Sepatu Adidas Samba Original Made In Mana? Ini 5 Cara Membedakan yang Ori dan KW

Nur Khotimah, Dita Alvinasari

Senin, 11 Agustus 2025 | 15:41 WIB
Sepatu Adidas Samba Original Made In Mana? Ini 5 Cara Membedakan yang Ori dan KW
Sepatu Adidas (Dok. Adidas)

Suara.com - Adidas Samba menjadi sepatu klasik yang tak lekang oleh waktu. Awalnya dirancang untuk sepak bola, kini sepatu ini telah menjadi ikon fashion yang banyak digemari.

Oleh karena popularitasnya yang tinggi, banyak sepatu Adidas Samba palsu beredar di pasaran. Hal ini tentu merugikan konsumen yang menginginkan produk original.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah dari mana asal produksi sepatu Adidas Samba original? Jawabannya, sepatu ini diproduksi di berbagai negara.

Beberapa negara yang dikenal sebagai tempat produksi Adidas Samba adalah Jerman dan Italia. Namun, untuk produksi pertamanya diketahui dilakukan di Jerman.

adidas Samba
adidas Samba

Cara Membedakan Sepatu Adidas Samba Ori dan KW

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membedakan sepatu Adidas Samba ori dan KW. Dapat dilihat dari banderol harga dan QR kodenya.

1. Cek Harga yang Masuk Akal

Salah satu cara mengetahui sepatu Adidas Samba asli dengan memperhatikan harganya. Sepatu aslinya untuk anak-anak biasanya dijual mulai dari Rp630 ribu.

Sementara itu, untuk seri Adidas Samba wanita dan pria dewasa, harganya umumnya mulai dari Rp1.500.000. Harganya bisa di bawah Rp1.000.000 bila sedang diskon.

Jika kamu menemukan sepatu Adidas Samba dijual jauh di bawah harga pasar, kemungkinan besar produk tersebut palsu. Harga yang terlalu murah patut dicurigai.

baca juga

2. Perhatikan Logo dengan Seksama

Langkah berikutnya adalah dengan mengecek logo. Produk asli memiliki logo yang dijahit langsung ke lidah sepatu.

Sedangkan sepatu Adidas Samba palsu kerap hanya menempelkan logo berbentuk stiker. Selain itu, logo di sepatu asli terlihat simetris dan rapi.

3. Kualitas Bahan dan Jahitan

Bahan yang digunakan juga bisa menjadi petunjuk. Sepatu Adidas Samba asli menggunakan material premium seperti suede berkualitas yang lembut.

Sebaliknya, sepatu KW biasanya terasa kasar saat diraba dan terlihat memiliki jahitan yang berantakan. Ini salah satu ciri fisik yang bisa dilihat langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat Tinggal Samba? 5 Alasan Kenapa Semua Mata Tertuju ke Adidas SL72

Selamat Tinggal Samba? 5 Alasan Kenapa Semua Mata Tertuju ke Adidas SL72

Lifestyle | Minggu, 10 Agustus 2025 | 21:03 WIB

Berapa Harga Sepatu Adidas Samba Ori? Ini 5 Model Termurah Selain Samba di Bawah Rp1 Juta

Berapa Harga Sepatu Adidas Samba Ori? Ini 5 Model Termurah Selain Samba di Bawah Rp1 Juta

Lifestyle | Rabu, 06 Agustus 2025 | 15:04 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Adidas Wanita Selain Samba, Trendi Buat Kerja dan Santai

5 Rekomendasi Sepatu Adidas Wanita Selain Samba, Trendi Buat Kerja dan Santai

Lifestyle | Rabu, 06 Agustus 2025 | 08:45 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Adidas Samba yang Lagi Tren di 2025, Segini Harga Terbarunya!

5 Rekomendasi Sepatu Adidas Samba yang Lagi Tren di 2025, Segini Harga Terbarunya!

Lifestyle | Selasa, 05 Agustus 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×