Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 16 Februari 2026 | 17:44 WIB
Arti Kue Keranjang saat Imlek, Bukan Sekadar Hidangan Wajib
Ilustrasi kue keranjang (Pixabay.com)

Suara.com - Kue keranjang hampir tak pernah absen muncul di meja perayaan Imlek dari tahun ke tahun. Kue ini tentu mudah dikenali dengan warna coklat gelapnya dan rasa manis serta aroma yang harum.

Hidangan yang akrab disebut sebagai nian gao oleh para masyarakat Tionghoa ini tak hanya legit dan kenyal digigit, namun punya makna mendalam.

Konon, filosofi masyarakat Tionghoa yang sarat akan ajaran budi luhur dan kebersamaan melekat dalam kue yang lengket ini.

Lantas, apa arti dari kue keranjang yang selalu muncul di perayaan Tahun Baru Imlek?

Rasa hingga tekstur punya arti masing-masing

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kue ini punya nama asli nian gao. Adapun kata nian gao dan aksara Hanzi yang mewakilinya punya arti sama dengan kata "setiap tahun semakin tinggi".

Kata tersebut yang mendasari makna filosofis utamanya, yakni doa agar kehidupan seseorang terus meningkat, baik dalam hal karier, kesehatan, maupun kebahagiaan.

Tiap aspek dari kue ini juga punya nilai filosofis mendalam. Mari bedah satu persatu makna dari kue keranjang dalam tiap aspeknya.

  • Persatuan dan kekeluargaan (Tekstur)

Teksturnya yang sangat lengket melambangkan hubungan keluarga yang erat dan tidak terpisahkan.

baca juga
  • Keberuntungan yang manis (Rasa)

Rasa manis yang dominan adalah simbol harapan agar di tahun yang baru, hanya hal-hal manis dan menyenangkan yang dialami.

  • Daya tahan dan kesabaran (Proses pembuatan)

Proses pembuatannya yang memakan waktu belasan jam mencerminkan kegigihan dan kesabaran untuk mencapai hasil terbaik dalam hidup.

Membuat kue keranjang sebenarnya menggunakan bahan yang sangat sederhana, namun membutuhkan kesabaran ekstra.

Kunci kekenyalan dan keawetannya bukan terletak pada pengawet kimia, melainkan pada proses pengukusan yang sangat lama.

Proses yang lama ini akan mematangkan tepung secara sempurna dan menyebabkan gula mengalami karamelisasi total.

Hal ini membuat kue berwarna cokelat gelap, mengkilap, bertekstur legit, dan mampu bertahan hingga satu tahun tanpa berjamur.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa saat membuat kue keranjang, seseorang dilarang berbicara kasar atau sedang dalam suasana hati yang buruk agar kuenya "jadi" dengan sempurna dan membawa keberuntungan.

Makanan para dewa

Menurut legenda, kue ini disajikan untuk Dewa Dapur (Zao Jun) agar mulutnya menjadi lengket dan hanya bisa melaporkan hal-hal manis atau baik kepada Kaisar Langit tentang perilaku keluarga yang memasak kue.

Keluarga yang memasak kue keranjang akan mendapatkan penilaian baik oleh Kaisar Langit berkat memanjakan lidah sosok Zao Jun tersebut.

Masuk ke Indonesia

Kue keranjang masuk ke Nusantara seiring dengan gelombang migrasi masyarakat Tionghoa dari wilayah Tiongkok Selatan (seperti Hokkien, Teochew, dan Kantonis) berabad-abad silam.

Para imigran membawa tradisi kuliner ini sebagai bagian penting dari ritual peribadatan dan perayaan Imlek di tanah perantauan.

Penamaan "kue keranjang" sendiri muncul karena wadah cetakannya yang terbuat dari keranjang bambu kecil berlubang.

Pemilihan nama tersebut adalah contoh menarik bagaimana istilah lokal menggantikan nama aslinya, tetapi tetap menjaga esensi tradisinya.

Adapun untuk menyesuaikan diri di selera orang Indonesia, ada beberapa modifikasi dari kue keranjang yang berbeda dari versi aslinya.

Selain rasa original (gula merah), di Indonesia banyak ditemukan variasi rasa seperti pandan atau santan yang menyesuaikan dengan lidah lokal.

Bukan hanya dikonsumsi sendiri, kue keranjang wajib dibagikan kepada tetangga dan kerabat, termasuk yang non-Tionghoa sebagai simbol berbagi keberuntungan.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan

Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 15:18 WIB

Jawaban untuk Gong Xi Fa Cai yang Sopan dan Tepat, Ini 20 Contohnya

Jawaban untuk Gong Xi Fa Cai yang Sopan dan Tepat, Ini 20 Contohnya

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 14:32 WIB

Jangan Sajikan 5 Makanan Ini saat Imlek, Ini Maknanya

Jangan Sajikan 5 Makanan Ini saat Imlek, Ini Maknanya

Your Say | Senin, 16 Februari 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×