Kenapa Tren Hijab Pasmina Meleyot Jadi Gaya 'Template' Fashion Gen Z?

Minggu, 31 Agustus 2025 | 17:34 WIB
Kenapa Tren Hijab Pasmina Meleyot Jadi Gaya 'Template' Fashion Gen Z?
Lesti Kejora, ilustrasi Tren Hijab Pasmina Meleyot. (Lozy Hijab)

Suara.com - Ungkapan Gen Z menguasai dunia tampaknya benar adanya, dibuktikan dari tren fashion masyarakat kini sudah mengikuti gaya berbusana generasi kelahiran 1997 hingga 2012 itu.

Koordinator GlamLocal, Rizky Azhar membenarkan tren fashion Gen Z tengah menjamur di masyarakat.

Dari sisi modest fashion, hijab pasmina meleyot jadi ciri khas utama Generation Z ini.

"Sekarang gayanya hampir mirip semua (hijab) pasmina meleyot udah kelihatan sih terus sama Gen Z nih," ujar perempuan yang akrab disapa Kiky itu di acara GlamLocal di Summarecon Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Kiky merekomendasikan jika ingin membeli pasmina meleyot disarankan yang menggunakan bahan tencel atau serat kain ramah lingkungan yang berasal dari bubur kayu.

Bahan kedua yaitu rayon viscose yang bakal memberikan efek nyaman di kepala.

Pengunjung bazar modest fashion di Bandung didatangi para Gen Z (Sumber: Istimewa)
Pengunjung bazar modest fashion di Bandung didatangi para Gen Z (Sumber: Istimewa)

"Sekarang itu banyak banget ngeluarin yang tencel terus viscose sama rayon viscose (kain semi sintetis). Itu emang nyaman sih, plek banget di kepala," jelasnya.

Menurut Kiky, gaya berpakaian Gen Z yang dinilai memiliki "template" khusus ini terjadi karena dipengaruhi para influencer baru yang bermunculan dan semakin beragam.

Menariknya, gaya berpakaian ini tercermin dari pengunjung Gen Z di GlamLocal yang hadir sejak 27 hingga 31 Agustus 2025.

Baca Juga: Pengamat Ingatkan Kekuatan Jari Gen Z di Medsos Jadi Ancaman Baru, Pemerintah Harus Waspada

Kiky mengatakan mereka umumnya hadir dengan hijab pasmina meleyot, celana kulot atau barrel high dengan dominasi bahan fashion katun dan denim.

Begitu juga dengan permainan warna busana yang dikenakan menerapkan konsep gradasi.

Pengunjung bazar modest fashion di Bandung didatangi para Gen Z (Sumber: Istimewa)
Pengunjung bazar modest fashion di Bandung didatangi para Gen Z (Sumber: Istimewa)

"Mereka lebih simple. Simple, terus mainnya warna, color coordination. Mainnya kalau enggak warnanya sama antara atas dan bawah, terus warnanya main gradasi gitu. Misalkan di atas warnanya muda, di bawahnya gelap gitu. Kalau kayak color coordination gitu," jelas Kiky.

Bukan cuma gaya busana, menurut Kiky, warna fashion para Gen Z ini juga punya pola yang sama yaitu mahogany atau corak cokelat kemerahan yang pekat terinspirasi dari warna kayu pohon mahoni, dan warna ivory atau putih gading.

"Warnanya mahogany dan ivory ya itu perpaduan yang sekarang banget. Itu kemarin datang acara (GlamLocal Mid Year Sale) begitu semua padahal nggak dress code, tapi bisa begitu color coordination soalnya," ungkap Kiky.

Uniknya, kata Kiky, tren gaya busana Gen Z ini diprediksi akan bertahan hingga satu tahun mendatang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI

Ingin dapat update berita terbaru langsung di browser Anda?