Suara.com - Sedang mencari destinasi liburan yang sedang naik daun? Deretan tempat wisata viral di Bondowoso berikut ini menawarkan pemandangan hijau, air terjun eksotis, dan spot foto yang memanjakan mata.
Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai tempat wisata Bondowoso viral bermunculan dan sukses mencuri perhatian wisatawan, terutama pecinta alam dan pegiat fotografi.
Keunikan wisata Bondowoso terletak pada alamnya yang masih asri dan belum terlalu ramai. Banyak destinasi menghadirkan suasana tenang dengan udara sejuk, cocok untuk healing maupun short getaway.
Tak sedikit yang menyebut pemandangannya mirip luar negeri, padahal lokasinya masih di Jawa Timur.
Inilah 7 rekomendasi destinasi wisata viral di Bondowoso yang wajib masuk daftar kunjungan saat liburan.
1. Kawah Ijen

Alamat: Perbatasan Banyuwangi & Bondowoso, Jawa Timur
Kawah Ijen merupakan ikon wisata Bondowoso yang mendunia. Gunung berapi aktif ini terkenal dengan fenomena blue fire yang langka dan hanya bisa disaksikan di beberapa tempat di dunia.
Selain api biru, Kawah Ijen memiliki danau kawah berwarna biru toska yang merupakan danau asam terbesar di dunia. Pemandangan ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Pendakian menuju kawah dimulai dari Paltuding dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam. Meski cukup melelahkan, panorama matahari terbit di puncak menjadi hadiah yang tak ternilai.
Kawah Ijen juga memperlihatkan aktivitas penambangan belerang tradisional, memberikan pengalaman wisata yang memadukan keindahan alam dan nilai budaya.
2. Kawah Wurung

Alamat: Margahayu, Kalianyar, Kec. Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur
Kawah Wurung merupakan salah satu tempat wisata Bondowoso viral yang berada di kawasan Ijen.
Destinasi ini menyuguhkan hamparan padang rumput luas dengan kontur perbukitan hijau yang berpadu indah dengan latar Pegunungan Ijen.
Pemandangannya sering disebut mirip savana luar negeri, sehingga sangat digemari untuk foto landscape.
Selain panorama alam, Kawah Wurung juga menawarkan berbagai aktivitas outdoor. Pengunjung bisa trekking ringan, bersepeda, menikmati sightseeing, hingga camping di area terbuka.