Jika Sudah Memakai Moisturizer, Apa Harus Pakai Day Cream?

Ruth Meliana Suara.Com
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:25 WIB
Jika Sudah Memakai Moisturizer, Apa Harus Pakai Day Cream?
ilustrasi memakai moisturizer (freepik/jcomp)
Baca 10 detik
  • Moisturizer berfungsi mengunci kelembapan kulit, sedangkan day cream adalah pelembap khusus pagi.
  • Penggunaan day cream tidak selalu wajib jika moisturizer yang dipakai sudah mengandung perlindungan matahari.
  • Urutan yang disarankan pagi hari adalah moisturizer diaplikasikan sebelum day cream untuk hidrasi mendalam dan perlindungan ekstra.

Namun, ini tergantung konteks. Jika kamu tinggal di daerah tropis seperti Indonesia dengan paparan matahari tinggi, day cream dengan SPF bisa menjadi tambahan penting untuk mencegah penuaan dini, hiperpigmentasi, atau bahkan kanker kulit.

Sebaliknya, jika moisturizer kamu sudah mengandung SPF, maka day cream mungkin berlebihan.

Apakah Harus Pakai Day Cream Jika Sudah Pakai Moisturizer?

Jawaban singkat: tidak selalu harus, tapi disarankan jika kamu membutuhkan perlindungan ekstra. Banyak ahli dermatologi menyarankan penggunaan keduanya bersamaan untuk hasil optimal, asal urutannya benar.

Moisturizer bisa digunakan sebagai base untuk menghidrasi kulit secara mendalam, kemudian dilapisi day cream untuk menambahkan lapisan proteksi. Ini terutama berguna bagi pemilik kulit kering atau sensitif yang memerlukan hidrasi ganda.

Namun, jika budget terbatas atau rutinitas skincare kamu ingin sederhana, cukup gunakan satu produk yang multifungsi. Misalnya, pilih moisturizer dengan SPF untuk pagi hari, sehingga day cream tidak diperlukan lagi.

Beberapa penelitian menekankan bahwa over-layering produk bisa menyebabkan iritasi atau breakout jika tidak sesuai jenis kulit.

Konsultasikan dengan dokter kulit untuk mengetahui kebutuhan spesifik kamu, terutama jika ada masalah seperti jerawat atau rosacea.

Urutan Pemakaian Skincare yang Benar

Agar manfaatnya maksimal, ikuti urutan ini untuk rutinitas pagi:

  1. Pembersih wajah (facial wash) untuk membersihkan kotoran malam hari.
  2. Toner untuk menyeimbangkan pH kulit.
  3. Serum (opsional, seperti vitamin C untuk mencerahkan).
  4. Moisturizer untuk mengunci kelembapan.
  5. Day cream untuk proteksi tambahan.
  6. Sunscreen jika day cream tidak mengandung SPF yang cukup.

Untuk malam hari, ganti day cream dengan night cream yang lebih fokus pada perbaikan kulit selama tidur. Ingat, aplikasikan produk dengan lembut menggunakan jari, dan tunggu 1-2 menit antar lapisan agar menyerap sempurna.

Baca Juga: Jejak Sampah Skincare di Balik Wajah Industri Kecantikan

Rekomendasi Berdasarkan Jenis Kulit

  • Kulit Kering: Gunakan keduanya. Moisturizer tebal untuk hidrasi malam, day cream dengan emolien untuk siang.
  • Kulit Berminyak: Pilih moisturizer gel-based yang ringan, dan day cream non-komedogenik dengan SPF matte.
  • Kulit Sensitif: Hindari over-layering; tes patch terlebih dahulu.
  • Kulit Normal: Fleksibel, tapi tambahkan day cream jika sering beraktivitas outdoor.

Produk lokal seperti Wardah atau Emina sering menawarkan day cream dengan SPF yang terjangkau, sementara merek internasional seperti Cetaphil fokus pada moisturizer sederhana.

Intinya, jika sudah memakai moisturizer, day cream bukan keharusan mutlak, tapi bisa menjadi pelengkap berharga untuk perlindungan siang hari, terutama di iklim cerah. Kuncinya pahami kebutuhan kulit kamu dan menghindari pemakaian berlebih yang bisa membebani pori-pori.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI