Asia Low-Carbon Buildings Transition Bantu Indonesia Wujudkan Bangunan Rendah Emisi

Galih Prasetyo

Jum'at, 26 September 2025 | 22:54 WIB
Asia Low-Carbon Buildings Transition Bantu Indonesia Wujudkan Bangunan Rendah Emisi
Peserta pada Lokakarya Konsultasi Nasional mengenai Pedoman Pengadaan Pemerintah Hijau untuk Pendingin Hemat Energi [Istimewa]
baca 10 detik
  • Dengan kontribusi 33% emisi gas rumah kaca, terutama dari penggunaan AC, sektor bangunan mendapat perhatian serius pemerintah
  • Pemerintah menekankan efisiensi energi sebagai strategi hemat biaya untuk mendukung target Net Zero Emission
  • Proyek ALCBT bersama ACE, GGGI, dan HEAT International menghadirkan pedoman pengadaan hijau, alat ukur emisi (BEAT)

Suara.com - Pemerintah Indonesia bersama sejumlah mitra internasional mempercepat langkah menuju bangunan rendah karbon, dengan menekan konsumsi energi di sektor pendingin udara (AC) yang menjadi penyumbang besar emisi.

Langkah ini ditegaskan dalam Refrigeration & HVAC Indonesia Expo 2025 yang berlangsung di Jakarta International Expo, 24–26 September 2025.

Acara tersebut menghadirkan lebih dari 300 peserta dari kalangan pemerintah, pemilik bangunan, lembaga pembiayaan, hingga produsen peralatan HVAC untuk membahas masa depan bangunan hijau di Indonesia.

Data menunjukkan, sektor bangunan di Indonesia menyumbang 33% emisi gas rumah kaca, dengan pendingin udara sebagai salah satu faktor terbesar.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Diana Kusumastuti, M.T., menekankan bahwa sektor ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

“Sektor bangunan merupakan salah satu kontributor terbesar emisi di Indonesia. Pemerintah mendorong berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung upaya pengurangan emisi melalui peningkatan kapasitas dan penerapan sertifikasi bangunan hijau,” ujarnya.

Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energy Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral [Istimewa]
Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, Direktur Jenderal Energy Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral [Istimewa]

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, menambahkan bahwa efisiensi energi adalah strategi hemat biaya untuk mendukung transisi energi sekaligus target Net Zero Emission Indonesia.

“Efisiensi energi bisa menurunkan hingga 37% emisi nasional, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lewat penghematan tagihan listrik dan pemanfaatan teknologi cerdas,” jelasnya.

Salah satu langkah yang digalakkan adalah penerapan Green Public Procurement (GPP), yakni memasukkan kriteria efisiensi energi dalam pengadaan barang pemerintah, termasuk AC hemat energi.

baca juga

Dalam forum tersebut, ASEAN Centre for Energy (ACE), Global Green Growth Institute (GGGI), dan HEAT International melalui proyek Asia Low-Carbon Buildings Transition (ALCBT) memperkenalkan Pedoman Pengadaan Hijau untuk memperkuat pasar AC hemat energi.

Direktur Eksekutif ACE, Dato’ Ir. Ts. Razib Dawood, menekankan bahwa inisiatif ini bisa memberi teladan sekaligus sinyal pasar.

“Dengan memasukkan efisiensi dalam pengadaan, pemerintah tidak hanya mengurangi emisi, tetapi juga mendorong produsen untuk berinovasi menghadirkan produk berkelanjutan,” ujarnya.

Program ini juga memperkenalkan Building Emissions Assessment Tool (BEAT) serta pelatihan penggunaan refrigeran alami untuk mengukur dan menekan emisi sepanjang siklus hidup bangunan.

Perwakilan GGGI untuk Indonesia, Rowan Fraser, menegaskan bahwa rekomendasi kebijakan yang dirumuskan dari dialog ini akan memperkuat langkah pemerintah dalam menekan emisi dari sektor bangunan.

