Tanggal 17 November Memperingati Hari Apa? Yuk Cari Tahu

Husna Rahmayunita, Dita Alvinasari

Senin, 17 November 2025 | 10:27 WIB
Tanggal 17 November Memperingati Hari Apa? Yuk Cari Tahu
Ilustrasi kalender (Freepik)
baca 10 detik
  • Setiap tanggal 17 November diperingati sebagai dua momen penting berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.
  • Hari ini diperingati sebagai Hari Pelajar Sedunia dan Hari Prematur Sedunia.
  • Meskipun tidak dirayakan secara khusus di Indonesia, di berbagai negara di dunia, hari ini menjadi momen penting.

Suara.com - Mungkin masih banyak yang belum tahu apabila hari ini memperingati sejumlah peristiwa bersejarah. Lantas, tanggal 17 November memperingati hari apa?

Dalam skala internasional, setiap tanggal 17 November diperingati sebagai dua momen penting yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan.

Meskipun tidak dirayakan secara khusus di Indonesia, di berbagai negara di dunia, hari ini menjadi momen penting untuk mengenang peristiwa bersejarah.

Untuk menjawab pertanyaan yang banyak muncul, yaitu 17 November memperingati apa, berikut ulasan selengkapnya yang bisa kamu simak.

1. Hari Pelajar Internasional

Ilustrasi pelajar. [Ist]
Ilustrasi pelajar. [Ist]

Salah satu peringatan yang jatuh pada hari ini adalah Hari Pelajar Sedunia atau International Students’ Day, yang dirayakan setiap tanggal 17 November.

Melansir dari News18, Hari Pelajar Sedunia diperingati untuk menghormati pengorbanan ribuan aktivis pelajar di Praha yang memperjuangkan hak mereka atas pendidikan selama pendudukan Nazi.

Ini bermula saat peristiwa tragis pada 17 November 1939, ketika pasukan Nazi menyerbu Republik Ceko dan mengakibatkan eksekusi sembilan pemimpin pelajar tanpa pengadilan dan penahanan lebih dari 1.200 mahasiswa yang kemudian dikirim ke kamp konsentrasi.

Untuk mengenang nyawa yang hilang dari Universitas Praha, peringatan resmi pertama Hari Pelajar Sedunia diadakan pada 1941 oleh International Students’ Council di London.

baca juga

Hari Pelajar Internasional menjadi pengingat penting akan perlunya melindungi hak-hak pelajar serta memastikan generasi muda memiliki suara dalam membentuk masa depan mereka.

Di berbagai negara, institusi pendidikan dan kelompok mahasiswa memperingati hari ini dengan mengadakan berbagai acara, diskusi, dan kegiatan budaya yang mendorong keberagaman, kesetaraan, serta hak universal atas pendidikan.

Banyak mahasiswa juga memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kesadaran, membagikan kisah perjuangan aktivisme pelajar, dan menyoroti peran generasi muda dalam mendorong perubahan sosial.

2. Hari Prematur Sedunia

Ilustrasi penyebab dan bahaya bayi prematur (Freepik)
Ilustrasi bayi prematur (Freepik)

Tanggal 17 November juga diperingati sebagai Hari Prematur Sedunia atau World Prematurity Day.

Melansir dari laman resmi WHO, tujuan utama peringatan ini adalah meningkatkan kesadaran tentang dampak kelahiran prematur dan mendorong kualitas perawatan bagi setiap bayi yang lahir terlalu dini.

Hari Prematur Sedunia pertama kali digagas pada 2008 oleh European Foundation for the Care of Newborn Infants (sekarang Global Foundation for the Care of Newborn Infants atau GFCNI) bersama banyak organisasi orang tua, dan kini telah berkembang menjadi gerakan global.

Pada 2025, World Health Assembly secara resmi menambahkan Hari Prematur Sedunia ke kalender kesehatan internasional WHO, mengakui pentingnya upaya ini dalam meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan anak.

Meskipun hari ini secara tradisional diperingati pada 17 November, untuk memusatkan perhatian pada isu prioritas ini tanpa tumpang tindih dengan Hari Dunia lain, WHO menetapkan tanggal 15 November 2025 sebagai Hari Prematur Sedunia ke depannya.

Tema tahun ini mengikuti kampanye WHO Healthy Beginnings, Hopeful Futures, yang mengingatkan kita bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan hidup yang adil sejak awal kehidupan mereka.

Kampanye ini mengajak negara-negara untuk mengambil langkah-langkah berikut demi mencapai tujuan tersebut.

  1. Berinvestasi dalam perawatan khusus bagi bayi kecil dan sakit, termasuk unit neonatal, staf terlatih, ruang khusus, dan peralatan penyelamat nyawa.
  2. Memperkuat layanan kesehatan ibu untuk mencegah kelahiran prematur dan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini.
  3. Mendukung keluarga dengan sumber daya emosional, finansial, dan praktis untuk merawat bayi mereka.
  4. Menjamin kesetaraan sehingga tingkat kelangsungan hidup tidak tergantung pada lokasi atau pendapatan, memberi setiap bayi kesempatan terbaik untuk masa depan yang cemerlang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Oktober Memperingati Hari Apa? Momen Berarti Bagi Pelajar, Perempuan Pedesaan hingga Binatang

15 Oktober Memperingati Hari Apa? Momen Berarti Bagi Pelajar, Perempuan Pedesaan hingga Binatang

Lifestyle | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 16:25 WIB

Hari Prematur Sedunia, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Pada Perkembangan Anak Prematur

Hari Prematur Sedunia, Ini 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Pada Perkembangan Anak Prematur

Health | Jum'at, 18 November 2022 | 08:08 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×