- Sunscreen SPF 50 tidak direkomendasikan untuk bayi di bawah enam bulan.
- Anak-anak di atas enam bulan, remaja, dan dewasa disarankan menggunakan SPF 50.
- Penggunaan harian SPF 50 sangat penting bagi semua usia di atas enam bulan, terutama di iklim tropis Indonesia.
Suara.com - Sunscreen SPF 50 menjadi salah satu produk perlindungan kulit yang paling populer di pasaran saat ini. SPF, atau Sun Protection Factor, mengukur seberapa baik sunscreen melindungi kulit dari sinar UVB yang menyebabkan sunburn.
SPF 50 berarti produk tersebut dapat melindungi kulit hingga 50 kali lebih lama dari waktu normal sebelum kulit mulai terbakar. Selain itu, sunscreen yang baik juga harus broad-spectrum, artinya melindungi dari sinar UVA yang menyebabkan penuaan dini dan risiko kanker kulit.
Di Indonesia, dengan iklim tropis yang cerah sepanjang tahun, penggunaan sunscreen menjadi keharusan untuk mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari yang intens.
Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: sunscreen SPF 50 cocok untuk umur berapa? Jawabannya tidak satu ukuran untuk semua, karena tergantung pada usia, jenis kulit, dan kondisi kesehatan.
Berdasarkan rekomendasi dari organisasi kesehatan terkemuka, mari kita bahas secara mendalam.
Panduan Sunscreen untuk Bayi: Apakah Aman?

Pertama, untuk bayi di bawah usia 6 bulan, sunscreen SPF 50 sebaiknya dihindari sebisa mungkin. Kulit bayi pada usia ini sangat sensitif dan tipis, sehingga lebih rentan terhadap iritasi dari bahan kimia dalam sunscreen.
American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan untuk menjaga bayi dari sinar matahari langsung, terutama antara pukul 10 pagi hingga 2 siang.
Jika tidak bisa dihindari, gunakan pakaian pelindung, topi, dan kereta dorong dengan penutup. Hanya jika benar-benar diperlukan, oleskan sedikit sunscreen pada area kecil seperti wajah, punggung tangan, dan telapak kaki.
FDA juga menekankan bahwa bayi di bawah 6 bulan berisiko lebih tinggi terhadap efek samping seperti ruam, jadi konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan. Lebih baik fokus pada perlindungan fisik daripada kimiawi.
Baca Juga: Ingin Tampak Lebih Muda di Usia 40-an? Ini 5 Sunscreen untuk Perawatan Anti Aging Harian
Panduan Sunscreen untuk Anak-anak
![Sunscreen Anak Rekomendasi IDAI [Freepik]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/11/30569-ilustrasi-sunscreen-anak-rekomendasi-idai-freepik.jpg)
Beralih ke bayi di atas 6 bulan hingga anak-anak kecil, sunscreen SPF 50 sudah aman dan sangat direkomendasikan. Pada usia ini, kulit mulai lebih tahan, dan anak-anak sering bermain di luar ruangan.
Pilih sunscreen mineral-based dengan bahan seperti zinc oxide atau titanium dioxide, yang lebih lembut dan kurang menyebabkan alergi.
American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan SPF minimal 30, tapi SPF 50 memberikan perlindungan ekstra, terutama untuk kulit fair atau rentan terbakar.
Oleskan secara merata, setidaknya 15-30 menit sebelum keluar rumah, dan ulangi setiap dua jam atau setelah berenang.
Untuk anak-anak, gunakan bentuk lotion atau stick yang mudah diaplikasikan, dan pastikan water-resistant untuk aktivitas air. Ini membantu mencegah sunburn yang bisa meningkatkan risiko kanker kulit di kemudian hari.
Panduan Sunscreen untuk Remaja dan Dewasa Muda

Untuk remaja dan dewasa muda, sunscreen SPF 50 adalah pilihan ideal tanpa batasan usia.
Pada usia ini, aktivitas luar ruangan seperti olahraga, bepergian, atau bekerja sering membuat kulit terpapar sinar matahari lebih lama.
SPF 50 memberikan perlindungan tinggi, menghalangi sekitar 98% sinar UVB, dibandingkan SPF 30 yang sekitar 97%. Namun, ingat bahwa tidak ada sunscreen yang 100% melindungi, jadi kombinasikan dengan pakaian pelindung dan topi.
Bagi remaja dengan kulit berminyak atau berjerawat, pilih sunscreen non-comedogenic agar tidak menyumbat pori.
Di Indonesia, dengan indeks UV tinggi, penggunaan harian sunscreen SPF 50 bisa mencegah hiperpigmentasi dan penuaan dini.
Panduan Sunscreen untuk Paruh Baya hingga Lansia

Bagi orang dewasa paruh baya hingga lansia, sunscreen SPF 50 tetap cocok dan bahkan lebih penting. Kulit lansia cenderung lebih tipis, kering, dan rentan terhadap kerusakan akibat akumulasi paparan sinar matahari seumur hidup.
Skin Cancer Foundation menyatakan bahwa semua orang di atas 6 bulan harus menggunakan sunscreen setiap hari, termasuk yang mudah tanning atau tidak.
SPF 50 direkomendasikan untuk hari-hari di luar ruangan, karena memberikan perlindungan lebih baik terhadap UVA/UVB. Lansia mungkin perlu formula yang melembapkan untuk menghindari kekeringan.
Selain itu, periksa interaksi dengan obat-obatan, karena beberapa bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari.
Secara umum, faktor lain yang memengaruhi kecocokan sunscreen SPF 50 adalah jenis kulit dan lingkungan. Di negara tropis seperti Indonesia, SPF 50 cocok untuk semua usia di atas 6 bulan, terutama untuk aktivitas pantai atau pegunungan.