- Konflik keluarga David Beckham dengan sang putra sulung Brooklyn Beckham kian memanas.
- Bermula dari drama gaun pengantin istri Brooklyn, Nicola Peltz saat pernikahan pada 2022.
- Puncak ketegangan terjadi saat Brooklyn membongkar 'borok' orang tuanya ke publik.
Suara.com - Keluarga Beckham selama puluhan tahun dikenal sebagai simbol kesempurnaan di dunia hiburan global. Namun, citra "keluarga harmonis" tersebut kini retak setelah terjadi konflik antara Brooklyn Beckham dengan kedua orang tuanya, David Beckham dan Victoria Beckham.
Ketegangan yang awalnya hanya dianggap sebagai rumor belaka, kini berkembang menjadi perseteruan terbuka yang melibatkan ego, kesetiaan, dan perubahan dinamika keluarga setelah Brooklyn menikahi Nicola Peltz. Terbaru, Brooklyn meluapkan perasaan yang selama ini dipendam dan tak segan menyentil Beckham dan Victoria secara terbuka.
Seperti apa kronologi awal ketegangan anak dan orang tua pesohor dunia itu? Berikut kronologinya.
Awal Mula Keretakan: Drama Gaun Pengantin

Benih perselisihan ini mulai terendus publik menjelang pernikahan mewah Brooklyn dan Nicola pada April 2022. Isu utamanya bermula dari urusan busana. Sebagai seorang desainer ternama, banyak yang berekspektasi Nicola akan mengenakan gaun rancangan ibu mertuanya, Victoria.
Namun, Nicola justru tampil memukau dengan gaun couture dari Valentino. Nicola kemudian mengklarifikasi dalam sebuah wawancara bahwa Victoria sebenarnya tidak bisa menyelesaikan gaun tersebut tepat waktu, sementara pihak Victoria merasa Nicola-lah yang sejak awal tidak berniat mengenakan rancangannya.
Drama salah paham ini memicu perang dingin antara Victoria dan menantunya, yang secara otomatis menyeret Brooklyn ke tengah pusaran konflik.
Pergeseran Loyalitas dan Nama Belakang
Setelah resmi menikah, Brooklyn melakukan langkah yang dianggap banyak pihak sebagai pernyataan kemandirian atau justru pembangkangan terhadap nama besar Beckham. Pria kelahiran 1999 itu memutuskan untuk menambahkan nama belakang istrinya menjadi Brooklyn Peltz-Beckham.
Baca Juga: David Beckham Dianugerahi Gelar Kebangsawanan Sir dari Raja Charles III
Bagi Beckham, yang sangat menjunjung tinggi tradisi dan nilai keluarga, langkah ini kabarnya menjadi pukulan telak. Sumber internal menyebutkan bahwa Beckham sempat memberikan peringatan keras kepada Brooklyn untuk tidak mempermalukan keluarga di hadapan publik.
Sejak saat itu, interaksi antara Brooklyn dan keluarganya di media sosial yang biasanya sangat intens, mendadak berubah menjadi sunyi hingga memicu spekulasi beragam spekulasi.
Puncak Ketegangan: Omongan Nicola dalam Wawancara

Ketegangan semakin memanas ketika Nicola Peltz memberikan serangkaian wawancara kepada majalah Variety dan Grazia. Dalam kesempatan tersebut, Nicola secara terbuka membahas tentang "ketegangan" soal gaun pengantin dan bagaimana ia merasa media terlalu membesar-besarkan masalah.
Namun, langkah Nicola membicarakan urusan internal keluarga di media dianggap melanggar aturan tak tertulis keluarga Beckham: “Never complain, never explain.”
Brooklyn, alih-alih mencoba menengahi atau membela ibunya, justru memberikan dukungan penuh kepada istrinya. Ia menegaskan bahwa Nicola adalah prioritas nomor satunya. Sikap ini kabarnya membuat Victoria merasa dikhianati oleh putra sulungnya sendiri.
Pernyataan Terbaru: Brooklyn Enggan Berdamai?
Kabar terbaru yang kini sedang hangat dibicarakan adalah sikap Brooklyn yang semakin menjauh dari lingkaran keluarganya. Dalam berbagai laporan media internasional, Brooklyn dikabarkan telah mencapai titik di mana ia tidak lagi tertarik untuk menjembatani keretakan tersebut.
Dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial pada 20 Januari 2026, Brooklyn melancarkan beberapa pernyataan pedas untuk orang tuanya Beckham dan Victoria. Salah satunya ia menuduh orang tuanya manipulatif.
Bahkan, Brooklyn mengisyaratkan dirinya tidak memiliki keinginan untuk berdamai dalam waktu dekat jika itu berarti ia harus mengorbankan perasaan istrinya atau meminta maaf atas pilihan hidupnya.
Brooklyn merasa bahwa selama ini ia selalu didikte, sedangkan keluarganya terlalu mementingkan citra di mata publik agar terlihat sebagai "keluarga sempurna".
Ketidakhadiran Brooklyn di beberapa acara penting keluarga, termasuk saat perta ulang tahun David Beckham ke-50 di London pada Mei 2025 silam, semakin memperkuat sinyal bahwa hubungan ini telah rusak secara permanen.
Beckham sendiri dilaporkan merasa sangat kehilangan, namun ia tetap mendukung Victoria untuk menjaga jarak demi martabat keluarga.
Kini, Brooklyn merasa lebih bahagia dan tenang hidup tanpa intervensi dari orang tuanya. Ia ingin fokus dengan kehidupan privatnya besama sang istri, Nicola.