Suara.com - Isra Miraj merupakan salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Islam.
Perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga naik ke Sidratul Muntaha, ini menjadi bukti kebesaran Allah SWT sekaligus titik penegasan kewajiban salat lima waktu bagi umat Muslim.
Setiap tahunnya, peringatan Isra Miraj selalu dinanti karena bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momen refleksi spiritual.
Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya, Isra Miraj 2026 berapa Hijriah? Dan, kapan tepatnya diperingati dalam kalender Masehi?
Pertanyaan ini wajar muncul setiap tahunnya mengingat kalender Islam menggunakan sistem peredaran bulan yang berbeda dengan kalender Masehi.
Perbedaan Kalender Hijriah dan Kalender Masehi

Kalender Hijriah didasarkan pada peredaran bulan (lunar), sementara kalender Masehi mengacu pada peredaran matahari (solar).
Akibat perbedaan sistem ini, kalender Hijriah memiliki jumlah hari yang lebih sedikit dalam satu tahun, sehingga tanggal-tanggal penting Islam selalu bergeser lebih awal setiap tahunnya jika dilihat dari kalender Masehi.
Isra Miraj secara tradisional diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah.
Oleh karena itu, untuk mengetahui kapan Isra Miraj 2026 diperingati, acuan utamanya adalah tanggal Hijriah tersebut.
Baca Juga: 5 Contoh Teks MC Acara Isra Miraj 2026 yang Mudah Dipahami dan Dipraktikkan
Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah? Ini Jawabannya

Pada tahun 2026, Isra Mi’raj jatuh pada:
- Tanggal Hijriah: 27 Rajab 1447 H
- Tanggal Masehi: Jumat, 16 Januari 2026
Dalam penanggalan Islam, hari dimulai sejak matahari terbenam. Artinya, malam Isra Miraj dimulai sejak Kamis malam, 15 Januari 2026, dan berlangsung hingga Jumat, 16 Januari 2026.
Tanggal ini menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk memperingati perjalanan agung Nabi Muhammad SAW sekaligus memperdalam makna ibadah, khususnya salat.
Makna Tanggal 27 Rajab dalam Islam
Bulan Rajab termasuk salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam. Di bulan ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat ibadah, dan menjaga diri dari perbuatan yang tidak bermanfaat.
Peringatan Isra Miraj pada tanggal 27 Rajab telah menjadi tradisi yang mengakar di tengah masyarakat Muslim.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai tanggal pasti terjadinya peristiwa Isra Miraj, mayoritas umat Islam sepakat menjadikan 27 Rajab sebagai waktu peringatan untuk mengambil hikmah dan pelajaran spiritualnya.
Isra Miraj 2026 dan Status Hari Libur
Di Indonesia, Isra Miraj ditetapkan sebagai salah satu hari libur nasional. Pada tahun 2026, peringatan Isra Mi’raj jatuh pada hari Jumat, sehingga berpotensi menghadirkan waktu libur yang lebih panjang.
Momen ini sering dimanfaatkan untuk mengikuti kegiatan keagamaan seperti pengajian, ceramah, atau kegiatan sosial bernuansa religi, sekaligus mempererat hubungan keluarga dalam suasana yang lebih tenang dan penuh makna.
Hikmah dan Nilai Spiritual Isra Miraj
Isra Miraj bukan sekadar peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, tapi juga sarat dengan pesan spiritual.
Salah satu hikmah terbesarnya adalah perintah salat lima waktu sebagai bentuk komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT.
Peristiwa ini juga mengajarkan tentang kesabaran, keteguhan iman, serta keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu hadir, bahkan di saat manusia berada pada titik terendah dalam hidupnya.
Isra Miraj 2026 diperingati pada 27 Rajab 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026 dalam kalender Masehi.
Lebih dari sekadar penanda tanggal di kalender, Isra Miraj menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk merenungkan kembali makna ibadah, khususnya salat, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Dengan memahami tanggal dan makna Isra Miraj, peringatan ini dapat dijalani dengan lebih khidmat, penuh kesadaran, dan memberi dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama