
Meski berbahaya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak buruk Cs-137, baik oleh pemerintah maupun masyarakat.
1. Dekontaminasi lingkungan
Cara pertama adalah memastikan sumber radiasi diangkat dan diamankan oleh otoritas berwenang. Setelah itu, tanah atau benda yang terkontaminasi harus dibersihkan.
Dalam beberapa kasus, lapisan tanah atas perlu dikupas lalu dibuang ke tempat penyimpanan khusus limbah radioaktif. Proses ini memang memakan biaya besar, tetapi penting untuk menghentikan penyebaran radiasi lebih lanjut.
2. Pemantauan terus-menerus
Pemerintah biasanya memasang alat pengukur radiasi (dosimeter atau Geiger counter) di sekitar lokasi terpapar. Dengan pemantauan ini, masyarakat bisa mengetahui apakah tingkat radiasi masih dalam batas aman.
Informasi yang terbuka dan berkala juga membantu mengurangi kecemasan warga, karena mereka tahu situasi diawasi secara ketat.
3. Menghindari konsumsi dari area terkontaminasi
Jika suatu wilayah dinyatakan terpapar, langkah berikutnya adalah membatasi konsumsi pangan dari area tersebut.Tanaman, buah, sayuran, maupun hewan ternak yang hidup di wilayah terkontaminasi sebaiknya tidak dikonsumsi sampai benar-benar dinyatakan aman.
Anda tentu ingat, Cs-137 dapat masuk ke tubuh melalui rantai makanan, sehingga pencegahan di tahap ini sangat penting.
4. Proteksi individu
Masyarakat yang harus beraktivitas di sekitar area terpapar dapat menggunakan peralatan pelindung diri, seperti masker khusus, sarung tangan, dan pakaian tertutup.
Selain itu, menjaga kebersihan tubuh dengan mencuci tangan, mengganti pakaian setelah beraktivitas di luar, serta mandi secara rutin bisa membantu mengurangi kemungkinan partikel radioaktif menempel di kulit
5. Mengonsumsi makanan bergizi dan suplemen tertentu
Walau tidak ada “obat mujarab” untuk menetralisir radiasi, menjaga kesehatan tubuh dengan asupan bergizi dapat memperkuat sistem imun.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan kaya kalium bisa membantu mengurangi penyerapan cesium ke dalam tubuh, karena kalium dan cesium sama-sama bersifat logam alkali.
Dengan begitu, jika kadar kalium dalam tubuh tercukupi, kemungkinan tubuh menyerap cesium menjadi lebih kecil.
6. Edukasi masyarakat
Informasi yang benar akan membantu mengurangi kepanikan. Pemerintah, tenaga medis, hingga tokoh masyarakat perlu bekerja sama memberikan edukasi seputar bahaya radiasi dan cara melindungi diri.
Semakin paham warga, semakin kecil risiko mereka melakukan tindakan yang salah atau berbahaya.
7. Pendampingan psikologis
Radiasi sering menimbulkan rasa takut yang berlebihan. Oleh karena itu, pendampingan psikologis juga menjadi bagian penting dari langkah penanganan.
Warga perlu diyakinkan bahwa situasi sedang dikendalikan, sekaligus diberi ruang untuk menyampaikan kekhawatiran mereka.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri