Kok Bisa Tekstur Es Gabus Mirip Spons? Kata BPOM gara-gara Hal Ini

Nur Khotimah Suara.Com
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:36 WIB
Kok Bisa Tekstur Es Gabus Mirip Spons? Kata BPOM gara-gara Hal Ini
Ilustrasi Es Gabus. (Shopee)

Suara.com - Es gabus atau es kue jadul biasanya sering dijual di area sekolah, taman bermain, atau taman kota oleh pedagang kaki lima dengan harga terjangkau dan warna khas mirip pelangi yang berjejer rapi.

Sayangnya, jajanan jadul yang menyegarkan tersebut menjadi bahan perbincangan publik pasca beredarnya video menyajikan tindakan berlebihan dari oknum anggota Bhabinkamtibmas serta Babinsa wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dalam video tersebut tampak seorang pria lanjut usia yang diketahui sebagai penjual es gabus bernama Sudrajat, tengah diinterogasi dengan sangat keras hingga mendapat perlakuan kasar.

Saat itu, Sudrajat mendapat tuduhan menyakitkan. Es gabus yang biasanya dijual, disebut mempunyai kandungan bahan berbahaya bagi tubuh.

Selain tuduhan, perlakuan kasar pun sempat diterima oleh pria usia 50 tahun ke atas itu.

Kronologi Penjual Es Gabus Dituding Memakai Bahan Berbahaya

Ilustrasi es gabus. (YouTube/Eliza Perkasa)
Ilustrasi es gabus. (YouTube/Eliza Perkasa)

Pada video yang tengah viral terlihat dua aparat tengah melakukan intimidasi keras pada diri Sudrajat.

"Tahu kan kamu ini dari busa kan? Kenapa kamu jual?" ucap petugas dengan nada keras dalam video viral.

Aparat tersebut masih memojokkan Sudrajat dengan pertanyaan-pertanyaan menuduh dan menyalahkan.

"Ini kalau dimakan sama anak kecil ini bikin penyakit," kata aparat.

Baca Juga: Fitnah Jadi Berkah, Sudrajat Penjual Es Gabus Dihadiahi Umrah

Bukan sekedar mendapatkan cacian maupun tuduhan tapi juga perlakuan kasar. Contohnya seperti dipukul, ditendang, wajah dilempar es gabus dan lain-lain.

"Terus es kue saya dilempar di muka saya. Saya ditendang apa, semua, dikepret, ditonjok sama polisi," ujarnya.

Untungnya, tuduhan petugas tidak benar. Setelah secara resmi keluar hasil uji laboratorium yang menyatakan bahwa es kue warna-warni tersebut tidak mengandung bahan berbahaya, sehingga aman untuk anak-anak maupun dewasa.

Setelah resmi rilis hasil uji lab yang menyatakan bahwa tidak ada bahan berbahaya pada es gabus, maka pihak anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi memohon maaf di hadapan awak media.

"Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas membuat video tentang penjual es spons di wilayah Kemayoran menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial," ungkapnya dalam video pada akun resmi @polresmetrojakartapusat, Selasa (27/1/2026).

Terlepas dari permasalahan tersebut, publik terutama yang belum pernah merasakan es gabus akan bertanya-tanya terkait tekstur berpori mirip spons. Simak penjelasan singkat berikut ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI