Suara.com - Kabar duka menyelimuti Surya Group, perusahaan yang menaungi brand rokok HS. Hj. Anis Syarifah meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Wates–Purworejo, tepatnya di Dusun Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan bisnis dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pendamping setia pemilik Surya Group, Muhammad Suryo.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Saat itu, Muhammad Suryo mengendarai motor gede (moge) jenis Harley Davidson dengan Anis Syarifah sebagai pembonceng. Keduanya melaju dari arah timur menuju barat.
Setibanya di kawasan Simpang Mlangsen, sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang dikendarai oleh AA bersama anaknya, DN, hendak menyeberang dari arah selatan ke utara.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat ketika Jupiter MX mencoba melintas.
Pada saat bersamaan, moge yang dikendarai Suryo disebut tengah mengambil lajur kanan untuk menyalip kendaraan lain dengan kecepatan cukup tinggi. Benturan keras pun tak terhindarkan.
Tabrakan tersebut mengakibatkan seluruh korban terlempar. Penumpang sepeda motor Jupiter MX bahkan dilaporkan terpental hingga masuk ke saluran irigasi di tepi jalan. Sementara itu, Muhammad Suryo dan Anis Syarifah juga terhempas dari moge mereka, yang kemudian terseret hingga puluhan meter dari titik benturan.
Akibat insiden itu, Anis Syarifah dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sedangkan Muhammad Suryo dilaporkan dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke RS Jogjakarta International Hospital (JIH) untuk mendapatkan perawatan intensif.
Profil Anis Syarifah
Kepergian Anis Syarifah menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Surya Group. Di mata orang-orang terdekatnya, perempuan berusia 41 tahun itu dikenal sebagai sosok yang hangat, sederhana, dan selalu memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan bisnis sang suami.
Ia kerap disebut sebagai pilar di balik kesuksesan Surya Group, yang berkembang menjadi salah satu grup usaha rokok ternama di Indonesia.
Jenazah almarhumah disemayamkan di kediaman pribadinya di Perumahan Green Hills Residence, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Sejak Senin pagi (2/3/2026), ratusan pelayat memadati kawasan tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir. Karangan bunga dari berbagai tokoh nasional, pengusaha, hingga relasi bisnis terlihat memenuhi area perumahan.
Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan jenazah. Setelah disholatkan di Masjid Green Hills, Anis Syarifah dimakamkan di Pemakaman Muslim Tajem, Sleman, pada Senin siang. Isak tangis keluarga dan kerabat mengiringi prosesi pemakaman, menandai perpisahan terakhir dengan sosok ibu dan istri yang begitu dicintai.
Secara pribadi, Hj. Anis Syarifah dikenal sebagai perempuan yang memegang teguh nilai-nilai keagamaan. Ia beragama Islam dan aktif mendampingi berbagai kegiatan sosial maupun keagamaan yang melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar. Kehadirannya tidak hanya sebagai istri pemilik perusahaan besar, tetapi juga sebagai figur ibu yang membimbing kedua putranya.
Anis Syarifah merupakan istri dari Muhammad Suryo, pemilik merek rokok HS sekaligus pendiri Surya Group. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang putra, yakni Abimanyu Geo Moris dan Axel Bumi Radif. Di lingkungan keluarga, Anis dikenal sebagai sosok yang protektif dan penuh perhatian terhadap tumbuh kembang anak-anaknya.
Dalam lingkup keluarga besar, Anis Syarifah juga merupakan menantu dari H. Sumarno, mantan Wakil Bupati Bengkulu Utara. Latar belakang keluarga yang memiliki jejak di dunia pemerintahan dan bisnis membuat namanya cukup dikenal di berbagai kalangan.