ACE dan Konsorsium ALCBT menegaskan komitmen untuk terus mendukung Indonesia dan ASEAN dalam transisi menuju lingkungan binaan yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peruri Klaim Berhasil Reduksi Emisi Karbon Hingga 102 Persen

Peruri Klaim Berhasil Reduksi Emisi Karbon Hingga 102 Persen

Bisnis | Kamis, 25 September 2025 | 18:13 WIB

Pangkas Emisi 62 Persen, Target Australia Dinilai Lemah dan Terancam Gagalkan Aksi Iklim

Pangkas Emisi 62 Persen, Target Australia Dinilai Lemah dan Terancam Gagalkan Aksi Iklim

Tekno | Selasa, 23 September 2025 | 18:00 WIB

Kemenhub 'Gandeng' TRON: Kebut Elektrifikasi Angkutan Umum, Targetkan Udara Bersih dan Bebas Emisi!

Kemenhub 'Gandeng' TRON: Kebut Elektrifikasi Angkutan Umum, Targetkan Udara Bersih dan Bebas Emisi!

Bisnis | Sabtu, 20 September 2025 | 09:17 WIB

Terungkap! Budidaya Tiram Bukan Biang Kerok Emisi, Malah Jadi Solusi Krisis Iklim?

Terungkap! Budidaya Tiram Bukan Biang Kerok Emisi, Malah Jadi Solusi Krisis Iklim?

Your Say | Kamis, 18 September 2025 | 16:05 WIB

Pertamina Berhasil Reduksi 1 Juta Ton Emisi Karbon, Disebut Bisa Jadi Trendsetter

Pertamina Berhasil Reduksi 1 Juta Ton Emisi Karbon, Disebut Bisa Jadi Trendsetter

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 19:35 WIB

BTN Bergabung dengan PCAF, Targetkan Nol Emisi Karbon dari Pembiayaan

BTN Bergabung dengan PCAF, Targetkan Nol Emisi Karbon dari Pembiayaan

Bisnis | Selasa, 16 September 2025 | 17:00 WIB

Terkini

5 Mobil Bekas Daihatsu Termurah yang Masih Relevan di 2026

5 Mobil Bekas Daihatsu Termurah yang Masih Relevan di 2026

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru

Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:11 WIB

7 Cara Mengatasi HP Murah RAM Kecil Gampang Lemot dan Cepat Panas, Ini Solusinya

7 Cara Mengatasi HP Murah RAM Kecil Gampang Lemot dan Cepat Panas, Ini Solusinya

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Waspada Manipulasi Asmara: Saat Perhatian Berlebih Berujung Bencana Mental

Waspada Manipulasi Asmara: Saat Perhatian Berlebih Berujung Bencana Mental

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:08 WIB

Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo Dimutasi, Digantikan Brigjen Roy Hardi Siahaan

Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo Dimutasi, Digantikan Brigjen Roy Hardi Siahaan

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Gelar Apel Keandalan Pembangkit, PLN Siap Dukung Ajang MotoGP Mandalika 2026

Gelar Apel Keandalan Pembangkit, PLN Siap Dukung Ajang MotoGP Mandalika 2026

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:06 WIB

Kapolri Baru Pasang Target Utama Basmi Oknum Polisi Bermasalah

Kapolri Baru Pasang Target Utama Basmi Oknum Polisi Bermasalah

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan

Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Mutasi Besar-Besaran! Ini Daftar Lengkap 4 Kapolda Baru di Sulawesi

Mutasi Besar-Besaran! Ini Daftar Lengkap 4 Kapolda Baru di Sulawesi

Sulsel | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:54 WIB

BRI Perkuat Dukungan untuk Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026

BRI Perkuat Dukungan untuk Kontingen Indonesia di Asian Games AichiNagoya 2026

Sumbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11:53 WIB

×