Makna Mendalam "Om Shanti Shanti" yang Diucapkan Prabowo saat Pidato di PBB, Viral sampai India

Yasinta Rahmawati

Kamis, 25 September 2025 | 14:46 WIB
Makna Mendalam "Om Shanti Shanti" yang Diucapkan Prabowo saat Pidato di PBB, Viral sampai India
Presiden Indonesia Prabowo Subianto berpidato saat Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-80 di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). [Handout/Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9) lalu menyisakan sorotan menarik, bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di India. Dalam penutup pidatonya, Prabowo mengucapkan salam lintas agama, termasuk kalimat "Om Shanti, Shanti", yang langsung viral dan menuai banyak apresiasi.

Media India Today bahkan menuliskan artikel berjudul Indonesia President Signs Off UN General Assembly Speech with Om Shanti. Mereka menilai, ucapan itu membawa pesan harmoni di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Sementara The Times of India menyoroti cara Presiden Indonesia tersebut merangkul berbagai salam keagamaan, dari Islam hingga Hindu, Yahudi, dan Buddha.

Tak sedikit warganet India yang memuji sikap toleran Prabowo. Seorang pengguna media sosial menuliskan, "Seorang presiden negara Muslim dengan 87 persen penduduknya Muslim mengucapkan salam ‘Om Shanti’ itu sungguh luar biasa."

Ada pula yang menyebut, "Mendengar Presiden Prabowo di PBB dengan seruan universal terhadap perdamaian terdengar sangat istimewa."

Namun, apa sebenarnya arti "Om Shanti Shanti" yang diucapkan dalam forum dunia itu?

Makna "Om Shanti Shanti Om" dalam Hindu Bali

Bagi umat Hindu, khususnya di Bali, ucapan "Om Shanti Shanti Shanti Om" sangat akrab terdengar. Kalimat ini sering diucapkan di akhir doa, sembahyang, pertemuan, hingga pidato resmi.

Prabowo Subianto di PBB (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Prabowo Subianto di PBB (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Secara harfiah, kata "Om" adalah suara suci yang melambangkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa.

baca juga

Dalam tradisi Hindu Bali, Om disebut juga "Ongkara", simbol Tri Murti: Brahma (pencipta), Wisnu (pemelihara), dan Siwa (pelebur). Ucapan "Om" sendiri terbentuk dari tiga huruf: A, U, dan M, yang mana masing-masing mewakili tiga aspek ketuhanan tersebut.

Sementara itu, kata "Shanti" berarti damai. Pengulangannya sebanyak tiga kali melambangkan doa agar kedamaian menyertai manusia di tiga tingkatan kehidupan:

1. Fisik, diharapkan kita semua terhindar dari penyakit, bencana, dan gangguan alam.

2. Mental, diharapkan kita semua terbebas dari kegelisahan, amarah, dan kekacauan pikiran.

3. Spiritual, diharapkan kita semua mencapai ketenangan jiwa dan harmoni batin.

Dengan demikian, ucapan lengkap “Om Shanti Shanti Shanti Om” dapat dimaknai sebagai doa yang berarti, Ya Tuhan, semoga selalu ada keselamatan, damai di hati, damai di dunia, dan damai abadi.

Penulisan dalam Aksara Bali

Dalam aksara Bali, frasa Om Shanti Shanti kerap dijumpai dalam lontar, naskah keagamaan, hingga prasasti yang berkaitan dengan tradisi Hindu Bali.

Kalimat  ini juga terdapat dalam Mantra Puja Tri Sandya, doa yang diucapkan umat Hindu Bali tiga kali sehari (pagi, siang, dan sore). Salah satunya berbunyi:

Om ksantavyah kayiko dosah
Ksantavyo vaciko mama
Ksantavyo manaso dosah
Tat pramadat ksamasva mam
Om santih, santih, santih om

Artinya:
Ya Tuhan, ampunilah dosa-dosa anggota badan hamba. Ampunilah dosa perkataan hamba. Ampunilah dosa pikiran hamba. Ampunilah hamba dari kelalaian hamba. Semoga damai, damai, damai, ya Tuhan.

Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam praktik sehari-hari, ucapan Om Shanti Shanti Shanti Om biasa digunakan di akhir sambutan, rapat adat, maupun upacara keagamaan.

Sama halnya dengan "Om Swastyastu: yang kerap dipakai sebagai salam pembuka, Om Shanti digunakan sebagai salam penutup. Karenanya penempatan Om Shanti dalam pidato Presiden Prabowo sudah tepat dilakukan di akhir pidato. 

Dalam konteks pidato Presiden Prabowo di PBB, penyebutan "Om Shanti Shanti" bukan sekadar salam, melainkan pesan simbolis bahwa Indonesia ingin menyuarakan harmoni di tengah dunia yang penuh ketegangan.

Itu karena, seperti yang dijelaskan di atas bahwa ucapan yang terdengar sederhana ini sesungguhnya membawa pesan yang universal. Terdapat harapan akan kedamaian yang menyentuh jasmani, pikiran, dan jiwa manusia. Tak heran bila kalimat ini kerap dijadikan penutup doa, meditasi, atau pertemuan penting.

Demikian itu arti "Om Shanti Shanti Shanti Om" yang mana lebih dari sekadar frasa. Ia adalah doa, harapan, sekaligus filosofi hidup yang diwariskan umat Hindu dari generasi ke generasi dengan makna damai yang mendalam. Kalimat ini kini melampaui batas agama dan budaya, menjadi seruan universal bagi umat manusia untuk mengutamakan perdamaian.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato Prabowo di PBB: Ngomongin Gaza dan Israel, Sampai Akhirnya Dipuji Trump

Pidato Prabowo di PBB: Ngomongin Gaza dan Israel, Sampai Akhirnya Dipuji Trump

Your Say | Kamis, 25 September 2025 | 13:43 WIB

Aksi Gebrak Meja Prabowo di PBB Dipuji Donald Trump: 'Powerful!'

Aksi Gebrak Meja Prabowo di PBB Dipuji Donald Trump: 'Powerful!'

Your Say | Kamis, 25 September 2025 | 13:11 WIB

Serba-Serbi Sumitronomics: Digagas Ayah Prabowo, Digaungkan Menkeu Purbaya

Serba-Serbi Sumitronomics: Digagas Ayah Prabowo, Digaungkan Menkeu Purbaya

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 14:12 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×