Benarkah Perempuan Sumber Fitnah? Ini Penjelasan Ulama dan Fakta dalam Islam

Riki Chandra Suara.Com
Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:26 WIB
Benarkah Perempuan Sumber Fitnah? Ini Penjelasan Ulama dan Fakta dalam Islam
Ilustrasi. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Ungkapan perempuan sumber fitnah kerap terdengar di tengah masyarakat dan perlahan menjadi persepsi sosial yang melekat kuat. Banyak orang menjadikan ungkapan ini alasan membatasi ruang gerak perempuan di ranah publik.

Padahal, pemahaman ini perlu ditelaah lebih dalam berdasarkan ayat Al-Qur’an, hadits, dan pandangan ulama.

Mengutip ulasan situs resmi Muhammadiyah, ungkapan wanita sumber ini merujuk pada hadits sahih riwayat Imam Bukhari yang berbunyi:

عن أسامة بن زيد عن النبي قال: ((ما ترَكتُ بعدي فتنةً هي أضرُّ على الرِّجالِ مِن النساءِ))؛ رواه البخاري : 5096

“Dari Usamah bin Zaid berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Aku tidak meninggalkan fitnah yang lebih membahayakan atas laki-laki selain perempuan,’ (HR. Bukhari: 5096)”

Hadits ini menjadi dasar keyakinan sebagian masyarakat bahwa perempuan adalah sumber fitnah. Persepsi tersebut juga diperkuat dengan penafsiran ulama ahli hadis dari Mazhab Syafi’i, Ibnu Hajar Al-‘Asqalani.

Dalam kitabnya, ia mengutip QS Ali-‘Imran ayat 14 yang menyebut perempuan sebagai salah satu syahwat yang dicintai manusia.

Selain itu, ulama India Abdurrahman Al-Mubarakfuri berpendapat bahwa laki-laki secara naluriah tertarik pada perempuan sehingga terkadang rela melakukan perbuatan haram.

Pandangan ini membuat anggapan perempuan sebagai fitnah terbesar semakin kuat di kalangan masyarakat.

Namun, ada ulama lain yang memberikan sudut pandang berbeda. Taqiyyuddin As-Subki, ulama abad ke-13 Masehi asal Mesir, menilai hadits tersebut tidak untuk membenarkan stigma terhadap perempuan.

Menurutnya, menyalahkan perempuan sebagai penyebab nasib buruk adalah keliru. Hadits itu justru menjadi pengingat agar laki-laki mengendalikan pandangan dan hawa nafsunya.

Pandangan ini diperkuat oleh anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Lailatis Syarifah. Ia menegaskan bahwa menghukumi sesuatu tidak cukup hanya dengan satu atau dua dalil. QS At-Taubah ayat 71 memerintahkan laki-laki dan perempuan untuk saling menolong dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran, menunjukkan kesetaraan peran di ranah publik.

Pemahaman lebih luas juga ditunjukkan dalam QS An-Nur ayat 30–31 yang memerintahkan laki-laki menundukkan pandangan dan perempuan menjaga aurat.

Hadits Usamah bin Zaid pun dipahami sebagai peringatan bagi laki-laki untuk mengendalikan fitrah ketertarikan terhadap lawan jenis, bukan untuk merendahkan perempuan.

Dalam sejarah Islam, perempuan memiliki peran penting. Sayyidah Aisyah, misalnya, meriwayatkan lebih dari dua ribu hadits dan menjadi sumber ilmu bagi generasi setelahnya.

Asma’ binti Abu Bakar juga dikenal berani dan berilmu, bahkan ikut serta dalam perang Yarmouk. Fakta ini membuktikan bahwa Rasulullah SAW tidak pernah membatasi peran perempuan di ranah publik.

Dengan pemahaman tersebut, stigma perempuan sumber fitnah dapat diluruskan. Islam mengajarkan keseimbangan dengan menekankan kewajiban menjaga pandangan bagi laki-laki dan menutup aurat bagi perempuan. Keduanya memiliki peran setara dalam menjalankan amar ma’ruf nahi munkar, bukan saling menuding sebagai sumber masalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI