Tsamara Amany: Manusia Makin Malas Interaksi Langsung, Pilih "Ngobrol" Sama AI?

Vania Rossa

Sabtu, 05 Juli 2025 | 12:59 WIB
Tsamara Amany: Manusia Makin Malas Interaksi Langsung, Pilih "Ngobrol" Sama AI?
Tsamara Amany. (Dok. Aiman Aisha)

Suara.com - Interaksi antarmanusia, sebuah pondasi penting dalam kehidupan sosial, kini dihadapkan pada pergeseran menarik. Di era digital yang semakin canggih ini, kecerdasan buatan (AI) telah merambah ke berbagai lini kehidupan kita, dari asisten pribadi virtual, chatbot layanan pelanggan, hingga platform hiburan.

Kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan AI tak dapat dimungkiri telah mengubah cara kita bekerja, belajar, dan bahkan bersantai.

AI menghadirkan dimensi yang berbeda karena kemampuannya untuk meniru percakapan dan bahkan memberikan dukungan emosional, seolah menjadi substitusi interaksi manusia yang kompleks.

Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan kritis: apakah kenyamanan yang ditawarkan AI akan membuat kita kehilangan keterampilan dasar dalam membangun hubungan personal, atau justru melahirkan bentuk-bentuk interaksi sosial yang sama sekali baru?

Di tengah semua kemajuan ini, politikus dan aktivis Tsamara Amany baru-baru ini menyoroti sebuah fenomena yang patut menjadi perhatian: kecenderungan manusia modern yang semakin malas berinteraksi langsung dengan sesamanya, dan justru lebih memilih "ngobrol" dengan AI.

Apakah preferensi ini hanya sekadar kemudahan atau justru sinyal awal perubahan mendasar dalam cara kita bersosialisasi?

Dalam talkshow peluncuran kecerdasan buatan Aiman Aisha yang digelar di Gedung Pertemuan Cendekia, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Kamis (3/7/2025), Tsamara Amany tampil sebagai narasumber utama dengan sorotan tajam terhadap peran anak muda dalam perkembangan teknologi AI, khususnya dalam konteks dakwah Islam yang moderat.

Dengan tema “Anak Muda dan Perkembangan AI”, Tsamara menyampaikan pandangannya mengenai gelombang besar perubahan cara generasi muda berinteraksi dengan nilai-nilai psikologis, spiritual dan pengetahuan keislaman. 

Ia menekankan bahwa AI tidak hanya digunakan untuk efisiensi atau hiburan semata, tapi juga telah menjadi tempat baru bagi generasi muda untuk mencari makna dan kebenaran spiritual.

baca juga

“Agama itu secara scientific menenangkan kita secara psikologis, kadang kita habis zikir, kadang kita habis sholat, ada katarsis nya. Nah Chat GPT ini mau tidak mau kita akui ada katarsisnya, dia menjelma menjadi sebuah area dimana kita mencari jawaban-jawaban terhadap masalah-masalah psikologis kita," kata Tsamara.

Ia pun memberi contoh masalah stres atau berantem sama temen, seringkali kita mencari jawaban-jawaban terhadap masalah-masalah psikologis dengan cerita ke Chat GPT.

Tsamara juga menggarisbawahi pentingnya memastikan bahwa dakwah melalui AI dikembangkan dengan pendekatan empatik, inklusif, dan tidak menghakimi. 

Ia mendorong para pengembang dan pendakwah untuk melibatkan anak muda secara aktif dalam proses kreatif, termasuk dalam pengembangan konten yang relevan dan menyentuh sisi emosional generasi saat ini.

Talkshow ini sekaligus menjadi momentum peluncuran platform kecerdasan buatan Aiman Aisha, yang dirancang sebagai sarana edukatif untuk memudahkan masyarakat, terutama generasi muda, dalam mengakses pengetahuan Islam yang otentik dan moderat. 

Sebagai penutup, Tsamara menyerukan agar teknologi tidak dijadikan musuh, tetapi dijadikan wasilah atau jembatan dalam menyampaikan nilai-nilai Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

“Kalau anak muda mencari Tuhan lewat teknologi, maka tugas kita adalah menjadikan teknologi sebagai jalan menuju cahaya,” pungkas Tsamara.

Fenomena yang disorot oleh Tsamara Amany ini tentu bukan tanpa alasan. Kemudahan akses, respons instan, dan minimnya "drama" dalam berinteraksi dengan AI mungkin menjadi daya tarik tersendiri bagi manusia.

Namun, penting bagi kita untuk merenungkan, sejauh mana kemudahan ini boleh menggerus esensi interaksi manusia yang otentik?

Apakah kita benar-benar siap menukar kehangatan percakapan tatap muka, empati, dan kompleksitas hubungan antarmanusia dengan kenyamanan algoritma?

Mungkin sudah saatnya kita kembali menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan kebutuhan fundamental kita sebagai makhluk sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkomsel Percepat Digitalisasi UKM: Ini Dia 12 Finalis DCE 2025 yang Siap Mendunia!

Telkomsel Percepat Digitalisasi UKM: Ini Dia 12 Finalis DCE 2025 yang Siap Mendunia!

Tekno | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:30 WIB

Cara Dapat Google AI Pro Gratis, Bisa Tanpa Akun Mahasiswa?

Cara Dapat Google AI Pro Gratis, Bisa Tanpa Akun Mahasiswa?

Tekno | Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:06 WIB

Google Veo 3 Resmi Diluncurkan ke Indonesia, Ini Cara dan Harga Langganannya

Google Veo 3 Resmi Diluncurkan ke Indonesia, Ini Cara dan Harga Langganannya

Tekno | Jum'at, 04 Juli 2025 | 21:04 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 28 Agustus 2026, Kehidupan Terasa Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 28 Agustus 2026, Kehidupan Terasa Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

×