Permintaan AC Terus Meningkat, Bisakah Teknologi Baru Mengurangi Emisi?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 12 September 2025 | 12:15 WIB
Permintaan AC Terus Meningkat, Bisakah Teknologi Baru Mengurangi Emisi?
Ilustrasi pendingin atau AC ramah lingkungan (pixabay.com)

Suara.com - Permintaan pendingin udara terus melonjak seiring suhu global yang makin panas. Di negara tropis seperti Indonesia, AC bukan lagi barang mewah, melainkan kebutuhan pokok rumah tangga dan bisnis. Namun, di balik kenyamanan itu ada persoalan besar: konsumsi listrik yang tinggi dan potensi meningkatnya emisi karbon.

Kondisi ini membuat industri dituntut menghadirkan solusi yang sejalan dengan masa depan hijau. Pertanyaan pentingnya: bisakah teknologi pendingin udara lebih efisien, hemat energi, sekaligus ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa?

Gree Indonesia mencoba menjawab dilema tersebut. Pada 10 September 2025, perusahaan ini menandai satu dekade kiprahnya dengan menggelar Dealer Gathering dan peluncuran produk terbaru di Bangkok Convention Centre.

Ilustrasi AC (Freepik)
Ilustrasi AC (Freepik)

Mengusung tema “A Decade of Trust, Forward Together”, mereka menegaskan arah barunya: inovasi hijau untuk pasar Indonesia dan Asia Tenggara.

“Setiap tahun, kami menjual lebih dari 600 ribu unit AC rumah tangga, dengan nilai proyek komersial di atas Rp900 miliar,” kata Nicky, Vice President PT. Gree Electric Appliances Indonesia. “Capaian ini mencerminkan kekuatan produk kami sekaligus dedikasi tim lokal dalam memberikan layanan berkualitas dan andal.”

Acara ini juga menjadi panggung peluncuran Free Match Multi Split, sistem AC generasi baru yang dirancang lebih hemat energi. Menggunakan refrigeran R32 yang ramah lingkungan dan teknologi kompresor inverter, produk ini membidik hunian premium, perkantoran, hingga ritel. Pesannya jelas: kenyamanan tetap bisa didapat tanpa harus menambah beban listrik berlebih.

Bagi mereka, peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan produk baru, melainkan langkah strategis menuju masa depan hijau. Perusahaan memperluas kiprahnya ke Thailand dan Singapura dengan misi keberlanjutan yang sama: membangun gaya hidup modern yang nyaman, tapi tidak mengorbankan lingkungan.

Di tengah kekhawatiran atas konsumsi energi dan perubahan iklim, upaya seperti ini memberi harapan bahwa industri pendingin udara dapat beradaptasi. Konsumen pun dihadapkan pada pilihan baru: menikmati kesejukan tanpa rasa bersalah, karena teknologi hijau semakin dekat dalam keseharian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vietjet Umumkan Investasi Miliaran Dolar untuk Beli Pesawat Ramah Lingkungan

Vietjet Umumkan Investasi Miliaran Dolar untuk Beli Pesawat Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 12 September 2025 | 08:13 WIB

Viral Rekaman Dashcam Mencekam, Pria Misterius Todongkan Pistol ke Ojol di Permata Hijau

Viral Rekaman Dashcam Mencekam, Pria Misterius Todongkan Pistol ke Ojol di Permata Hijau

Entertainment | Kamis, 11 September 2025 | 14:15 WIB

Heboh Aksi Koboi Jalanan di ITC Permata Hijau, Pemotor Todong Pistol usai Cekcok dengan Sopir Ojol

Heboh Aksi Koboi Jalanan di ITC Permata Hijau, Pemotor Todong Pistol usai Cekcok dengan Sopir Ojol

News | Rabu, 10 September 2025 | 15:19 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×