Apa Beda CIA dan FBI? Sejarah, Wewenang, dan Lingkup Operasional

Ruth Meliana

Selasa, 09 September 2025 | 13:35 WIB
Apa Beda CIA dan FBI? Sejarah, Wewenang, dan Lingkup Operasional
kolase CIA dan FBI (cia.gov/fbi.gov)
Baca 10 detik
  • CIA dan FBI adalah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang bertugas menjaga keamanan nasional.
  • Tugas, fungsi, dan fokus kerja CIA dan FBI, sangat berbeda.
  • CIA didirikan pada tahun 1947, sedangan FBI pada 1908.

Suara.com - Dalam dunia keamanan dan intelijen, dua nama yang sering muncul adalah Central Intelligence Agency (CIA) dan Federal Bureau of Investigation (FBI). CIA dan FBI adalah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang bertugas menjaga keamanan nasional. Namun, tugas, fungsi, dan fokus kerja mereka sangat berbeda.

Nah, artikel ini akan menjelaskan perbedaan CIA dan FBI, mulai dari sejarah, tugas, hingga lingkup operasionalnya.

Beda Sejarah Pembentukan CIA dan FBI

ilustrasi CIA (cia.gov)
ilustrasi CIA (cia.gov)

CIA didirikan pada tahun 1947 berdasarkan National Security Act. Pembentukan ini sebagai respons terhadap kebutuhan Amerika Serikat untuk memiliki badan intelijen yang fokus pada ancaman global pasca-Perang Dunia II.

CIA menggantikan Office of Strategic Services (OSS). Fungsinya bertujuan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyebarkan informasi intelijen asing untuk melindungi kepentingan nasional AS di luar negeri.

Sebaliknya, FBI didirikan jauh lebih awal, pada tahun 1908, dengan nama awal Bureau of Investigation (BOI).

Lembaga ini dibentuk untuk menangani kejahatan federal di dalam negeri, seperti korupsi, penipuan, dan pelanggaran hukum antarnegara bagian.

Pada tahun 1935, namanya diubah menjadi Federal Bureau of Investigation, mencerminkan peran yang lebih luas dalam penegakan hukum federal.

Beda Lingkup Operasional CIA dan FBI

baca juga
ilustrasi FBI (fbi.gov)
ilustrasi FBI (fbi.gov)

Perbedaan utama antara CIA dan FBI terletak pada fokus operasional mereka.

CIA adalah agen intelijen yang beroperasi terutama di luar wilayah Amerika Serikat. Tugas utamanya adalah mengumpulkan informasi intelijen tentang ancaman asing, seperti aktivitas pemerintah asing, terorisme internasional, atau proliferasi senjata nuklir.

CIA tidak memiliki wewenang penegakan hukum, sehingga tidak boleh menangkap atau melakukan penyelidikan kriminal di dalam negeri.

Operasi CIA sering kali bersifat rahasia, termasuk spionase, operasi rahasia (covert operations), dan analisis intelijen strategis.

Di sisi lain, FBI adalah lembaga penegak hukum federal yang berfokus pada kejahatan di dalam wilayah Amerika Serikat.

FBI menangani kasus-kasus seperti kejahatan terorganisir, terorisme domestik, kejahatan dunia maya, korupsi publik, dan pelanggaran hak sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Ada Agen CIA di Indonesia? Viral Tuduhan Diduga Anak Purbaya Yudhi Sadewa

Apakah Ada Agen CIA di Indonesia? Viral Tuduhan Diduga Anak Purbaya Yudhi Sadewa

News | Selasa, 09 September 2025 | 13:11 WIB

Berapa Gaji Agen CIA? Sri Mulyani Dituduh Agen CIA oleh Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya

Berapa Gaji Agen CIA? Sri Mulyani Dituduh Agen CIA oleh Akun Diduga Anak Menkeu Purbaya

News | Selasa, 09 September 2025 | 12:45 WIB

Sosok Yudo Sadewa: Trader Kripto Sejak SMA, Ngaku Punya Aset Forex dan Binary Option

Sosok Yudo Sadewa: Trader Kripto Sejak SMA, Ngaku Punya Aset Forex dan Binary Option

Bisnis | Selasa, 09 September 2025 | 11:46 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×