Mengintip Museum Papua yang Dikunjungi Anies Baswedan di Jerman, Punya Ratusan Artefak

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 01 November 2025 | 14:34 WIB
Mengintip Museum Papua yang Dikunjungi Anies Baswedan di Jerman, Punya Ratusan Artefak
Anies Baswedan mengunjungi Papua Museum. (X/@aniesbaswedan)
  • Papua Museum terletak di Gelnhausen, Jerman.
  • Diresmikan secara langsung oleh Anies Baswedan pada 2015 lalu.
  • Museum ini menyimpan kekayaan budaya tanah Papua. 

Suara.com - Belum lama ini, Anies Baswedan mengunjungi sebuah museum unik di Gelnhausen, Jerman, yakni Papua Museum.

Museum berada di sebuah rumah tua tersebut menyimpan kisah panjang dan kekayaan budaya yang luar biasa dari tanah Papua.

Mari kita selami lebih dalam keistimewaan museum yang menjadi jembatan budaya antara Eropa dan Papua ini.

Diresmikan pada 2015

Papua Museum di Gelnhausen resmi dibuka pada tahun 2015, dan diresmikan secara langsung oleh Anies Baswedan, yang kala itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan Indonesia.

Museum ini adalah perwujudan dari koleksi pribadi Dr. Werner Weiglein, seorang dokter sekaligus petualang yang mendedikasikan lebih dari 40 tahun hidupnya untuk menjelajahi kebudayaan Papua.

Ketertarikannya pada budaya Oseania dimulai sejak tahun 1979, dan sejak itu, ia telah memimpin lebih dari 200 ekspedisi ke Papua Nugini.

Perjalanan panjang dan penuh dedikasi ini memungkinkannya mengumpulkan lebih dari 800 objek, yang kini tersimpan rapi dan menjadi inti pameran di museum ini.

Anies Baswedan mengunjungi Papua Museum. (X/@aniesbaswedan)
Anies Baswedan mengunjungi Papua Museum. (X/@aniesbaswedan)

Ragam Koleksi

Koleksi Dr. Weiglein merupakan cerminan otentik dari seni dan kehidupan sehari-hari berbagai suku di Papua Nugini, dengan fokus utama pada area Asmat yang kaya akan tradisi spiritual dan seni pahat.

Di antara koleksi yang dipamerkan, pengunjung dapat menemukan "Rachepfähle" atau tiang pembalasan, tengkorak, dan tulang manusia yang memiliki makna ritual mendalam.

Selain itu, terdapat pula berbagai benda seni dan artefak yang merepresentasikan semua wilayah budaya Papua Nugini.

Benda-benda itu berasal dari kehidupan sehari-hari yang menjadi saksi bisu realitas budaya yang sebagian di antaranya kini mungkin telah banyak berubah.

Setiap objek di museum ini adalah asli dan tradisional, menciptakan pengalaman imersif yang tak ternilai bagi para pengunjung untuk memahami salah satu kebudayaan paling menarik di dunia.

Sebagai informasi, Papua Nugini sendiri adalah wilayah yang unik dalam banyak aspek.

Pulau terbesar kedua di dunia ini memiliki keanekaragaman hayati flora dan fauna yang paling luas, serta lebih dari 700 bahasa yang digunakan, mencerminkan keragaman budaya yang sangat kaya.

Anies Baswedan mengunjungi Papua Museum. (X/@aniesbaswedan)
Anies Baswedan mengunjungi Papua Museum. (X/@aniesbaswedan)

Cara Mengunjungi Museum Papua

Alamat museum berada di Hanauer Landstraße 32, 63571 Gelnhausen-Meerholz, Jerman.

Tapi penting untuk diketahui bahwa Papua Museum tidak memiliki jam buka reguler harian.

Kunjungan hanya dapat dilakukan berdasarkan permintaan dan khusus untuk kelompok.

Setiap kunjungan akan mencakup tur berpemandu selama satu jam, yang tentunya akan memperkaya pengalaman dan pemahaman pengunjung tentang koleksi yang dipamerkan.

Kebijakan ini memastikan bahwa setiap pengunjung mendapatkan pengalaman yang personal dan mendalam, jauh dari keramaian museum pada umumnya, memungkinkan apresiasi yang lebih intim terhadap setiap artefak yang kaya akan cerita.

Untuk mengatur kunjungan atau mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi pihak museum melalui email di [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Harga TIket Masuk Museum Louvre Paris? Sempat Tutup Sementara karena Koleksi Dirampok

Berapa Harga TIket Masuk Museum Louvre Paris? Sempat Tutup Sementara karena Koleksi Dirampok

Lifestyle | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:03 WIB

Museum Louvre Dibobol Siang Bolong! 5 Fakta Perampokan 7 Menit yang Bikin Prancis Gempar

Museum Louvre Dibobol Siang Bolong! 5 Fakta Perampokan 7 Menit yang Bikin Prancis Gempar

Your Say | Kamis, 23 Oktober 2025 | 11:24 WIB

Peci Bung Karno dan Hatta Kini Jadi Saksi Bisu di Museum Proklamasi

Peci Bung Karno dan Hatta Kini Jadi Saksi Bisu di Museum Proklamasi

Video | Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:05 WIB

Gelang Emas Firaun Dicuri dari Museum Mesir, Dijual Cuma Laku Segini

Gelang Emas Firaun Dicuri dari Museum Mesir, Dijual Cuma Laku Segini

Entertainment | Minggu, 21 September 2025 | 13:10 WIB

Novel The Art of Vanishing: Rahasia Museum dan Kisah Romansa Lintas Dimensi

Novel The Art of Vanishing: Rahasia Museum dan Kisah Romansa Lintas Dimensi

Your Say | Kamis, 14 Agustus 2025 | 11:38 WIB

Museum Srihadi Soedarsono: Pameran Art Gallery Terbaru di Kota Bandung

Museum Srihadi Soedarsono: Pameran Art Gallery Terbaru di Kota Bandung

Your Say | Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:10 WIB

Terkini

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:31 WIB

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:52 WIB

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:07 WIB

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:15 WIB

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:15 WIB

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:30 WIB

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:15 WIB

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:16 WIB

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:35 WIB