Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 16:15 WIB
Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia
Gejala Super Flu Virus pada Anak (Freepik)

Suara.com - Varian Influenza A (H3N2) subclade K atau yang populer dijuluki sebagai 'Super Flu', telah ditemukan di Indonesia. Melalui keterangannya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) menyatakan bahwa Super Flu terdeteksi masuk di Indonesia sejak Tanggal 25 Desember 2025 lalu.

Hingga akhir Desember 2025, Kemenkes RI pun mencatat sebanyak 62 temuan kasus yang tersebar di delapan provinsi di Indonesia. Adapun jumlah terbanyak ditemukan diwilayah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan juga Jawa Barat. Mayoritas pasien adalah perempuan dan kelompok usia anak.

Super Flu yang menjangkit usia anak-anak pun lantas mendapat sorotan serius dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). dr Piprim B Yanuarso, selaku Ketua Umum IDAI mengingatkan para orangtua agar lebih peka dan perhatian terhadap kondisi kesehatan anak.

Apa Itu Super Flu?

Super flu yang kini terjadi dibeberapa belahan dunia, merujuk pada gelombang peningkatan aktivitas influenza yang sangat cepat dan meluas, terutama karena virus Influenza A (H3N2). Diketahui, virus H3N2 sendiri sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu subtipe penyebab flu musiman, namun akhir-akhir ini beberapa mutasi dikenal dengan sebutan subclade K.

Istilah “super” yang digunakannya pun tidak berarti virus merupakan varian baru yang sepenuhnya berbeda, namun berasal dari variasi evolusi. Istilah itu menggambarkan cara kerja virus dalam menjangkiti lebih banyak orang pada waktu yang singkat dibandingkan dengan flu biasa.

Penyebaran Super Flu di Dunia

Merujuk dari berbagai sumber, fenomena super flu H3N2 dilaporkan telah tersebar di berbagai negara di seluruh dunia. Di New York City, AS tercatat 9.857 kunjungan IGD akibat flu di pekan ketiga bulan Desember, menjadi yang tertinggi dalam satu dekade.

Di minggu yang sama, terdapat 32.239 kasus flu terkonfirmasi. Berdasarkan data itu, lebih dari setengah penderitanya merupakan kelompok usia anak-anak.

Di belahan bumi lainnya, tepatnya di Eropa, kasus super flu meningkat tajam hingga persentase tes positif naik >10%, sekitar 4 minggu lebih cepat pada November 2025 lalu.

Tak berhenti di situ, kasus flu di Asia pun turut melonjak. Thailand pun mencatat lebih dari 30.000 temuan kasus baru hanya dalam waktu 1 minggu. Sementara, Jepang menetapkan status epidemi nasional pada tanggal 3 Oktober usai lebih dari 6.000 pasien dilaporkan terjangkit flu tersebut.

Penyebab Super Flu (H3N2)

Penyebab utama terjadinya super flu akibat tibuh terjangkit virus Influenza A subtipe H3N2 yang mengalami mutasi ringan terhadap struktur genetiknya. Seiring berjalannya waktu, mutasi tersebut lantas dikenal sebagai antigenic drift, yakni perubahan kecil yang terjadi pada virus flu.

Mutasi tersebut menjadikan virus cukup berbeda, hingga membuat kekebalan dari flu sebelumnya atau vaksin jadi kurang efektif dalam mengenalinya. Kondisi ini lantas menjadikan varian H3N2 lebih mudah menular di masyarakat. Bahkan tak jarang virus ini sering menyebabkan kasus yang memerlukan perawatan intensif.

Gejala Super Flu Virus pada Anak

Super flu sendiri umumnya membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari untuk mulai menunjukkan gejala. Diketahui, gejala super flu H3N2 sama seperti flu musiman pada umumnya. Akan tetapi gejalanya sering terasa lebih intens, di antaranya:

  1. Demam tinggi mendadak
  2. Batuk kering
  3. Sakit tenggorokan
  4. Nyeri otot dan tubuh
  5. Sakit kepala
  6. Lemas
  7. Bersin
  8. Berair dan hidung tersumbat
  9. Sesak napas atau nyeri dada pada kasus yang lebih berat
  10. Nyeri otot atau badan
  11. Sakit kepala
  12. Kelelahan

Bahaya Super Flu

Tak hanya anak-anak, virus ini digadang-gadang lebih berbahaya bagi orang lanjut usia, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, ibu hamil dan juga orang yang memiliki tingkat kebugaran rendah.

Kelompok-kelompok tersbeut diklaim lebih rentan terhadap penyakit pembuluh darah serta menyebabkan risiko serangan jantung. Virus H3N2 juga bisa menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia maupun infeksi sekunder lain.

Cara Penularan Super Flu

Penularan virus super flu H3N2 hampir dama seperti flu musiman. Berikut beberapa contoh penularannya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciptakan Ruang Aman Pascabencana, 'Zona Anak' Hadir di Aceh Tamiang

Ciptakan Ruang Aman Pascabencana, 'Zona Anak' Hadir di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:33 WIB

7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter

7 Merk Vitamin Anak untuk Kekebalan Tubuh, Booster Imunitas Rekomendasi Dokter

Lifestyle | Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:13 WIB

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi

News | Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:40 WIB

Terkini

7 Eye Cream untuk Mata Panda dan Kerutan, Siap Tampil Segar

7 Eye Cream untuk Mata Panda dan Kerutan, Siap Tampil Segar

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 21:36 WIB

7 Body Lotion Kaya Vitamin untuk Kulit Kering, Bikin Lembap Seharian Modal Rp17 Ribu

7 Body Lotion Kaya Vitamin untuk Kulit Kering, Bikin Lembap Seharian Modal Rp17 Ribu

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 20:35 WIB

8 Parfum Murah Tahan Lama di Bawah Rp300 Ribu untuk Tampil Percaya Diri

8 Parfum Murah Tahan Lama di Bawah Rp300 Ribu untuk Tampil Percaya Diri

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 20:05 WIB

Daftar Harga Parfum Wanita di Alfamart, Banyak Pilihan Aroma Sesuai Karaktermu

Daftar Harga Parfum Wanita di Alfamart, Banyak Pilihan Aroma Sesuai Karaktermu

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 19:05 WIB

5 Bedak Wardah Terbaik untuk Makeup Sehari-hari Mulai Rp50 Ribuan

5 Bedak Wardah Terbaik untuk Makeup Sehari-hari Mulai Rp50 Ribuan

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 18:27 WIB

Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota

Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 18:00 WIB

Reog Ketemu Barongsai! Yuk, Intip Serunya Pesta Budaya Rakyat di Pecinan Modern

Reog Ketemu Barongsai! Yuk, Intip Serunya Pesta Budaya Rakyat di Pecinan Modern

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 17:55 WIB

Ancaman Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak

Ancaman Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 17:08 WIB

6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race

6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 16:59 WIB

4 Rekomendasi Sunscreen Facetology untuk Mencerahkan Sesuai Jenis Kulit

4 Rekomendasi Sunscreen Facetology untuk Mencerahkan Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 16:06 WIB