7 Cara Membedakan Tas Kanken Ori dan KW agar Tidak Tertipu

Husna Rahmayunita

Kamis, 07 Agustus 2025 | 08:00 WIB
7 Cara Membedakan Tas Kanken Ori dan KW agar Tidak Tertipu
Tas Kanken. [fjallraven.co.id]

Suara.com - Salah satu barang yang kerap memiliki banyak produk tiruan alias kw adalah tas. Cara membedakan tas Kanken ori vs kw menarik disimak.

Tas Kanken merupakan salah satu tas yang digemari dan banyak dipakai oleh para pekerja. Tas ini memiliki tampilan yang sederhana tetapi dianggap mewah oleh sebagian orang. Tidak sedikit yang harus menabung untuk bisa meminang dan mendapatkan tas keren ini.

Jika kamu termasuk salah satu di antaranya, tentu kamu tidak ingin uang hasil menabung untuk membeli tas Kanken justru ditukar dengan tas kw. Karenanya, penting untuk mencari tahu cara membedakan tas Kanken yang asli dengan yang kw atau tiruan.

Tas yang merupakan produksi salah satu perusahaan asal Swedia, Fjallraven ini dikenal sangat peduli terhadap lingkungan serta berupaya untuk menghasilkan produk yang bertanggung jawab terhadap alam, hewan, serta manusia.

Fjallraven selalu berusaha menghindari bahan-bahan yang mudah rusak atau tidak ramah lingkungan. Namun sebaliknya, para pemalsu atau pembuat tas Kanken kw tentu tidak memikirkan hal-hal tersebut. Mereka hanya memikirkan keuntungan tanpa peduli produk mereka cacat atau cepat rusak dan akhirnya hanya menjadi limbah.

Tas Kanken (shopee)
Tas Kanken (shopee)

Berikut ada beberapa cara membedakan tas Fjallraven Kanken ori dan kw, simak baik-baik!

1. Logo Kulit

Pembeda pertama yang bisa dianalisis antara tas Kanken yang asli dengan tiruannya adalah logo kulit. Produk perusahaan Fjallraven yang berasal dari Swedia ini mempertahankan logo yang terbuat dari kulit bulat dengan gambar rubah merah.

Logo ini mempunyai nilai historis tersendiri yang berkaitan dengan berdirinya Fjallraven pada tahun 1960 lalu. Pembuat tas kw atau tiruan tentu akan kesulitan untuk meniru logo yang reflektif ini jika terkena cahaya.

baca juga

2. Bahan Tas

Perbedaan selanjutnya terletak pada bagian bahan. Tas Kanken menggunakan bahan khusus yakni G1000, Vinylon V, wol daur ulang dan bahan berbasis bio. Jika kamu mendapati penjual tas Kanken yang tidak bisa atau tidak mampu menyebutkan bahan yang mereka gunakan, kemungkinan tas tersebut palsu!

3. Logo di Hardware

Posisi gambar rubah yang terdapat pada kancing-kancing tas Kanken selalu menghadap ke arah atas. Logo serta tulisan Fjallraven juga bisa ditemui di bagian kepala risleting. Hal ini bisa menjadi penanda dan pembeda antara tas Kanken yang asli dengan yang palsu.

4. Jahitan

Bagian luar tas Kanken mempunyai banyak jahitan sehingga jahitan yang tidak rapi tentu akan langsung terlihat. Jika kamu mendapati adanya tas Kanken dengan jahitan yang tidak konsisten, bisa saja tas tersebut palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Tas Exsport Terbaik untuk Kerja, Anti Pegal dan Super Awet

5 Rekomendasi Tas Exsport Terbaik untuk Kerja, Anti Pegal dan Super Awet

Lifestyle | Rabu, 06 Agustus 2025 | 06:30 WIB

6 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Perempuan: Desain Gemas dan Tahan Air, Mulai Rp100 Ribuan

6 Rekomendasi Tas Sekolah Anak Perempuan: Desain Gemas dan Tahan Air, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:10 WIB

Harga Randoseru, Tas Sekolah Khas Jepang dengan Kualitas Premium Super Awet

Harga Randoseru, Tas Sekolah Khas Jepang dengan Kualitas Premium Super Awet

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2025 | 07:54 WIB

Terkini

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:51 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

Buang Sampah ke TPS Liar Nagrak, 4 Perusahaan Terancam Sanksi Lebih Berat

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×