Apa Perbedaan Paskibra dan Paskibraka? Ini Sejarah, Tugas, dan Rekrutmennya

Ruth Meliana

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:50 WIB
Apa Perbedaan Paskibra dan Paskibraka? Ini Sejarah, Tugas, dan Rekrutmennya
ilustrasi Paskibraka (Suara.com/Fakhri).

Saat itu, Mutahar ingin melibatkan pemuda Indonesia dalam upacara pengibaran bendera untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air. Pada awalnya, konsep ini diterapkan di tingkat nasional, yang kemudian berkembang menjadi Paskibraka.

Paskibra, sebagai varian lokal, muncul sebagai bentuk pembinaan awal di sekolah-sekolah untuk mempersiapkan generasi muda sebelum naik ke level yang lebih tinggi.

Seiring waktu, Paskibra menjadi program wajib di banyak sekolah untuk melatih siswa dalam etika bendera dan disiplin militer ringan.

Sementara itu, Paskibraka terus berkembang dengan seleksi yang lebih ketat, melibatkan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia. Salah satu perbedaan utama terletak pada proses seleksi dan rekrutmen.

Perbedaan Rekrutmen Paskibra dan Paskibraka

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Rabu (14/8/2024). (Suara.com/Fakhri)
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI, Rabu (14/8/2024). (Suara.com/Fakhri)

Untuk menjadi anggota Paskibra, siswa biasanya diseleksi di tingkat sekolah melalui tes fisik sederhana, seperti uji ketahanan lari, postur tubuh, dan kemampuan baris-berbaris.

Proses ini relatif mudah dan terbuka bagi siswa yang berminat, dengan pelatihan yang dilakukan secara rutin di sekolah.

Sebaliknya, Paskibraka melibatkan seleksi berjenjang yang sangat kompetitif. Calon anggota harus melewati tahap kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Kriteria mencakup tinggi badan minimal (165 cm untuk putri dan 170 cm untuk putra), kesehatan prima, prestasi akademik, dan wawasan kebangsaan.

baca juga

Setelah lolos, mereka menjalani karantina dan pelatihan intensif selama sekitar satu bulan di Jakarta, di bawah bimbingan instruktur profesional dari militer dan pemerintah.

Hal ini membuat Paskibraka lebih eksklusif dan hanya melibatkan sekitar 76 orang per tahun, mewakili 38 provinsi (dua orang per provinsi).

Perbedaan Ruang Lingkup Paskribra dan Paskibraka

Anggota Paskibraka 2024 asal Sumatera Utara Violetha Agryka Sianturi mencium Bendera Merah-Putih dalam pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan].
Anggota Paskibraka 2024 asal Sumatera Utara Violetha Agryka Sianturi mencium Bendera Merah-Putih dalam pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2024 di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan].

Tugas dan ruang lingkup juga menjadi pembeda signifikan. Paskibra berfokus pada acara lokal, seperti upacara di sekolah, kantor pemerintahan daerah, atau event komunitas.

Mereka menggunakan bendera replika biasa, dan formasi pengibaran sering kali disesuaikan dengan kebutuhan acara, seperti formasi 8-17-45 yang melambangkan tanggal 17 Agustus 1945.

Sementara Paskibraka hanya bertugas sekali setahun pada 17 Agustus di tingkat nasional, dengan formasi yang lebih rumit dan simbolis, termasuk pengibaran Bendera Pusaka yang asli.

Setelah tugas selesai, anggota Paskibraka diberi gelar "Duta Pancasila" dan sering kali menjadi panutan bagi pemuda lain. Sedangkan anggota Paskibra kembali ke rutinitas sekolah tanpa gelar khusus.

Meskipun berbeda, keduanya memiliki kesamaan yang mendasar. Baik Paskibra maupun Paskibraka bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme, disiplin, dan kerjasama tim.

Selain itu, Paskibra maupun Paskibraka juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam memperkuat identitas nasional Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Anung Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka DKI untuk HUT ke-80 RI

Pramono Anung Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka DKI untuk HUT ke-80 RI

News | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 20:26 WIB

Niat Uji Mental Calon Paskib, TNI Ini Malah Kena Mental Ditinggal Bubar Satu Lapangan

Niat Uji Mental Calon Paskib, TNI Ini Malah Kena Mental Ditinggal Bubar Satu Lapangan

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 21:08 WIB

Intip Persiapan Istana Jelang HUT ke-80 RI: Paskibraka Siap Kibarkan Merah Putih

Intip Persiapan Istana Jelang HUT ke-80 RI: Paskibraka Siap Kibarkan Merah Putih

Video | Jum'at, 15 Agustus 2025 | 07:00 WIB

Kemarin Grogi, Mensesneg Ungkap Kekurangan Paskibraka Jelang HUT Ke-80 RI

Kemarin Grogi, Mensesneg Ungkap Kekurangan Paskibraka Jelang HUT Ke-80 RI

News | Rabu, 13 Agustus 2025 | 15:28 WIB

Terkini

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×