Seruan Ruang Aman bagi Peran Perempuan di SM Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie

Rendy Adrikni Sadikin

Jum'at, 28 November 2025 | 13:23 WIB
Seruan Ruang Aman bagi Peran Perempuan di SM Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie
Peran vital perempuan dalam keberlangsungan ekosistem di SM Nantu dan Tahura BJ Habibie memantik sorotan.(Dokumentasi pribadi)
baca 10 detik
  • Penandatanganan Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dilakukan di UNG pada 27 November 2025 oleh berbagai pihak.
  • Pakta tersebut bertujuan menjamin perempuan memperoleh kesempatan setara serta peran kepemimpinan dalam konservasi lingkungan.
  • Komitmen utama mencakup penciptaan ruang aman dengan toleransi nol terhadap diskriminasi dan pelecehan seksual di lapangan.

Suara.com - “Tak ada batasan bagi apa yang bisa kita capai sebagai perempuan.” Kutipan eks ibu negara Amerika Serikat Michelle Obama seolah mempertegas bahwa peran perempuan itu nirbatas. Nah, sepenting ini pula peran perempuan dalam konservasi di Suaka Margasatwa Nantu Boliohuto dan Taman Hutan Raya BJ Habibie.

Kesadaran inilah yang mendorong beragam pihak berkumpul di Aula Unit Pelaksana Akademik Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025), dalam momentum penutupan program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia Fase 7.

Di sana, beberapa pihak lintas sektor bersamuh. Dari pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, pendamping lapangan, kelompok masyarakat, hingga perwakilan dari GEF SGP Indonesia, mereka menandatangani meneken Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi serta Pelecehan Seksual.

Tujuan penandatanganan pakta integritas ini sejatinya simpel namun sangat penting. Ya, pakta integritas ini ingin memastikan perempuan mendapatkan ruang aman, kesempatan yang setara, dan peran nyata dalam menjaga ekosistem di Suaka Margasatwa Nantu Boliohuto dan Taman Hutan Raya BJ Habibie.

Mendorong Kepemimpinan Perempuan, Bukan Sekadar Kehadiran

Masyarakat di wilayah penyangga memahami, perempuan berperan vital. Mereka menjaga pangan keluarga, mempraktikkan pengetahuan lokal soal tanaman, hingga memastikan sumber air terjaga. Banyak pengetahuan ekologis yang diwariskan turun-temurun oleh perempuan. Pengetahuan ini tidak tertulis, tapi sangat berharga.

Sayangnya, ketika tiba pada tahap pengambilan keputusan atau penyusunan kebijakan kelompok, peran perempuan kerap diabaikan. Peran mereka belum sepenuhnya diakomodasi. Nah, lewat pakta integritas ini, semua pihak sepakat mengubah itu. Perempuan harus punya akses sama untuk bicara, memutuskan, dan memimpin.

Salah satu komitmen terbesar dalam pakta ini yakni meningkatkan kepemimpinan perempuan. Artinya, perempuan tidak cuma hadir sebagai peserta. Mereka didorong terlibat dalam bentuk yang lebih strategis. Semisalnya, perempuan didorong memimpin kelompok, merancang kegiatan konservasi, atau terlibat dalam konsultasi kebijakan lokal.

Perempuan dinilai membawa perspektif berbeda, yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Contoh: bagaimana tanaman tertentu bisa memberi manfaat ganda, atau bagaimana sebuah area hutan menjadi sumber air penting bagi desa. Perspektif ini tidak melulu muncul dalam diskusi teknis, tapi sangat menentukan efektivitas konservasi.

Ruang Aman untuk Perempuan

Di lapangan, perempuan acapkali menghadapi tantangan tambahan. Sebut saja mulai dari risiko pelecehan, diskriminasi, atau diremehkan. Karena itu, pakta integritas ini memuat komitmen tegas terhadap Zero Tolerance atau toleransi nol pada kekerasan berbasis gender dan pelecehan seksual.

Komitmen ini tidak hanya berbentuk janji, tetapi juga rencana nyata: memastikan adanya mekanisme pelaporan, memberikan perlindungan, dan menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi perempuan dalam semua aktivitas konservasi. Ini penting karena perempuan hanya bisa aktif berkontribusi jika mereka merasa aman.

Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi serta Pelecehan Seksual di Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025).(Dokumentasi pribadi)
Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi serta Pelecehan Seksual di Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025).(Dokumentasi pribadi)

Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala, menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar formalitas. Menurut Sidi, pakta integritas ini menegaskan tanggung jawab kolektif para pemangku kepentingan dalam memastikan kesetaraan gender dapat diterapkan hingga ke tingkat tapak.

“Hal ini perlu kami dorong sebagai komitmen bersama demi keberlanjutan alam dan kesejahteraan masyarakat di wilayah penyangga SM Nantu dan Tahura B.J. Habibie,” ujar Sidi.

Pernyataan ini mengingatkan bahwa kesetaraan gender bukan hanya isu manusia, tetapi juga isu lingkungan. Ketika perempuan diberi ruang untuk berperan penuh, praktik konservasi menjadi lebih kaya dan efektif.

Menuju Masa Depan Konservasi yang Lebih Adil

Penandatanganan pakta ini menandai langkah besar menuju masa depan konservasi yang lebih inklusif. Ya, perempuan bukan sekadar “pelengkap”, tetapi justru sebagai aktor utama yang punya pengetahuan, pengalaman, dan peran penting dalam menjaga kelestarian hutan.

“Dengan kolaborasi lintas lembaga dan kemauan bersama untuk menciptakan ruang aman dan setara, kawasan Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie kini bergerak menuju model konservasi yang lebih manusiawi dan berkelanjutan,” kata Sidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Sering Dianggap Remeh, Segini Mahalnya Biaya Menjadi Perempuan Setiap Bulan

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Pembalut Kena Pajak, di Mana Letak Keadilan bagi Perempuan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Melawan Tekanan Jam Sosial: Hak Perempuan Menentukan Pernikahan dan Masa Depan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:03 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×