangat lembut, ini berarti kaki harus bekerja lebih keras. Bahan lembut itu memang membuat sepatu terasa nyaman, tapi lama ke lamaan kakimu akan lelah.

3. Sandal Jepit

Alas kaki terakhir yang lebih baik dihindari adalah sandal jepit. Paul Macaulay mengatakan bahwa sandal jepit memiliki banyak kekurangan yang bisa memicu rasa sakit dan nyeri di kaki hingga kapalan.

"Saat kamu memasukkan kaki ke dalam lubang, Anda harus mencengkeram sandal itu, dan itu bisa menyebabkan jari kaki terjepit," kata Paul Macaulay.

"Selain itu, ketika berjalan di jalanan, kamu jadi sangat mudah tersandung dan jatuh saat mengenakan sandal ini, dan sandal ini tidak memberikan dukungan apa pun pada kakimu," imbuhnya.

Jadi itulah beberapa jenis model sepatu yang sebaiknya dihindari menurut dokter spesialis masalah kaki. Semoga bisa menjadi panduan untuk kamu yang sedang mencari-cari sepatu atau alas kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Sepatu Alternatif Golden Goose: Tak Kalah Premium, Trendi, Harga Lebih Bersahabat

7 Sepatu Alternatif Golden Goose: Tak Kalah Premium, Trendi, Harga Lebih Bersahabat

Lifestyle | Rabu, 25 Juni 2025 | 10:41 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Olahraga Wanita Skechers: Stylish dan Nyaman untuk Sehari-hari

4 Rekomendasi Sepatu Olahraga Wanita Skechers: Stylish dan Nyaman untuk Sehari-hari

Lifestyle | Rabu, 25 Juni 2025 | 07:05 WIB

5 Pilihan Sepatu Onitsuka Tiger untuk Pria, Desain Maskulin Gabungkan Klasik-Modern

5 Pilihan Sepatu Onitsuka Tiger untuk Pria, Desain Maskulin Gabungkan Klasik-Modern

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2025 | 19:54 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×