Kapan Sidang Isbat Awal Ramadan 2026? Ini Jadwal Resminya

Husna Rahmayunita Suara.Com
Kamis, 29 Januari 2026 | 16:45 WIB
Kapan Sidang Isbat Awal Ramadan 2026? Ini Jadwal Resminya
Ilustrasi sidang isbat awal Ramadan 2026. (unsplash)

Suara.com - Bulan Ramadan selalu menjadi momen paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain sebagai waktu meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial, kepastian tanggal dimulainya puasa juga menjadi perhatian publik.

Setiap tahun, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal Ramadan secara resmi melalui mekanisme sidang isbat. Lantas, kapan sidang isbat Ramadan 2026 akan digelar dan bagaimana prediksi awal puasanya? Simak penjelasan berikut ini.

Kapan Sidang Isbat Ramadan 2026 Digelar?

Pemerintah mengumumkan penetapan 1 Ramadan 1446 Hijriah berdasar hasil sidang isbat. (Suara.com/Lilis)
Ilustrasi sidang isbat 1 Ramadan. (Suara.com/Lilis)

Penentuan awal bulan dalam kalender Hijriah tidak selalu sama dengan kalender Masehi. Hal ini karena kalender Hijriah mengacu pada peredaran bulan sehingga tanggal penting seperti Ramadan dapat bergeser setiap tahun.

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis Kemenag RI, bulan Syaban 1447 Hijriah diperkirakan berakhir pada Rabu, 18 Februari 2026. Dengan demikian, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Namun perlu ditekankan bahwa tanggal tersebut masih bersifat perkiraan. Pemerintah baru akan menetapkan awal Ramadan secara resmi setelah pelaksanaan sidang isbat.

Kapan Sidang Isbat Ramadan 2026 Digelar?

Sidang isbat biasanya dilaksanakan pada tanggal 29 Syaban, atau sehari sebelum Ramadan dimulai. Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat awal Ramadan 1447 Hijriah Masehi pada Selasa, 17 Februari 2026.

Merujuk pengumuman terbaru pada Kamis. (29/1/2025), sidang isbat Ramadan 2026 akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar yang akan memimpin sidang tersebut.

Dalam sidang ini, Kemenag akan mengundang berbagai pihak, mulai dari BMKG, ahli falak, perwakilan ormas Islam, hingga tokoh ulama nasional. Hasil sidang inilah yang menjadi dasar penetapan resmi awal puasa Ramadan di Indonesia.

Baca Juga: Doa Berbuka Puasa Qadha Ramadan yang Benar dan Waktu Mustajabnya

Pernyataan Pemerintah soal Sidang Isbat

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menegaskan bahwa pemerintah tetap berpegang pada mekanisme sidang isbat dalam menentukan awal Ramadan.

"Nanti akan ditentukan melalui sidang isbat. Untuk awal puasa, kita membiasakan diri menggunakan mekanisme itu," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta Pusat pada Rabu (28/1/2026).

Romo Muhammad juga berharap penetapan awal Ramadan tahun ini dapat berjalan selaras dengan keputusan ormas Islam lainnya, sebagaimana terjadi pada beberapa tahun sebelumnya.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki yang disusun Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Penetapan tersebut merujuk pada Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, yang menggunakan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Metode Penentuan Awal Puasa di Indonesia

Ilustrasi kapan sidang isbat Idul Fitri 2023. (Suara.com/Alfian Winanto)
Ilustrasi kapan sidang isbat Idul Fitri 2023. (Suara.com/Alfian Winanto)

Pemerintah Indonesia menggunakan metode rukyatul hilal, yaitu proses pengamatan langsung terhadap hilal (bulan sabit pertama) setelah matahari terbenam. Apabila hilal berhasil terpantau, hari berikutnya langsung ditetapkan sebagai awal bulan Ramadan.

Jika hilal tak terlihat, maka bulan Syaban akan digenapkan menjadi 30 hari. Keputusan sidang isbat ini dikenal sebagai itsbatul 'aam yang berlaku secara nasional dan menjadi pedoman umat Islam di Indonesia.

Perbedaan Prediksi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Seperti tahun-tahun sebelumnya, penentuan awal Ramadan 2026 juga menunjukkan perbedaan metode antar lembaga Islam. Berikut perbandingannya:

- Pemerintah (Kemenag RI)
Prediksi: 19 Februari 2026
Metode: Rukyatul hilal melalui sidang isbat

- Nahdlatul Ulama (NU)
Prediksi: 19 Februari 2026
Metode: Rukyatul hilal

- Muhammadiyah
Prediksi: 18 Februari 2026
Metode: Hisab hakiki yang mengacu pada KHGT

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI