5 Cara Layering Parfum untuk Pemula, Ciptakan Wangi Unikmu Sendiri!

Yasinta Rahmawati

Minggu, 28 Desember 2025 | 20:05 WIB
5 Cara Layering Parfum untuk Pemula, Ciptakan Wangi Unikmu Sendiri!
Ilustrasi Layering Parfum. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Layering parfum adalah seni menggabungkan dua atau lebih wewangian.
  • Teknik ini dilakukan untuk menciptakan aroma baru yang sangat personal.
  • Mengetahui cara yang tepat bisa membantu menciptakan aroma yang diinginkan.

Suara.com - Pernahkah kamu tergoda untuk mencampurkan dua jenis parfum sekaligus? Di dunia wewangian, hal itu umum disebut sebagai teknik layering parfum.

Teknik yang disebut juga sebagai fragrance layering atau scent cocktailing ini adalah seni menggabungkan dua atau lebih aroma untuk menciptakan wangi baru yang personal.

Melansir dari laman Ulta Beauty, layering bukan sekadar menyemprotkan dua parfum berbeda secara bersamaan, melainkan sebuah proses membangun fondasi aroma pada kulit.

Bagi kamu yang ingin mencoba namun takut aromanya menjadi aneh atau terlalu menyengat, berikut adalah panduan lengkap cara layering parfum untuk pemula.

Cara Layering Parfum untuk Pemula

1. Mulai dari Mandi dan Body Lotion

Layering sebenarnya dimulai bahkan sebelum kamu memegang botol parfum.

Dikutip dari laman Stylist, cara termudah bagi pemula adalah dengan menggunakan produk perawatan tubuh yang memiliki aroma senada namun berbeda intensitas.

Gunakan sabun mandi (shower gel) dengan aroma tertentu, diikuti dengan body lotion atau body oil.

Kulit yang lembap akan "mengunci" molekul parfum lebih baik daripada kulit kering. Jika kamu menggunakan lotion beraroma vanilla dan menyemprotkan parfum beraroma bunga (floral), kamu sudah melakukan teknik layering sederhana.

Ilustrasi parfum (Freepik/freepic.diller)
Ilustrasi parfum (Freepik/freepic.diller)

2. Kunci: Semprotkan Aroma yang Lebih "Berat" Terlebih Dahulu

Kesalahan umum pemula adalah menyemprotkan parfum tanpa urutan yang benar.

baca juga

Aturan dasarnya adalah menyemprotkan aroma yang paling kuat, berat, atau pekat terlebih dahulu.

Aroma seperti oud, kayu-kayuan (woody), atau musk memiliki molekul yang lebih besar dan tahan lama.

Jika kamu menyemprotkan aroma ringan (seperti citrus atau aquatic) terlebih dahulu lalu menimpanya dengan aroma berat, maka aroma ringan tersebut akan langsung tertutup dan hilang.

Dengan menyemprotkan aroma berat sebagai dasar, aroma yang lebih ringan bisa "bersinar" di lapisan atas.

3. Jangan Takut Mencoba Kelompok Aroma yang Berbeda

Untuk menciptakan dimensi, kamu tidak harus menggunakan dua parfum dari kelompok yang sama.

Justru, kombinasi dari kelompok aroma yang berlawanan seringkali menghasilkan wangi yang paling menarik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Pilihan Parfum SAFF & Co yang Diskon di Zalora, Cocok untuk Sehari-hari

6 Pilihan Parfum SAFF & Co yang Diskon di Zalora, Cocok untuk Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 28 Desember 2025 | 15:23 WIB

4 Rekomendasi Parfum Unisex Lokal Terbaik dengan Aroma Unik dan Tahan Lama

4 Rekomendasi Parfum Unisex Lokal Terbaik dengan Aroma Unik dan Tahan Lama

Your Say | Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:45 WIB

4 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Pria, Maskulin dan Tahan Lama

4 Rekomendasi Parfum Mykonos untuk Pria, Maskulin dan Tahan Lama

Your Say | Jum'at, 26 Desember 2025 | 19:55 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×