Kapan Manusia Pertama Kali Makan Daging? Ini Fakta Ilmiah Terbarunya

Nur Khotimah

Selasa, 02 Desember 2025 | 19:00 WIB
Kapan Manusia Pertama Kali Makan Daging? Ini Fakta Ilmiah Terbarunya
Ilustrasi daging (Pexels)

Usia ini sedikit lebih tua dibandingkan situs-situs pemotongan hewan di Olduvai Gorge, yang selama ini menjadi rujukan utama teori sebelumnya.

Sementara itu, di Bouri Formation, Ethiopia, para peneliti menemukan tulang antelop dan kuda dengan bekas potongan yang berasal dari 2,5 juta tahun lalu.

Meski demikian, tulang hominid yang ditemukan bersamaan masih terlalu sulit diidentifikasi, sehingga belum jelas siapa yang menjadi pelaku kegiatan tersebut.

Meski begitu, temuan ini tetap memperpanjang catatan sejarah konsumsi daging jauh ke masa sebelum Homo erectus.

Lebih menarik lagi, bukti tertua mengenai kegiatan mengolah daging ditemukan di Nyayanga, Kenya.

Di lokasi ini, para peneliti menemukan bekas pemotongan pada tulang kuda nil yang berusia antara 3 juta hingga 2,6 juta tahun. Artinya, kebiasaan makan daging telah ada bahkan sebelum genus Homo muncul.

Di lokasi yang sama, ditemukan fosil yang kemungkinan milik spesies Paranthropus, meski belum dapat dipastikan apakah spesies ini yang melakukan penyembelihan tersebut.

Dengan temuan-temuan baru ini, para pakar kini menilai bahwa konsumsi daging kemungkinan dilakukan oleh berbagai spesies hominid, bukan hanya Homo erectus.

Mengutip IFL Science, antropolog John Hawks menyebut bahwa akan sangat mengejutkan jika ada spesies hominid yang sama sekali tidak pernah memakan hewan.

baca juga

Ia mengatakan bahwa pola makan campuran, termasuk konsumsi daging dalam kesempatan tertentu, tampaknya merupakan ciri umum berbagai leluhur manusia.

Meski demikian, satu hal masih belum dapat dipastikan: kapan tepatnya manusia pertama kali menjadi penyembelih daging.

Mengingat beragamnya temuan dari lokasi berbeda, peneliti menyimpulkan bahwa aktivitas ini tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang secara bertahap di berbagai kelompok hominid.

Pendekatan yang sebelumnya hanya berfokus pada Homo erectus kini dinilai terlalu sempit untuk menjelaskan proses evolusi yang kompleks.

Para ahli juga mulai mempertanyakan teori "meat made us human". Jika konsumsi daging sudah dilakukan oleh spesies sebelum Homo, maka faktor lain seperti perubahan lingkungan, perkembangan alat batu, atau pola sosia, kemungkinan punya peran lebih besar dalam perkembangan otak manusia.

Dengan semakin banyaknya bukti baru, narasi tentang evolusi manusia perlahan berubah. Konsumsi daging mungkin memang menjadi bagian penting dari sejarah nenek moyang kita, tetapi tidak lagi dianggap sebagai titik balik utama dalam evolusi manusia.

Studi-studi terbaru justru menunjukkan bahwa perjalanan menuju manusia modern jauh lebih rumit daripada yang dibayangkan sebelumnya.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Terus Melonjak

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Terus Melonjak

Bisnis | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:14 WIB

Paksa Napi Makan Daging Anjing, Kalapas Enemawira Dinonaktifkan dan Jalani Sidang Etik Hari Ini

Paksa Napi Makan Daging Anjing, Kalapas Enemawira Dinonaktifkan dan Jalani Sidang Etik Hari Ini

News | Selasa, 02 Desember 2025 | 12:05 WIB

Promo Superindo 1 Desember 2025: Diskon Gajian hingga Minyak Goreng Super Murah

Promo Superindo 1 Desember 2025: Diskon Gajian hingga Minyak Goreng Super Murah

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×