Bye-bye Biaya Selangit! Sekolah Ini Buktikan Pendidikan Cambridge Bisa Terjangkau, Begini Caranya

Dinda Rachmawati

Selasa, 09 September 2025 | 08:43 WIB
Bye-bye Biaya Selangit! Sekolah Ini Buktikan Pendidikan Cambridge Bisa Terjangkau, Begini Caranya
Bye-bye Biaya Selangit! SIS Group Buktikan Pendidikan Cambridge Bisa Terjangkau, Begini Caranya (Dok. SIS)

Suara.com - Bagi banyak orang tua, memberikan pendidikan terbaik untuk anak adalah salah satu prioritas utama. Namun, semakin berkembangnya zaman, tantangan terbesar muncul: bagaimana memberikan pendidikan berkualitas internasional tanpa harus membayar biaya yang terlalu tinggi.

Salah satu jawaban datang melalui kolaborasi besar antara SIS Group of Schools dan Cambridge International Education. 

Dalam kerja sama yang menarik perhatian dunia pendidikan ini, keduanya sepakat menghadirkan pendidikan internasional berstandar tinggi dengan biaya yang lebih terjangkau.

Mengapa Cambridge Menjadi Pilihan Banyak Orang Tua

Cambridge International Education dikenal luas sebagai salah satu penyelenggara pendidikan internasional terbaik di dunia. 

Melalui kurikulumnya, Cambridge membantu siswa mengembangkan keterampilan akademik sekaligus karakter, mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di kancah global.

Menurut Dian, Senior Country Manager Cambridge untuk Indonesia, pendekatan Cambridge bukan hanya soal nilai dan ujian.

“Di Cambridge, bukan hanya soal akademik, tetapi juga pengembangan karakter. Kami punya Cambridge Learner Attributes, yaitu lima karakter utama yang kami tekankan: Confident (percaya diri), Reflective (mampu merefleksi diri), Engaged (terlibat aktif), Innovative (inovatif), dan Responsible (bertanggung jawab),” ujarnya dalam diskusi di SIS South Jakarta, Senin (8/9/2025).

Menariknya, lima karakter ini selaras dengan Profil Pelajar Pancasila dan delapan kompetensi yang kini menjadi fokus pendidikan nasional Indonesia. Artinya, kurikulum Cambridge bukan hanya global, tetapi juga relevan dengan nilai-nilai lokal.

baca juga

SIS Group of Schools: Pendidikan Internasional Jadi Lebih Terjangkau

Melalui inisiatif terbarunya, SIS Group of Schools membuktikan bahwa pendidikan Cambridge bisa dinikmati lebih banyak kalangan tanpa mengorbankan kualitas. 

SIS telah mendapatkan pengakuan internasional, termasuk dari World Bank (IFC) dan Financial Times pada 2019, atas inovasinya dalam memberikan akses pendidikan berkualitas.

“Kami berhasil menekan biaya sekolah lewat model Half-Fees dan kerangka pelatihan guru EFFECTOR. Kami membuktikan kurikulum Cambridge tetap bisa dijalankan dengan kualitas tinggi, tapi dengan biaya lebih rendah, bahkan di kota kecil atau berkembang,” menurut Jaspal Sidhu, Pendiri & Ketua SIS Group of Schools.

Model ini diuji langsung oleh Cambridge melalui kunjungan ke beberapa sekolah SIS, termasuk SIS South Jakarta dan SIS Palembang. Hasilnya, Cambridge memuji SIS atas:

  • Integrasi Kurikulum Cambridge secara konsisten di semua tingkat pendidikan.
  • Efisiensi operasional tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
  • Investasi besar dalam pelatihan guru melalui sertifikasi resmi Cambridge.
  • Akses pendidikan berkualitas yang dapat dijangkau oleh lebih banyak keluarga.

Bukan Hanya Akademik: Fokus pada Karakter dan Guru

Selain menyiapkan siswa menghadapi dunia global, SIS dan Cambridge menekankan pentingnya pembentukan karakter. 

“Pendidikan ini bukan hanya soal akademik. Saat kami merekrut guru, yang paling kami cari adalah sikap dan karakter mereka, baru kemudian kami berikan pelatihan. Harapannya, siswa kami di SISMA tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sikap dan perilaku yang baik,” ujar Andrew Peterson dari SIS.

Selain itu, SIS juga membuka kesempatan luas bagi calon guru. Siapa pun yang memiliki sikap positif dan kemampuan bahasa Inggris dasar, meskipun belum punya pengalaman mengajar, bisa mendapatkan pelatihan dan sertifikasi internasional untuk menjadi pendidik global.

Sekolah dengan sistem pelatihan guru terstandarisasi dapat memberikan kualitas pengajaran lebih baik dengan biaya lebih efisien.

Dengan model pendidikan seperti ini, anak-anak Indonesia memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersaing di tingkat global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai lokal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Memilih Pendidikan Global Kristen Jadi Investasi Terbaik untuk Anak?

Mengapa Memilih Pendidikan Global Kristen Jadi Investasi Terbaik untuk Anak?

Lifestyle | Kamis, 21 Agustus 2025 | 05:55 WIB

Kamus Cambridge Dibanjiri Istilah TikTok: Bahasa Inggris Berubah Drastis?

Kamus Cambridge Dibanjiri Istilah TikTok: Bahasa Inggris Berubah Drastis?

News | Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:11 WIB

Skibidi, Delulu, Hingga Tradwife: Bahasa Gaul Gen Alpha Kini Resmi Masuk Kamus Cambridge

Skibidi, Delulu, Hingga Tradwife: Bahasa Gaul Gen Alpha Kini Resmi Masuk Kamus Cambridge

Lifestyle | Selasa, 19 Agustus 2025 | 15:09 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×