- Aurelie Moeremans meluncurkan buku memoar berjudul 'Broken Strings' tentang pengalaman menjadi korban grooming di usia remaja.
- Kisah kelam tersebut sebelumnya tak terumbar ke publik, hingga Aurelie Moeremans menuai sorotan lewat bukunya.
- Simak profil Aurelie Moeremans yang mampu bangkit dari masa sulit lengkap dengan perjalanan kariernya.
Secara terbuka, ia menampilkan dua surat dari Keuskupan Bogor. Pada surat pertama tertulis "Pernyataan Status Siber" yang menegaskan dirinya belum pernah menikah secara Katolik.
Adapun surat kedua yang ditunjukkan adalah surat izin merayakan pernikahan secara Katolik. Dengan bukti tersebut, ia menegaskan dirinya tidak terikat pernikahan dengan sosok Roby, pria yang sempat dikait-kaitkan dengannya.
Meski sempat diterpa isu miring, Aurelie Moeremans menunjukkan berhasil bangkit dari masa-masa sulit. Ia pun akhirnya menemukan tambatan hati.
Laki-laki itu bernama Tyler Bigenho yang menikahinya pada 30 Desember 2024. Pernikahan merek digelar secara intimate di Amerika Serikat.
Suami Aurelie ialah ahli terapi tulang (chiropractor) ternama asal California yang juga masih berdarah Indonesia. Mereka kini tengah menanti kelahiran anak pertama.
Sosok Tyler juga dikenal sebagai suami suportif, terutama dalam mendampingi Aurelie memproses trauma masa lalunya hingga akhirnya berani berbicara lewat buku Broken Strings.
Biodata dan Agama Aurelie Moeremans
Nama Lengkap: Aurélie Alida Marie Moeremans
Tempat, Tanggal Lahir: Brussel, Belgia, 8 Agustus 1993
Kewarganegaraan: Indonesia
Suami: Dr. Tyler Bigenho
Agama: Katolik
Pekerjaan: Aktris, Penyanyi, Model, Penulis
Tahun Aktif: 2008 – sekarang
Akun Instagram: @aurelie
Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans
Baca Juga: Walaupun Diteror Usai Rilis Buku, Kisah Aurelie Moeremans Jadi Inspirasi

Broken Strings menceritakan tentang traumatis Aurelie Moeremans saat berusia 15 tahun yang terjebak dalam hubungan toxic dengan seorang pria dewasa (disamarkan dengan nama "Bobby") yang jauh lebih tua darinya.
Buku ini secara detail membahas isu child grooming , kekerasan verbal, hingga manipulasi psikologis yang merenggut masa remaja sang aktris.
Aurelie Moeremans menggambarkan bagaimana ia diisolasi dari orang tua dan teman-temannya, dipaksa bekerja, hingga kehilangan kendali atas hidupnya sendiri. Judul "Broken Strings" menjadi metafora hancurnya kepolosan dan mimpi masa mudanya kala itu.
Buku ini tersedia dalam dua bahasa Inggris dan Indonesia dan dapat diunduh secara gratis melalui tautan di bio media sosial Aurelie Moeramans.
Penulis berharap lewat buku Broken Strings bisa menjadi peringatan dini bagi setiap orang, terutama generasi muda agar lebih peka terhadap tanda-tanda hubungan tidak sehat serta manipulasi emosional.