Akses Keuangan bagi Penyandang Disabilitas Masih Terbatas: 75 Persen Tak Punya Rekening Bank

Vania Rossa

Kamis, 09 Oktober 2025 | 12:41 WIB
Akses Keuangan bagi Penyandang Disabilitas Masih Terbatas: 75 Persen Tak Punya Rekening Bank
Ilustrasi akses keuangan. [Pexels]
baca 10 detik
  • Menurut SNLIK 2025, literasi keuangan Indonesia mencapai 66,4% dan inklusi keuangan 80,51%, namun penyandang disabilitas masih tertinggal dengan hanya 24,3% yang memiliki rekening bank dan 14,2% akses kredit.

  • Rupiah Cepat bekerja sama dengan PPDI memberikan edukasi literasi keuangan dan CSR sebesar Rp100 juta untuk mendukung penyandang disabilitas agar lebih mandiri dalam menggunakan layanan keuangan digital.

  • Kolaborasi antara fintech, asosiasi, regulator, dan komunitas menjadi kunci untuk mengurangi kesenjangan inklusi keuangan dan membangun kemandirian ekonomi bagi kelompok disabilitas.

Suara.com - Inklusi keuangan menjadi kunci penting bagi pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas. Dengan akses ke layanan keuangan, mulai dari rekening bank hingga kredit dan produk digital, penyandang disabilitas dapat mengelola keuangan secara mandiri, meningkatkan peluang usaha, dan ikut berpartisipasi dalam transformasi ekonomi digital.

Namun, kenyataannya, akses keuangan bagi kelompok ini masih sangat terbatas, sehingga dibutuhkan langkah nyata dari regulator, industri, dan komunitas untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dirilis OJK dan BPS, indeks literasi keuangan Indonesia mencapai 66,4%, sementara indeks inklusi keuangan meningkat ke 80,51%, naik dari 65,43% (literasi) dan 75,02% (inklusi) pada 2024.

Meski demikian, capaian ini belum merata di semua kelompok masyarakat. Penyandang disabilitas masih menghadapi kesenjangan besar dalam akses keuangan: hanya 24,3% penyandang disabilitas usia ≥15 tahun yang memiliki rekening bank.

Akses kredit bahkan lebih rendah, sekitar 14,2%, dibanding 20,1% pada rumah tangga non-disabilitas. Sementara itu, meski 75,7% penyandang disabilitas tercakup program jaminan kesehatan, kepemilikan produk keuangan swasta seperti asuransi individu masih di bawah 2%.

Dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan Nasional (BIKN) 2025, platform fintech peer-to-peer (P2P) lending Rupiah Cepat memberikan edukasi dan dukungan keuangan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan literasi bertema “Pemerataan Akses Keuangan untuk Kalangan Disabilitas” digelar di Gowork Menara Rajawali, Jakarta, pada Kamis (9/10/2025), bekerja sama dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) serta melibatkan 40 anggota komunitas tersebut. Acara ini juga diisi penyerahan dana CSR sebesar Rp100 juta untuk mendukung program inklusi keuangan.

Literasi keuangan bertema “Pemerataan Akses Keuangan untuk Kalangan Disabilitas”. (dok. Rupiah Cepat)
Literasi keuangan bertema “Pemerataan Akses Keuangan untuk Kalangan Disabilitas”. (dok. Rupiah Cepat)

Direktur Rupiah Cepat, Anna Maria Chosani, menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi kelompok disabilitas.

“Literasi keuangan adalah hak semua kalangan, tanpa terkecuali. Dukungan ini kami harap tidak hanya meningkatkan pemahaman anggota PPDI terhadap produk keuangan digital, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi mereka,” ujar Anna.

Ketua Umum PPDI, H. Norman Yulian, menyambut dukungan ini dengan antusias.

baca juga

“Kami berharap dukungan ini menjadi jalan menuju pemerataan akses keuangan, agar penyandang disabilitas dapat semakin mandiri dan berdaya,” ujarnya.

Senada, Direktur Eksekutif AFPI, Yasmine Meylia, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak: “Kolaborasi antara platform fintech, asosiasi, regulator, dan komunitas sangat penting untuk memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal dalam inklusi keuangan nasional.”

Langkah ini menunjukkan bahwa literasi dan akses keuangan bagi penyandang disabilitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga industri fintech. Dengan dukungan nyata, diharapkan kesenjangan akses dapat terus diperkecil, sekaligus memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KADIN Soroti Peran Pindar dalam Menjangkau 132 Juta Penduduk Tanpa Akses Keuangan

KADIN Soroti Peran Pindar dalam Menjangkau 132 Juta Penduduk Tanpa Akses Keuangan

Bisnis | Selasa, 07 Oktober 2025 | 15:09 WIB

Transaksi AgenBRILink Tembus Rp1.145 Triliun, BRI Genjot Inklusi Keuangan

Transaksi AgenBRILink Tembus Rp1.145 Triliun, BRI Genjot Inklusi Keuangan

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 10:55 WIB

Yuk Ikutan GenKBiz dan Star Festival dari KB Bank, Catat Tanggalnya di 5 Kota Besar Indonesia!

Yuk Ikutan GenKBiz dan Star Festival dari KB Bank, Catat Tanggalnya di 5 Kota Besar Indonesia!

Bisnis | Selasa, 30 September 2025 | 12:07 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×