Kenapa Sepatu New Balance Mahal? 5 Sepatu Lokal Ini Bisa Jadi Alternatif yang Lebih Murah

Farah Nabilla

Rabu, 05 November 2025 | 17:09 WIB
Kenapa Sepatu New Balance Mahal? 5 Sepatu Lokal Ini Bisa Jadi Alternatif yang Lebih Murah
Ilustrasi sepatu New Balance (Google Studio AI)

Suara.com - Sekarang ini sepasang sepatu New Balance bisa dibanderol cukup mahal. Dulu mungkin masih bisa dijangkau, tetapi akhir-akhir ini harganya lumayan mahal sehingga membuat orang bertanya-tanya, mengapa?

Kenaikan harga tidak selalu menjadi pilihan brand tertentu. Mereka tidak hanya memikirkan keuntungan, ada alasan yang masuk akal mengapa harga suatu barang bisa naik. Seringkali terdapat beberapa faktor kunci lain yang memengaruhi harga produk. Berikut beberapa alasan kenapa sepatu New Balance bisa mahal:

1. Citra merek

Alasan pertama dan utama untuk harga tinggi adalah citra merek atau brand. New Balance telah hadir selama 118 tahun dan dikenal sebagai produsen sepatu ternyaman di pasaran. Tidak diragukan lagi, banyak orang menyukai sepatu New Balance.

Banyak komentar positif di berbagai media sosiaal dan platform lainnya tentang kenyamanan sepatu New Balance, terutama untuk berjalan, jogging, hingga berlari. Tidak hanya orang biasa yang menyukainya, banyak dokter penyakit kaki juga merekomendasikan merek sepatu ini.

Sepatu New Balance bisa membantu menjaga kaki tetap netral, sehingga sangat baik untuk kesehatan kaki secara keseluruhan. Karena reputasinya yang kuat inilah, New Balance menaikkan harga sedikit untuk membedakan sepatu mereka dari merek biasa.

2. Penggunaan material berkualitas tinggi.

New Balance tidak mengambil jalan pintas, mereka memilih material terbaik yang tersedia. Situs web resmi menunjukkan bahwa mereka fokus pada beberapa material utama, yakni kapas organis, kulit premium, serta poliester daur ulang.

Untuk bagian upper, mereka menggunakan poliester daur ulang dan kulit dari penyamakan kulit berperingkat emas LWG. Mereka bahkan menggunakan Tencel, alternatif katun ramah lingkungan yang lebih berkelanjutan karena membutuhkan energi dan air yang jauh lebih sedikit.

baca juga

Untuk solnya, New Balance menggunakan busa EVA dan karet. Busa EVA populer karena bantalannya yang luar biasa, sementara sol luar karet memberikan daya tahan yang tak tertandingi. Kombinasi kedua material ini memberikan kenyamanan dan daya tahan yang lama.

3. Merek berbasis AS

Saat ini, sekitar 1 dari 4 pasang sepatu New Balance dibuat di AS dengan biaya produksi yang jauh lebih tinggi daripada di negara lain. Kesenjangan upah yang besar meningkatkan biaya keseluruhan pembuatan sepatu untuk merek-merek yang berbasis di AS.

4. Penelitian dan teknologi inovatif

Untuk benar-benar memberikan kemudahan bagi kaki, tungkai, dan tulang belakang, New Balance menghabiskan banyak uang untuk penelitian tingkat lanjut. Inti penelitian ini adalah untuk mengembangkan teknologi inovatif yang meningkatkan performa atau menambah dukungan ekstra.

5. Bekerja dalam kondisi yang berkelanjutan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Sepatu Jalan Kaki Paling Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp300 Ribuan

5 Sepatu Jalan Kaki Paling Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp300 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 05 November 2025 | 09:38 WIB

5 Sepatu Uniseks dan Palugada: Serba Bisa buat Ngantor, Nge-gym, dan Jalan!

5 Sepatu Uniseks dan Palugada: Serba Bisa buat Ngantor, Nge-gym, dan Jalan!

Lifestyle | Selasa, 04 November 2025 | 19:00 WIB

7 Sepatu Lari Adidas Adizero Terbaik 2025, Running Shoes Favorit Pelari Kalcer

7 Sepatu Lari Adidas Adizero Terbaik 2025, Running Shoes Favorit Pelari Kalcer

Lifestyle | Selasa, 04 November 2025 | 14:01 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Sekelas Adidas yang Murah untuk Anak Sekolah

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Sekelas Adidas yang Murah untuk Anak Sekolah

Lifestyle | Selasa, 04 November 2025 | 11:25 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik untuk Jalan Kaki Santai, Harga di Bawah 500 Ribu

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik untuk Jalan Kaki Santai, Harga di Bawah 500 Ribu

Lifestyle | Selasa, 04 November 2025 | 06:36 WIB

Terkini

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×