Gus Elham Yahya Keturunan Siapa? Minta Maaf Usai Dikecam PBNU dan Kemenag Gegara Ciumi Anak Kecil

Farah Nabilla

Kamis, 13 November 2025 | 08:14 WIB
Gus Elham Yahya Keturunan Siapa? Minta Maaf Usai Dikecam PBNU dan Kemenag Gegara Ciumi Anak Kecil
Gus Elham Yahya. [Kolase]
baca 10 detik
  • Gus Elham Yahya adalah keturunan KH Luqman Arifin Dhofir.
  • Viral karena video mencium anak kecil saat dakwah.
  • Usai dikecam PBNU dan Wamenag, Gus Elham lalu minta maaf terbuka.

Suara.com - Nama Gus Elham Yahya tengah menjadi sorotan publik setelah videonya yang memperlihatkan dirinya mencium anak-anak kecil perempuan dalam acara dakwah viral di media sosial.

Aksi tersebut menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk PBNU dan Wakil Menteri Agama (Wamenag) yang menilai tindakannya tidak pantas dilakukan oleh seorang pendakwah.

Di balik kontroversi tersebut, publik pun mulai penasaran dengan sosoknya. Siapa sebenarnya Gus Elham Yahya? Benarkah ia berasal dari keluarga besar pesantren di Kediri?

Keturunan Siapa Gus Elham Yahya?

Gus Elham Yahya memiliki nama lengkap Mohammad Elham Yahya Luqman. Ia lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 8 Juli 2001. Sosok muda ini dikenal sebagai pendakwah yang aktif berdakwah di berbagai daerah serta sering tampil dalam acara keagamaan.

Gus Elham Yahya minta maaf usai video cium anak kecil viral (Instagram)
Gus Elham Yahya minta maaf usai video cium anak kecil viral (Instagram)

Gus Elham berasal dari keluarga pesantren ternama di Kediri. Ia merupakan putra KH Luqman Arifin Dhofir, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri, sekaligus cucu KH Mudhofir Ilyas, pendiri pondok pesantren tersebut.

Dengan garis keturunan itu, Gus Elham termasuk dalam keluarga besar yang disegani di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Sebutan “Gus” di depan namanya pun menandakan statusnya sebagai keturunan ulama dan penerus tradisi pesantren.

Viral karena Video Mencium Anak Kecil

Nama Gus Elham mendadak viral setelah sebuah video menunjukkan dirinya mencium anak kecil perempuan di tengah acara dakwah. Dalam video itu, ia tampak memeluk dan mencium pipi anak kecil di hadapan jamaah.

baca juga

Aksi tersebut menuai reaksi keras di media sosial. Banyak warganet menilai perilakunya tidak pantas dilakukan di ruang publik, apalagi oleh seorang tokoh agama. Bahkan, ada pula yang menyebut tindakannya termasuk pelecehan dan tidak menunjukkan adab seorang dai.

Dikecam PBNU dan Wamenag

Kritik terhadap tindakan Gus Elham datang dari berbagai pihak. PBNU menegaskan bahwa pendakwah harus mampu menjadi teladan dalam bersikap, terutama ketika berinteraksi dengan anak-anak.

Ketua PBNU Alissa Wahid mengatakan bahwa tindakan Gus Elham tidak mencerminkan akhlakul karimah.

"Itu menodai nilai-nilai dakwah sendiri yang seharusnya memberikan teladan melalui sikap dan lakunya kepada umat," kata Alissa di Jakarta, Rabu, dikutip dari ANTARA.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, juga mengecam tindakan tersebut. Ia menyebut bahwa perilaku itu tidak pantas dan mengingatkan agar lingkungan dakwah serta pesantren harus menjadi ruang yang ramah anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pemain Keturunan Lama dan Baru di Timnas Indonesia U-22 untuk Lawan Mali dan SEA Games 2025

Daftar Pemain Keturunan Lama dan Baru di Timnas Indonesia U-22 untuk Lawan Mali dan SEA Games 2025

Bola | Kamis, 13 November 2025 | 06:44 WIB

Viral Video Cium Anak Kecil, Gus Elham Yahya Buka Suara dan Minta Maaf

Viral Video Cium Anak Kecil, Gus Elham Yahya Buka Suara dan Minta Maaf

Your Say | Kamis, 13 November 2025 | 08:10 WIB

Winger Lincah di Liga Swiss Ini BerdarahPekalongan-Jerman, Nama Bapaknya Mursyid

Winger Lincah di Liga Swiss Ini BerdarahPekalongan-Jerman, Nama Bapaknya Mursyid

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 22:30 WIB

Terpopuler: Kontroversi Gus Elham Yahya Cium Bocah Perempuan, Zodiak yang Kurang Beruntung November

Terpopuler: Kontroversi Gus Elham Yahya Cium Bocah Perempuan, Zodiak yang Kurang Beruntung November

Lifestyle | Kamis, 13 November 2025 | 06:35 WIB

Terkini

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:59 WIB

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Foto | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:58 WIB

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci

Jogja | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

Menteri Hukum Mending Dorong RUU Perampasan Aset, Ketimbang Hukuman Mati Koruptor

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:56 WIB

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

×